Kamis, 14 Mei 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
Home Nasional

Jangan Saling Menyalahkan, Lawan Hacker Harus Kompak

Oleh Made Nusantara
Minggu, 30 Jun 2024 14:51 WIB
Rubrik Nasional
Jangan Saling Menyalahkan, Lawan Hacker Harus Kompak
FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, JAKARTA—Menghadapi hacker, pemerintah  tidak boleh saling menyalahkan terkait jebolnya Pusat Data Nasional (PDN). Sebaliknya Pemerintah harus kompak.

Aksi saling lempar bola panas, terlihat saat Komisi I DPR menggelar rapat kerja dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) dan Telkom Sigma untuk membahas tata kelola PDN Sementara II Surabaya yang terkena serangan hacker, di Gedung DPR.

Ketua Komisi I DPR, Meutya Hafid meminta Pemerintah tidak saling menyalahkan. Menurutnya, semua pihak seharusnya bahu-membahu menanggulangi masalahnya. Sekaligus memastikan kejadian serupa tidak terulang, agar rahasia negara aman dan tidak bocor ke tangan musuh.  “Kalau sudah nggak kompak, nggak beres, ini teknologi, sudah lawannya sulit, pemerintah saling salah-salahan,” ujar Mutya.

Menurut Politikus Golkar itu, jika Pemerintah saja tidak kompak dalam menangani krisis, maka musuh menjadi sulit dilawan. Sebab, saat ini dunia sedang menghadapi perang digital yang dimungkinkan oleh kemajuan teknologi “Nggak boleh lagi ada yang, ‘ini karena ini, ini karena ini’. Begitu ya,” tegasnya.

Sementara, anggota Komisi I DPR, Sukamta mengatakan, pembobolan PDN menimbulkan banyak kerugian dari segala aspek. Mulai dari keamanan, ekonomi dan kesehatan. “Kita sedang kalah dalam perang siber,” kata Sukamta, dalam diskusi daring bertema Pusat Data Bocor, Siapa Teledor? di Jakarta, Sabtu (29/6/2024).

Dia mengatakan, dengan bobolnya pusat data nasional, sistem keamanan oleh Polri akan diketahui. Dengan demikian, mudah bagi negara-negara lain yang ingin membuat rusuh di Indonesia dengan mempekerjakan intelijen asing. Belum lagi sisi ekonomi, Sukamta menyebut, pola konsumsi bangsa Indonesia akan diketahui. Hal itu, akan membuat bangsa Indonesia mudah diatur. “Kita kehilangan kekayaan yang sangat luar biasa, kalau dinilai mungkin lebih dari Rp 20 ribu triliun,” pungkas dia.

BeritaTerbaru

Pendapatan Negara Rp574,9 Triliun, Defisit APBN di Bawah 1 Persen

Pendapatan Negara Rp574,9 Triliun, Defisit APBN di Bawah 1 Persen

Selasa, 5 Mei 2026 21:13 WIB
Ekonomi Tumbuh 5,61 Persen, Pengangguran 7,24 Juta Orang

Ekonomi Tumbuh 5,61 Persen, Pengangguran 7,24 Juta Orang

Selasa, 5 Mei 2026 21:11 WIB
Neraca Perdagangan Indonesia Masih Surplus

Neraca Perdagangan Indonesia Masih Surplus

Senin, 4 Mei 2026 16:07 WIB
Dua Eks Petinggi Pertamina Bersalah Dalam Kasus LNG

Dua Eks Petinggi Pertamina Bersalah Dalam Kasus LNG

Senin, 4 Mei 2026 16:03 WIB

Untuk diketahui, PDN Sementara di Surabaya yang dikelola oleh PT Telkom Sigma dibobol hacker sejak 20 Juni 2024. Hacker meminta uang tebusan hingga Rp 131 miliar sebagai imbalan pengembalian data. Pemerintah menolak memberikan tebusan. Akibatnya, ada 282 tenant terganggu. Salah satunya layanan imigrasi.

Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kominfo, Usman Kansong menegaskan, saat ini prioritasnya memulihkan tenant-tenant yang memiliki back up data. Menurut dia, baru ada 44 tenant layanan Pemerintah yang memiliki cadangan data.

Sejauh ini, sudah ada lima tenant yang dipulihkan dari serangan Ransomware. Ditargetkan hingga akhir Juni nanti sebanyak 18 tenant bisa dipulihkan. Selain itu, pembangunan PDN permanen di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat dipastikan terus dikerjakan. Sembari menunggu, Pemerintah tetap menggunakan PDN sementara 1 di Serpong, Tangerang Selatan, PDN sementara 2 di Surabaya, dan fasilitas cold storage di Batam.

