SATELITNEWS.COM, JAKARTA–Sebagai
upaya meningkatkan kesadaran dan pemahaman tentang keamanan daring, program penyuluhan bertajuk “CyberGuard: Pemahaman dan Keamanan Online” telah dilaksanakan para kaum ibu Dasawisma di RW 10 Kelurahan Ciracas, Jakarta Timur.
Kegiatan ini bertujuan untuk membekali peserta dengan pengetahuan mengenai berbagai bentuk kejahatan siber dan langkah-langkah pencegahan yang dapat diambil untuk melindungi diri dan keluarga dari ancaman secara daring.
Menggunakan pendekatan interaktif dan edukatif, penyuluhan ini berhasil meningkatkan kesadaran dan kepercayaan diri peserta dalam menghadapi potensi risiko siber, sekaligus memperkuat keamanan digital di lingkungan komunitas mereka.
Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 18 April 2024 lalu yang bertempat di RPTRA Prima Ciracas Jakarta Timur selama 09.00 WIB- 12.00 WIB acara ini diselenggarakan oleh prodi informatika dan Prodi Sistem Informasi, Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta berkerjasama dengan RW 10 Kelurahan Ciracas dan Ibu-Ibu Dasawisma RW 10 Ciracas Jakarta timur.
Program penyuluhan “CyberGuard: Pemahaman dan Keamanan Online” yang dilaksanakan di RW 10 Kelurahan Ciracas berhasil meningkatkan kesadaran dan pemahaman ibu-ibu Dasawisma mengenai pencegahan tindak kriminal online. Melalui pendekatan edukatif yang interaktif dan praktis, para peserta memperoleh pengetahuan yang lebih baik tentang berbagai bentuk kejahatan siber, cara mengenali tanda-tanda penipuan online, serta langkah-langkah preventif yang dapat diambil untuk melindungi diri dan keluarga dari ancaman tersebut.
Evaluasi program menunjukkan bahwa peserta tidak hanya mampu mengidentifikasi potensi ancaman siber dengan lebih baik, tetapi juga lebih percaya diri dalam menggunakan teknologi informasi secara aman.
Keberhasilan program ini menunjukkan pentingnya penyuluhan yang terfokus pada kelompok rentan dalam masyarakat untuk meningkatkan literasi digital dan keamanan secara daring. Dengan demikian, program serupa dapat diterapkan di berbagai komunitas lain guna memperkuat perlindungan terhadap kejahatan siber dan menciptakan lingkungan digital yang lebih aman bagi semua lapisan masyarakat. (Tulisan merupakan sumbangan dari: Neny Rosmawarni)