SATELITNEWS.COM, LEBAK— Puluhan surat suara DPR RI di gudang KPU Lebak di Desa Rangkasbitung Timur, Kecamatan Rangkasbitung, terancam tak bisa digunakan akibat basah tergenang air dampak rembesan bawah tanah. Saat ini masih dilakukan inventarisir terhadap kebutuhan logistik pemilu 2024 tersebut.
“Iya itu (surat suara) tergenang air. Jumlahnya untuk sementara sekitar 60 lah. Tapi kita masih inventarisir,” kata Ketua KPU Lebak, Ni’matullah kepada SatelitNews.Com, Senin (29/1/2024). Surat suara yang terdampak genangan air itu, kata Ni’matullah jenis surat suara DPR RI yang berwarna kuning. Saat kejadian, hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah Kota Rangkasbitung dan sekitarnya, Minggu 28 Januari 2024 lalu.
“Kejadiannya pas hujan lagi deras-derasnya, sekitar pukul 17.00 WIB. Lorong antara ruang satu dan dua kebetulan ada rembesan yang ngalir ke ruang dua,” tuturnya. Katanya, ketika peristiwa terjadi, petugas masih melakukan pengemasan pada surat suara. Peristiwa ini tidak menghambat aktivitas yang sedang berjalan.
“Aktivitas tetep jalan. Petugas tetep ngemasin surat suara, ada juga orang yang kita minta bersihin genangan airnya, diserok gitu yah,” jelasnya. Ni’matullah menjelaskan, tidak ada surat suara yang rusak. Meski begitu, pihaknya akan melakukan pengecekan ulang untuk memastikan kondisi surat suara. “Laporan nggak ada yang rusak tapi tentu saja bakal kita cek lagi apakah ada yang rusak atau tidak,” imbuhnya.
Menanggapi hal itu, Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Lebak Dedi Hidayat mengatakan, hasil pengawasan Bawaslu itu sekitar 85 surat suara. “Tapi masih ada yang bisa diselamatkan. Itu yang basah, dan enggak terlalu basah banget,” kata Dedi. “Kalau kering dan tidak pudar itun masih bisa dipakai tapi kalau kering terus pudar itu enggak bisa dipakai. Namun demikian kita akan pastikan susu (surat suara) itu bisa digunakan atau tidak,” ucap Dedi.
Rembesnya salah satu ruangan gudang logistik pemilu 2024, kata Dedi, Bawaslu sendiri sudah pernah memberikan imbauan bahkan menyurati agar segera dilakukan perbaikan terhadap gudang tersebut. “Pernah disuratin sama kita, karena itu agak rembes, kita ngirim bsurat imbauan perbaikan. Itu sebelum dipakai dan setelah gunakan kita kirim surat untuk dilakukan perbaikan,” katanya. “Gudang dua itu rembesan, itu sudah diperbaiki rembes lagi. Itu informasinya dari bawah. Drainasenya tidak besar,” tandasnya.(mulyana)