SATELITNEWS.COM, SERANG – Kepala Desa Tambang Ayam, Kecamatan Anyer, Kabupaten Serang, Jumintra, membangun Taman Wisata Alam Sumur Kenclong, yang berlokasi di Kampung Panibungan.
Sumur Kenclong, merupakan sumur keramat yang sudah banyak diketahui orang.
”Taman wisata alam yang kami jual, ada Sumur Kenclong, yang sudah banyak diketahui orang. Sumur keramat ini, mempunyai khasiat jika membasuh atau meminum air sumur itu menjadi awet muda. Sejarah ini dari KH Kholil Nawawi Cibaliung, yang memberitahukannya. Selain itu ada kolam renang juga,”kata Kades Tambang Ayam Jumintra, Selasa (20/8/2024).
Jumintra mengatakan, tujuan dibangun taman wisata alam semata-mata bukan untuk kepentingan pribadi maupun keluarga, melainkan sebagai balas jasa kepada masyarakat yang telah memilihnya sebagai Kepala Desa Tambang Ayam.
”Jadi rasa syukur saya ke masyarakat, ini lah bentuknya. Saya harus membuka lapangan pekerjaan. Daripada saya memberi ikannya, lebih baik saya memberi pancing dan lahannya, agar bisa digarap bersama-sama,” tambahnya.
Kedepannya, Jumintra memastikan, akan membangun homestay di lokasi taman wisata lama sumur kenclong, selain villa yang sudah tersedia. Diharapkan dengan dibangunnya homestay, akan lebih menjadi daya tarik wisatawan yang berkunjung.
Baca Juga: Sekda dan Mantan Cabup Ditetapkan Sebagai Komisaris PT SBM
”Kita awali InsyaAllah nanti ada 3 unit homestay, yang kita bangun setelah acara ini,” tandasnya.
Jumintra juga memastikan, meski baru sekitar 60 persen pembangunan taman wisata alam, pada 21 September mendatang akan di sewa oleh 300 Santri Pondok Pesantren Al Hasyimiyah, Cilegon, untuk kemping selama satu minggu.
”InsyaAllah akan ada jasa kebersihan, untuk masyarakat yang menunggu taman wisata alam ini,” ujarnya.
Kepala Disporapar Kabupaten Serang, Anas Dwi Satya Prasadya berharap, wisata alam sumur kenclong menjadi destinasi alternatif selain Pantai Anyer. Menurutnya sangat bagus, jika dipadukan dengan Desa Wisata lainnya dengan menyiapkan pilihan paket wisata.
”Nanti Disporapar, Kecamatan, Pemerintah Desa, akan mengemas paket wisata agar jumlah kunjungan bisa meningkatkan pada week day, dan okupansi hotel pun meningkat,” ujarnya lagi.
Namun, kata Anas, hal itu perlu dilakukan kerja sama terlebih dahulu, lantaran Taman Wisata Alam Sumur Kenclong merupakan milik pribadi Kades Tambang Ayam Jumintra yang dikelola perorangan.
Baca Juga: Kapal Perang Karam di Pulo Panjang Kabupaten Serang Jadi Objek Penelitian
Sehingga, jika BUMDes ingin masuk harus ada kerja sama antara pemilik, Pemdes dan Pokdarwis.
”Karena jika dibangun bersama BUMDes, Pokdarwis akan jadi lebih berkembang, dibanding kepemilikan pribadi,” kata Anas. (sidik)

















