SATELITNEWS.COM, PANDEGLANG – Pemkab Pandeglang, menaikkan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) Dinas Perikanan (Diskan) Kabupaten Pandeglang. Ditahun 2024, target PAD sektor perikanan hanya sebesar Rp823 juta, di tahun 2025 naik menjadi Rp900 juta lebih.
Kepala Diskan Kabupaten Pandeglang Uun Junandar mengakui, adanya kenaikan target PAD ditahun 2025 mendatang. Pertimbangan kebijakan itu, karena sektor perikanan memiliki potensi besar apabila terus dikelola dengan baik.
“Tahun depan kan PAD kita naik, menjadi Rp900 jutaan lebih, kalau tahun ini hanya Rp823 juta. Sampai saat ini, sudah lebih dari separuhnya sudah masuk ke kas daerah. Semua sektor perikanan mengalami kenaikan,” kata Uun, Minggu (24/11/2024).
Uun mengatakan, ada beberapa kebijakan yang akan diambil agar target PAD tahun 202t dapat tercapai, salah satunya dengan melakukan evaluasi terhadap semua Tempat Pelelangan Ikan (TPI) agar bisa lebih dioptimalkan pendapatannya.
“Pendapatan terbesar kita dari TPI, semua TPI yang ada di Kabupaten Pandeglang akan kita evaluasi dan lakukan perbaikan. Tujuannya, supaya semua TPI bisa lebih mengoptimalkan lagi pendapatannya,” ujarnya.
Selain melakukan evaluasi terhadap semua TPI yang ada, Diskan Kabupaten Pandeglang juga akan memgoptimalkan pendapatan dari sektor pengelolaan air tawar. Oleh karena, selama ini sektor tersebut belum terkelola dengan baik dan akan dilalukan perbaikan.
Baca Juga: Tahun Ini, Target PAD BBI AT Diskan Pandeglang Hanya Rp70 Juta
“Ada beberapa hal yang memang harus kita kerjakan dan segera selesaikan penanganannya. Selain TPI, pengelolaan dan pengolahan ikan air tawar juga bisa menjadi sumber PAD kita yang menjanjikan,” tandasnya.
Uun optimistis, target PAD Diskan Kabupaten Pandeglang ditahun 2025 akan tercapai dengan baik dibandingkan tahun 2024. Dengan catatan, semua pihak terkait dapat bekerja sama dengan baik dan bisa menjalankan tugas dengan baik.
“Tentunya kita optimis akan tercapai. Makanya, saya akan buat beberapa perubahan termasuk kebijakan lain agar PAD kita bisa terus bertambah. Makanya, semua pihak terkait harus bisa bekerja sama dengan baik,” pungkasnya.
Sementara, Manajer TPI II Labuan Eman Saepulrohman mengaku, pihaknya terus berupaya agar target PAD sebesar Rp270 juta lebih ditahun 2024 ini dapat tercapai. Hingga saat ini, sudah lebih dari 50 persen target PAD terealisasi.
“Tentunya kita juga terus berupaya dan melaksanakan lelang di TPI agar target PAD dapat terpenuhi. Kita juga ingin agar diakhir tahun, target kita bisa mendekati seratus persen,” imbuhnya. (adib)
