Pembangunan fasilitas penyimpanan data ini diprediksi rampung Agustus 2024. Selain keamananya ditingkatkan, Kominfo juga mewajibkan setiap tenant atau pengguna layanan PDN membackup datanya. Jaga-jaga datanya hilang karena dijebol hacker. “Kasus ini kan menjadi pembelajaran berharga,” ucap Usman Kansong.

Pakar Keamanan dan Siber dari Indonesia Cyber Security Forum (ICSF), Ardi Sutedja menegaskan, PDN itu adalah objek vital strategis nasional. Sehingga, tingkat pengamanannya tidak boleh sembarangan. Karena itu, kata dia, dalam tata kelolanya dibutuhkan pola pikir yang sama. Apalagi, saat ini dunia sudah masuk dalam era teknologi digital. Sehingga perang selanjutnya tak lagi mengharuskan angkat senjata. “Presiden Jokowi pernah bilang bahwa data is the new oil, tapi menurut saya ini adalah emas batangan yang di tengahnya ada berlian. Sehingga harus kita jaga dengan cara apapun,” ungkapnya.

Virus elektronik, disebut Ardi, bisa menyerang tanpa mengenal batasan ruang dan waktu. Oleh karena itu dibutuhkan sumber daya manusia yang mumpuni dan dibekali pelatihan yang cukup agar mampu menghadapi krisis. Meski begitu, Ardi tidak mau menunjuk siapa yang salah dalam kasus ini. Menurutnya, insiden bobolnya PDN sementara II Surabaya adalah kelalaian semua pihak. “Jangan cari kambing hitam,” ujarnya. Agar kejadian serupa tak terulang, kata dia, diperlukan kerja sama semua pihak, mulai dari Pemerintah hingga masyarakat yang ahli di bidangnya. (rm)

 

Tags: dpr rikomisi i dpr riSerangan Hacker
ShareTweetKirimShareShareKirim

Berita Terkait

Tujuh Jemaah Haji Wafat di Tanah Suci
Nasional

Tujuh Jemaah Haji Wafat di Tanah Suci

Minggu, 3 Mei 2026 18:47 WIB
Pemerintah Beri Sinyal Kenaikan Harga BBM RON 92
Bisnis

Pemerintah Beri Sinyal Kenaikan Harga BBM RON 92

Minggu, 3 Mei 2026 18:45 WIB
IMG_20260501_133748
Banten Region

Ogah ke Monas, Ribuan Buruh Banten Pilih Kepung Gedung DPR RI

Jumat, 1 Mei 2026 13:46 WIB
Dua Bus Tabrakan di Jabal Magnet, 10 Jamaah Haji Indonesia Terluka
Nasional

Dua Bus Tabrakan di Jabal Magnet, 10 Jamaah Haji Indonesia Terluka

Rabu, 29 Apr 2026 17:01 WIB
Korban Tewas Tabrakan KA Jadi 16 Orang, 91 Terluka
Nasional

Korban Tewas Tabrakan KA Jadi 16 Orang, 91 Terluka

Rabu, 29 Apr 2026 16:57 WIB
Klaim Urus Kasus Modus Penipuan, KPK Beri Peringatan
Nasional

Klaim Urus Kasus Modus Penipuan, KPK Beri Peringatan

Selasa, 28 Apr 2026 20:39 WIB
Penghargaan Paritrana Award Kab Taangerang
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Ir. Bambang Sapto Nurjahja, MM., MT)
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Dra. Ratih Rahmawati, MM)
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Hendri Hermawan, SH., M.Si)

Berita Pilihan

IMG_20260513_075043

Full Jadul di Balik Kemeriahan Milad Ke-58 SMP Negeri 3 Kota Tangerang

Rabu, 13 Mei 2026 10:29 WIB
Distribusi MBG di Sajira Lebak Dipantau Ketat

Distribusi MBG di Sajira Lebak Dipantau Ketat

Senin, 11 Mei 2026 19:32 WIB
Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, menyelenggarakan kegiatan Workshop Kemahasiswaan bertemakan Transformasi Penulisan Ilmiah melalui Integrasi Smart Technology dan Etika Akademik di Era Digital, Kamis (30/4/2026) lalu. (ISTIMEWA)

FTK UIN Banten Gelar Workshop Penulisan Ilmiah Melalui Integrasi Smart Technology dan Etika Akademik

Jumat, 8 Mei 2026 14:21 WIB
Sekda Kabupaten Serang, Zaldi Dhuhana. (ISTIMEWA)

Pemkab Serang Akan Sehatkan Kembali PT SBM, Sekda: Potensi Usahanya Banyak

Kamis, 7 Mei 2026 17:05 WIB
Satres Narkoba Polres Lebak Bongkar Peredaran Tembakau Sintetis

Satres Narkoba Polres Lebak Bongkar Peredaran Tembakau Sintetis

Minggu, 10 Mei 2026 17:49 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.