SATELITNEWS.COM, PANDEGLANG – Pemkab Pandeglang segera menyampaikan kebutuhan pegawai, kepada Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB). Saat ini, Pemkab masih melakukan pembahasan dan penghitungan kebutuhan anggaran.
Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Pandeglang Ali Fahmi Sumanta, mengakui pihaknya sudah diminta menyerahkan kebutuhan pegawai oleh KemenPAN-RB.
Akan tetapi, pihaknya belum bisa menyerahkan hal itu, karena masih melakukan penghitungan kebutuhan anggaran.
“Kita sudah diminta oleh KemenPAN-RB. Tetapi, kan kita juga berhitung dulu berapa kebutuhan pegawai kita, kemudian, berapa besaran anggaran yang dibutuhkan untuk pembayaran gajinya, karena hal itu dibebankan kepada daerah bukan oleh Pemerintah Pusat,” kata Fahmi, diruang kerjanya, Kamis (18/1/2024).
Fahmi mengatakan, pihaknya tidak bisa menyampaikan kebutuhan pegawai dalam jumlah banyak, karena terbentur oleh anggaran dan aturan pembayaran gaji pegawai.
Oleh karena itu, pihaknya akan mematangkan jumlah formasi pegawai yang dibutuhkan.
Baca Juga: Bupati Dewi: Purna Tugas Sebagai ASN Bukan Akhir Pengabdian
“Di satu sisi, kita ingin agar ada penambahan pegawai, tetapi disisi lain anggaran kita memungkinkan atau tidak kalau mengusulkan banyak. Kemudian, pembayaran gaji pegawai di APBD kota sudah 49,6 persen lebih, sementara aturannya enggak boleh lebih dari 50 persen,” tambahnya.
Fahmi juga mengaku, saat ini dirinya belum bisa berbicara banyak mengenai jumlah pegawai yang akan disampaikan kepada Pemerintah Pusat tersebut.
Selain karena aturan penggunaan dan ketersediaan anggaran, pihaknya juga harus menghitung hal lain agar tidak menimbulkan persoalan.
“Kalau jumlah berapa banyaknya belum ada, karena kita belum selesai melakukan pembahasannya. Tetapi untuk sekarang memang kita masih melakukan pembahasan, karena jangan sampai kita usulkan banyak, tetapi malah menjadi kendala kita kedepannya,” ujarnya.
Dikonfirmasi terpisah, Ketua Komisi I DPRD Pandeglang Endang Sumantri, menyarankan agar Pemkab Pandeglang membahas dan menghitung hal tersebut dengan matang agar tidak menjadi persoalan.
Karena bisa berdampak panjang, terhadap penggunaan anggaran untuk ke depannya.
Baca Juga: Kodim 0601/Pandeglang Siagakan Personel guna Antisipasi Dampak Erupsi GAK
“Harus cermat, kita memang membutuhkan banyak pegawai, kita harus mengutamakan para honorer dan memperjuangkannya. Tetapi, jangan juga nantinya menyebabkan masalah panjang dan berdampak terhadap arah kebijakan Pemkab,” imbuhnya. (mg4)
























