SATELITNEWS.COM, JAKARTA—TVOne berduka. Tim peliput mereka mengalami kecelakaan di Jalan Tol Pemalang, Jawa Tengah, Kamis (31/10) pagi. Akibat insiden tersebut, tiga orang meninggal dunia. Dua diantaranya adalah jurnalis.
Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol Artanto mengatakan, insiden terjadi saat sopir sebuah truk ekspedisi yang sedang melaju di Jalan Tol Pemalang melihat kendaraan di depannya oleng. Sopir truk berusaha menghindar dengan banting setir.
Naas, tindakan banting setir itu menyebabkan truk menghantam mobil Daihatsu Xenia yang mengangkut tim peliput tvOne yang tengah berhenti di bahu jalan.
”Untuk informasi singkatnya. Jadi, truk box itu berusaha menghindar (karena) ada kendaraan oleng di depan. Kemudian dia banting setir dan akhirnya menabrak kendaraan tvOne tersebut,” kata Artanto.
Insiden sekitar pukul 06.45 WIB di di jalur A KM 315-900 arah Jakarta menuju Semarang tersebut menyebabkan tiga korban meninggal dunia dan dua lainnya luka-luka.
Penumpang yang selamat adalah Felicia Amelinda Deqi Priatna (24) dan Gege. Posisi Felicia saat itu berada di samping sopir. Sedangkan posisi Gege berada di sebelah kiri pada baris kedua.
Keduanya sempat menjalani perawatan di RSI Al Ikhlas Taman Pemalang.
“Korban Felicia mengalami luka cedera kepala ringan (CKR), sobek kepala belakang, kondisi sadar,” ucap dia. “Sedangkan Gege mengalami luka cedera kepala ringan (CKR), gejala dada, lecet di wajah, kondisi sadar,” ungkap Artanto.
Felicia Amelinda, turut membeberkan kronologi kecelakaan yang dialaminya. Ia mengatakan rombongan sempat berhenti salah satu tempat istirahat (rest area) untuk melaksanakan salat Subuh. “Sempat Subuhan dulu di rest area tidak jauh dari TKP, lalu setengah 7 berangkat. Mau liputan investigasi,” kata jurnalis tersebut dalam sebuah video wawancara.
Tak lama, mobil berhenti di bahu jalan. Sebab, kaca mobil buram sehingga sopir harus turun mengelapnya. “Kaca buram, berhenti di bahu jalan. Air wiper juga tidak nyala, jadi harus manual,” tuturnya.
Insiden kecelakaan terjadi saat sopir sedang turun mengelap kaca mobil. Truk menabrak mobil dari belakang. “Lalu kejadian ditabrak,” ujar Felicia. “Saya juga baru tahu itu truk setelah turun,” tambahnya.
Pihak TV One mengatakan, kru yang menjadi korban kecelakaan berasal dari tim produksi program investigasi “Fakta”. Sebelum kecelakaan, mereka berniat melakukan perjalanan ke Gresik, Jawa Timur untuk tugas liputan.
“Kecelakaan yang mengakibatkan hilangnya insan terbaik kami. Kendaraan yang ditumpangi kru TV One dengan pelat nomor B 1048 DKG,” tulis TV One dalam keterangan resmi.
TV One menyampaikan, korban meninggal akibat kecelakaan di Tol Pemalang adalah sopir bernama Sunardi dan dua orang jurnalis atas nama Marwan dan Alwan Syahmidi. Sedangkan, dua korban luka adalah Felicia Amelinda Dewi Priatna dan Geigy Yudhistira yang bertugas sebagai jurnalis.
Pihak TV One menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga dan kerabat korban. “Kami berkomitmen untuk memberikan dukungan dan bantuan kepada mereka yang terkena dampak dari kejadian ini,” ujar TV One.
“Chief Editor TV One, Lalu Mara Satriawangsa juga akan berangkat langsung ke Pemalang untuk turut membantu proses pemulangan jenazah dan korban selamat,” tambahnya.
Sementara itu Kapolres Pemalang Eko Sunaryo mengatakan, pihaknya masih melakukan pemeriksaan terhadap tersangka dan saksi. “Sementara masih dilakukan pemeriksaan,” ujar Eko.
Istri korban Marwan, Hermianty, menceritakan komunikasi terakhir sebelum suaminya tewas.
“Komunikasi terakhir tadi jam 5, kalau ke luar kota suka saya tanya kalau jam 5 lagi di mana, karena kebetulan sudah bangun. Terus dia bilang ‘Masih di daerah Tegal, aku salat di sini aja, sebentar, mampir. Bentar lagi mau ke Pemalang’ kata dia. Sudah itu terakhir, pas WA lagi jam 5,” kata Hermianty kepada wartawan di kediamannya di Tapos, kemarin.
Hermianty mengatakan pukul 10.00 WIB tadi dirinya baru mengaktifkan ponsel. Lalu, dia mendapat kabar dari rekan terkait adanya kecelakaan di Tol Pemalang.
“Dia kasih forward ‘Bener nggak mba ini beritanya?’. ‘Nggak tau, baru aktif HP aku’. Ya sudah coba telepon Mas Marwan. Akhirnya ditelepon nggak diangkat, berdering aja,” ucapnya.
Tak lama kemudian dia mendapat kabar dari pihak kantor suami tapi masih belum mendapat kejelasan. Akhirnya dia tahu kabar suaminya meninggal akibat kecelakaan di Tol Pemalang dari pemberitaan televisi. “Terus saya tahu beritanya dari berita kalau ada kecelakaan di Pemalang, salah satunya ya suami saya,” tuturnya. (bbs/san)