SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Film The Ministry Of Ungentlemanly Warfare menjanjikan kisah unik seputar Perang Dunia II. Genre action, spy, dan comedy akan memadukan ketegangan perang dengan sentuhan humor yang khas sutradara Guy Ritchie.
Dibintangi Henry Cavill, Alan Ritchson, Eiza González, Henry Golding, Alex Pettyfer, dan Cary Elwes, film ini diklaim sebagai “kisah nyata yang mengerikan.”
The Ministry of Ungentlemanly Warfare mengisahkan tentang Gus March-Phillips (Henry Cavill) yang memburu para Nazi. Dalam trailer pertama yang memulai debutnya pada Selasa, 30
Januari 2024, tampak mantan aktor Superman berusia 40 tahun itu memimpin unit tempur rahasia yang terdiri dari sekelompok penyamun dan maverick yang beraneka ragam.
Film ini terinspirasi oleh peristiwa seputar organisasi tempur rahasia yang dibentuk oleh Perdana Menteri Inggris Winston Churchill dan pengarang terkenal James Bond, Ian Fleming, selama Perang Dunia II.
Organisasi ini, dikenal sebagai “The Ministry of Ungentlemanly Warfare,” menggunakan teknik bertempur tak konvensional dan “tidak elegan” untuk melawan pasukan Nazi.
“The Ministry of Ungentlemanly Warfare” didasarkan pada berkas-berkas baru yang dideklasifikasikan oleh Departemen Perang Inggris dan buku berjudul “The Ministry of Ungentlemanly Warfare: How Churchill’s Secret Warriors Set Europe Ablaze and Gave Birth to Modern Black Ops” karya Damien Lewis.
Baca Juga: CDC Deklarasikan Sikap Tolak LGBT di Kabupaten Kab Serang
Cerita film dan buku mengungkapkan pembentukan Pasukan Khusus pertama oleh Winston Churchill, dibantu oleh Ian Fleming, untuk mengejar anggota Nazi dengan taktik tak konvensional. Dalam film, fokusnya akan pada bahaya misi mereka, dengan sentuhan komedi yang menghiasi operasi kotor kementerian ini.
Melibatkan persaudaraan di antara anggota pasukan yang berlayar menuju pantai-pantai terpencil, film ini diharapkan membawa nuansa humor tajam ala Ritchie sekaligus aksi spektakuler.
Ritchie bekerja sama dengan penulis naskah Arash Amel, Paul Tamasy, dan Eric Johnson, menggabungkan kepiawaian mereka untuk menghadirkan kisah menegangkan dari sejarah yang mungkin belum banyak diketahui.
“Jarang sekali menemukan tim yang begitu bersemangat, berdedikasi, dan berkomitmen dalam menyampaikan cerita. Dorongan dan dedikasinya diperkuat dengan kepemimpinan Guy Ritchie,” tulis Cavill, di Instagram tentang proses pengerjaan film itu.
Kemampuan Ritchie dalam merangkai cerita dan menciptakan karakter, bagi Cavill tiada duanya. “Dan dia menggunakannya seolah-olah itu adalah keajaiban,” tambahnya.
Guy pun berhasil menciptakan kebahagiaan di lokasi syutingnya. Ia menyulap lokasi syuting menjadi tempat yang menyenangkan, penuh tawa, dan lelucon. “Pendekatan dan kepribadian kru dan pemain adalah kunci dalam hal ini. Setiap orang, tanpa gagal, dapat menikmati diri mereka sendiri sambil bekerja keras dan menjadi luar biasa,” ungkapnya.(bbs)
Baca Juga: KNPI Benda Gelar Kegiatan Berbagi
























