SATELITNEWS.COM, TANGERANG–Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang menyatakan 6 kecamatan rawan bencana banjir di Tempat Pemungutan Suara (TPS). Diantaranya Tigaraksa, Pasar Kemis, Kelapa Dua, Jayanti, Teluknaga, dan Kosambi, Senin (25/11).
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang, Agun Guntara mengatakan, bahwa saat ini pihaknya sudah melakukan pemetaan wilayah rawan bencana, pada musim transisi atau peralihan musim dari kemarau ke musim hujan di daerahnya tersebut.
“Secara general kita sudah melakukan pemetaan termasuk wilayah yang sering terjadinya bencana banjir. Jadi kita sudah menyarankan KPU untuk tidak menempatkan TPS di beberapa wilayah itu,” kata Agun Guntara kepada Satelit News, Senin (25/11).
Agun mengungkapkan, BPBD Kabupaten Tangerang dalam hal ini sudah memberikan rekomendasi kepada pihak penyelenggara Pemilu untuk tidak mendirikan Tempat Pemungutan Suara (TPS) di titik-titik lokasi rawan bencana. Upaya itu diberikan, lanjutnya, untuk mengantisipasi potensi terdampak bencana banjir, ketika hujan lebat yang disertai angin kencang melanda lokasi pemilihan tersebut.
“Jangan sampai seperti pada saat Pemilu ada lokasi yang terdampak banjir, seperti di daerah Binong, Kelapa Dua. Sehingga kita rekomendasikan untuk pindah tempat ke lokasi aman,” ujarnya.
Agun mengungkapkan, dari beberapa rujukan yang telah disampaikan pihaknya, KPU dapat memperhatikan aspek keselamatan ini demi kelancaran proses pemungutan suara, dan keselamatan masyarakat saat melaksanakan Pilkada.
Baca Juga: Hujan Siang Hari Sebabkan Banjir di Tangsel
“Tetapi untuk wilayah rawan banjir ini sudah diantisipasi pihak panitia maupun wilayah kecamatan, desa/kelurahan untuk dipindah lokasi TPS pada Pilkada itu,” tuturnya.
Meskipun begitu, dikatakan Agun, BPBD Kabupaten Tangerang juga akan terus melakukan koordinasi dengan pihak KPU, terkait kewaspadaan terjadinya potensi kebencanaan pada Pilkada yang diselenggarakan 27 November mendatang. Pihaknya sedang menyiagakan seluruh personel di masing-masing wilayah pemilihan, untuk siap menanggapi kedaruratan kebencanaan selama masa pemilihan tersebut.
“Untuk wilayah rawan, kita sudah petakan seperti di Tigaraksa, Pasar Kemis, Kelapa Dua, dam Jayanti. Kemudian untuk wilayah utara seperti Teluknaga, Kosambi. Nanti itu akan menjadi prioritas pengawasan kita dalam mengantisipasi bencana banjir pada Pilkada,” terangnya.
Selain itu, sebagai bentuk kesiagaan sejumlah fasilitas kedaruratan seperti perahu karet, mesin penyedot air hingga unit kendaraan evakuasi telah disiapkan di masing-masing posko kedaruratan BPBD Kabupaten Tangerang.
“Total dari 200 personel kita siagakan selama masa Pilkada. Termasuk perlengkapan seperti 15 unit perahu karet, dan mesin penyedot air kita siapkan di masing-masing posko yang tersebar di 12 wilayah,” pungkasnya. (alfian/aditya)
