SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Universitas Raharja (UR) Tangerang, Selasa (8/10/2024) kembali melepas mahasiswa yang akan menjalani Kuliah Kerja Praktik Tematik (KKPT). Kegiatan ini diikuti setidaknya 169 mahasiswa dari Fakultas Ekonomi & Bisnis serta Fakultas Sains & Teknologi. KKP Tematik bakal dilaksanakan selama satu semester.
KKP Tematik merupakan kegiatan wajib yang harus dijalani oleh mahasiswa Universitas Raharja dan menjadi sebuah standar operasional prosedur (SOP) di perguruan tinggi berjuluk “Green Campus” tersebut.
Rektor Universitas Raharja Tangerang, Dr Po Abas Sunarya mengatakan, arah kebijakan KKP Tematik berorientasi langsung pada hasil. “Jadi tidak hanya tulisan semata, melainkan kita lebih banyak obyek di lapangan yang dikembangkan dan dipertanggungjawabkan,” ungkapnya usai pelepasan.

“Jadi diberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mencari model yang memang menjadi sebuah perubahan. Nah makanya itu yang ingin kita tajamkan,” ujarnya. Lebih jauh Abas menjelaskan, kampus juga mengawal betul program-program yang telah dirancang di Raharja sehingga hasilnya sesuai yang diharapkan.
Disinggung dalam pelaksanaan KKP Tematik apakah lokasi yang dituju ditentukan oleh pihak kampus atau atas usulan mahasiswa, Abas menyatakan sejak dahulu mahasiswa UR sudah punya pilihan sendiri. “Kalau tempat lain dipilihkan, di sini mereka sudah menentukan, sudah punya judul sendiri serta perusahaan (lokasi KKPT- red) sendiri, hari ini cuma seremonial pelepasan,” ungkapnya.
Sikap mandiri mahasiswa dalam menentukan lokasi KKP Tematik pun diapresiasi oleh pihak kampus. “Justru ini lebih bagus dan nggak boleh dihalang-halangi, daripada kita arahkan ke satu PT ramai-ramai malah nggak fokus, tapi kalau ini jelas karena pilihan sendiri mereka akan lebih fokus,” ucapnya.
Baca Juga: Universitas Raharja Tangerang Perkuat Daya Saing Mahasiswa Lewat Seminar Internasional AI
Walau demikian, tambah Abas, Universitas Raharja memberi pesan khusus kepada peserta KKP Tematik bahwa mereka harus serius menjalani KKP. “Nggak boleh bercanda (proses KKP-nya), bisa nggak lulus kalau tidak menghasilkan yang baik karena akan ada uji materinya,” ucapnya.
“Jadi nggak boleh kuliah cuma senang-senang yang penting lulus, Raharja nggak ada tuh begitu. Pokoknya sekarang sakit dulu, berat tapi nanti hasilnya boleh diadu, apalagi hasil survei mengatakan tingkat pengangguran Raharja hampir nggak ada,”pungkas. (made)
























