SATELITNEWS.COM, TANGERANG – Seorang anak bernama Gibran Jani (5) asal Perumahan Metro Munjul RT02/RW03, Desa Munjul, Kecamatan Solear tewas terseret arus saat bermain bersama dua temannya, disebuah drainase atau selokan perumahan dekat rumahnya, Minggu (10/11).
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang, Ujat Sudrajat mengatakan, berdasarkan informasi dari tetangganya bernama Linda, bahwa pada Minggu (10/11) sekitar pukul 16.00 WIB terjadi hujan cukup deras diwilayah Perumahan Metro Munjul RT02/RW03, Desa Munjul, Kecamatan Solear. Lalu, korban yang bernama Gibran Jani bersama kedua temannya, bermain hujan-hujanan didekat area drainase atau selokan perumahan.
“Pada saat terjadi hujan deras, korban dan kedua temannya bermain didekat drainase atau selokan dekat rumah korban,” kata Ujat Sudrajat kepada Satelit News, Senin (11/11).
Lalu, saat asik bermain. Gibran Jani terpeleset ke dalam drainase dan terbawa arus air yang cukup deras. Sementara, kedua temannya tidak sanggup untuk menyelamatkan korban, dan akhirnya berteriak meminta pertolongan kepada warga sekitar.
“Mendengar terikan kedua teman korban. Warga sekitar langsung bergegas mencoba untuk mencari dan menolong korban, namun ternyata korban sudah terbawa arus dengan cepat, dan sulit ditemukan,” katanya.
Akhirnya masyarakat sekitar dan orang tua korban meminta melapor BPBD untuk meminta bantuan. Pukul 17.52 WIB, aKhirnya 8 petugas BPBD dari Pos Cisoka dan Mako Curug tiba dilokasi untuk mencari Gibran Jani yang terseret arus drainase itu.
Baca Juga: Orang Tua Perhatikan Anak, Jangan Biarkan Main Air Saat Banjir
“Pada pukul 17.52 WIB, kami tiba dilokasi dan langsung melakukan pencarian dengan membawa peralatan penerangan, perahu karet, tali, dan Mopel,” katanya.
Setelah dilakukan pencarian selama 4 jam lebih, dengan menyusuri drainase perumahan tersebut. Akhirnya, pukul 21.20 WIB, Gibran Jani berhasil ditemukan, namun dalam kondisi meninggal dunia.
“Gibran Jani ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Korban, ditemukan dalam radius 300 meter dari titik lokasi awal korban terseret,” katanya. (alfian)

















