SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Prancis dan Spanyol sama-sama memburu emas kedua di event Olimpiade. Tak ayal, bentrok keduanya di Stadion Parc des Princes, Jumat (9/8/2024) pukul 23.00 WIB, dalam final cabang olahraga sepakbola Olimpiade Paris 2024 menjadi jaminan ketatnya laga tersebut.
Prancis datang ke perebutan medali emas Olimpiade 2024 dengan catatan sempurna. Sejak dari babak grup, tim asuhan Thierry Henry selalu berhasil meraih kemenangan. Sebuah catatan yang tidak bisa didapatkan Spanyol sejauh ini.
Baik Prancis maupun Spanyol akan berburu medali emas yang kedua dalam sejarah keikutsertaan mereka di cabor sepak bola putra Olimpiade. Prancis meraih emas pertama Olimpiade tahun 1984, sedangkan Spanyol di edisi tahun 1992 atau kandang sendiri.
Catatan 5 pertandingan dengan hasil 5 kemenangan sejak babak grup tentu menjadi capaian bagus bagi skuad besutan Henry. Tidak ada tim lain yang menorehkan rekor serupa di Paris 2024 ini. Spanyol, meski juga berhasil ke final, sempat mengalami kekalahan dari Mesir di laga terakhir fase grup.
Kini motivasi skuad Prancis akan sangat tinggi jelang terjun di final Olimpiade 2024 cabor sepak bola putra. Medali sudah pasti didapat. Hanya tinggal medali warna apa yang akan mereka rengkuh, emas atau perak.
Skuad Prancis tentunya ingin meraih emas untuk menambah jumlah yang telah diraih atlet dari cabor lainnya. Per hari ini, Kamis 8 Agustus, Prancis telah meraih 13 emas, 17 perak, dan 21 perunggu atau dengan total 51 medali.
Prancis masih ada di urutan keempat klasemen perolehan medali. Mereka ada di bawah Amerika Serikat (27 emas, 35 perak, 32 perunggu), China (25 emas, 23 perak, 17 perunggu), dan Australia (18 emas, 12 perak, 11 perunggu).
“Ketika kamu melihat yang lain mengoleksi medal, kamu akan berkata bahwa sekarang adalah giliran kita. Kamu tentu tidak mau tidak menyumbang medali. Sekarang kami sudah mengamankan medali dan kita lihat saja apa warna medalinya nanti,” kata Henry, dilansir dari laman resmi FIFA.
Sementara itu, Spanyol tentu tidak mau mengulang pengalaman sedih tiga tahun lalu di Tokyo 2020 (2021). Saat itu, Spanyol berhasil melangkah ke final, namun dikalahkan oleh Brasil via skor 2-1.
Sejak meraih medali emas di Barcelona 1992, Spanyol sebenarnya bisa lolos ke dua final lain, yakni tahun 2000 dan 2020. Sayangnya, mereka selalu menjadi runner-up dan kemungkinan tidak akan mau mengulanginya lagi di tahun ini.
Anak asuh Santi Denia tentu juga akan sangat percaya diri menyambut laga ini. Beberapa pemain seperti Juan Miranda pernah tampil di final Olimpiade Tokyo 2020 lalu. Artinya, secara mental, tidak ada yang perlu diragukan dari skuad Spanyol.
“Kami percaya pada kemampuan diri sendiri. Laga melawan Maroko (di semifinal) sangat sulit tapi pada akhirnya kami bisa melewati dengan baik. Saya rasa kami pantas lolos ke final,” jelas gelandang Fermín López.
Skuad terbaik akan diturunkan oleh Henry dan Denia. Spanyol bisa mengandalkan Fermín yang saat ini menjadi top skor dengan koleksi 4 gol. Jumlah yang sama dimiliki oleh Jean-Philippe Mateta yang merupakan bomber Prancis.
Prancis vs Spanyol, Buru Emas KeduaAJANG PEMBUKTIAN: Pelatih Prancis U-23 Thierry Henry bertekad meraih medali emas cabang olahraga sepakbola Olimpiade Paris 2024 saat timnya melawan Spanyol di laga final. (ISTIMEWA)
Kedua pemain tentu akan berharap bisa mengemas gol lagi di pertandingan final. Pasalnya, demi medali emas, keduanya juga berpeluang menjadi top skor. Saat ini posisi teratas daftar top skor masih dihuni Soufiane Rahimi (Maroko) dengan 5 gol. (dm)