Minggu, 6 September 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Kenali Virus HMPV

Oleh Gatot Riswandi Prasetyo
Minggu, 5 Jan 2025 16:48 WIB
Rubrik Kolom
Kenali Virus HMPV

ILUSTRASI pengenalan virus HMPV. (ISTIMEWA)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

Lonjakan kasus Human Metapneumovirus (HMPV) di Tiongkok menjadi perhatian dunia kesehatan. Kenali tanda, gejala, penyebab dan langkah pencegahannya.

SETELAH bertahun-tahun berjibaku melawan pandemi Covid-19, kini perhatian tertuju pada virus HMPV, yang pertama kali diidentifikasi pada 2001. Virus ini dikenal sebagai penyebab infeksi saluran pernapasan atas dan bawah, dengan potensi komplikasi serius, terutama pada kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia.

Dilansir dari Medicaldaily.com, HMPV menyebar melalui kontak dekat dengan individu terinfeksi, percikan batuk atau bersin, serta permukaan yang terkontaminasi. Gejala yang muncul bisa mirip dengan flu biasa, seperti batuk, pilek, dan demam, namun dalam kasus berat dapat berkembang menjadi pneumonia atau bronkitis.

Laporan dari Reuters.com mengungkapkan bahwa Tiongkok melaporkan peningkatan signifikan kasus HMPV, terutama pada anak-anak di bawah usia 14 tahun. Hal ini diungkapkan oleh Badan Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Nasional Tiongkok, yang juga mencatat peningkatan infeksi rhinovirus sebagai salah satu penyebab lonjakan kasus infeksi saluran pernapasan.

 

Gejala HMPV

Baca Juga: Laos vs Indonesia, Demi Jaga Kans Lolos

Virus HMPV menunjukkan sejumlah gejala yang perlu diwaspadai. Berikut tanda-tanda umum yang sering terjadi pada individu yang terinfeksi:

1.Batuk Persisten

BeritaTerbaru

Budi Luhur di Kalangan Anggota Dewan dalam Perspektif Psikologis

Sabtu, 15 Agu 2026 05:26 WIB
Salah Paham tentang Wakaf Saham

Salah Paham tentang Wakaf Saham

Rabu, 12 Agu 2026 15:21 WIB
Hari Pertama Palang Parkir Otomatis, Pengunjung Stadion Benteng Reborn Terjebak Antrean

Hari Pertama Palang Parkir Otomatis, Pengunjung Stadion Benteng Reborn Terjebak Antrean

Minggu, 2 Agu 2026 20:06 WIB
144 Tahun Peradilan Agama: Dari Serambi Masjid Menuju Penjaga Keadilan Modern

144 Tahun Peradilan Agama: Dari Serambi Masjid Menuju Penjaga Keadilan Modern

Sabtu, 1 Agu 2026 16:36 WIB

Batuk berkepanjangan menjadi salah satu gejala awal HMPV. Gejala ini dapat berlangsung selama beberapa minggu, terutama jika tidak segera ditangani.

  1. Demam Tinggi

Demam disertai keringat dingin atau menggigil sering menjadi tanda bahwa tubuh sedang melawan infeksi HMPV.

  1. Hidung Tersumbat

Gejala ini biasanya disebabkan oleh inflamasi saluran pernapasan atas, yang sering terjadi pada infeksi virus.

  1. Sesak Napas

Kesulitan bernapas atau napas pendek adalah gejala yang harus segera ditangani karena dapat mengindikasikan komplikasi serius seperti pneumonia.

Baca Juga: Ana/Trias Singkirkan Wakil Malaysia dari Kejuaraan Dunia

  1. Nyeri Tenggorokan

Sensasi gatal atau perih pada tenggorokan menjadi indikasi awal bahwa tubuh sedang terpapar virus, termasuk HMPV.

  1. Kelelahan dan Nyeri Otot

Tubuh yang lemah dan nyeri otot menjadi respons alami tubuh dalam melawan infeksi virus.

 

Pencegahan Tanpa Vaksin

Saat ini, belum ada vaksin khusus untuk mencegah HMPV. Oleh karena itu, langkah-langkah sederhana dapat dilakukan untuk meminimalkan risiko penularan:

  1. Mencuci tangan secara rutin dengan sabun dan air mengalir.
  2. Menghindari kontak dekat dengan orang yang terinfeksi.
  3. Menutup mulut dan hidung saat batuk atau bersin.
  4. Tidak berbagi alat makan atau minum dengan orang lain.
  5. Membersihkan permukaan benda yang sering disentuh.
  6. Bagi individu yang menunjukkan gejala seperti demam tinggi, nyeri dada, atau kesulitan bernapas, sangat dianjurkan untuk segera berkonsultasi dengan dokter.
  7. Perawatan suportif, seperti menjaga hidrasi tubuh, mengendalikan demam, dan istirahat cukup, menjadi langkah utama dalam proses pemulihan.

 

Juru Bicara Kemenkes, drg. Widyawati, MKM, mengingatkan pentingnya menjaga pola hidup bersih dan sehat serta mematuhi protokol kesehatan untuk mengurangi risiko penularan virus.

“Saat ini belum ada laporan kasus HMPV di Indonesia. Meski begitu, kami mengimbau agar masyarakat tetap menjaga kesehatan dengan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat. Hal ini penting untuk memperkuat daya tahan tubuh dan mencegah penularan berbagai virus yang berpotensi mengancam kesehatan,” jelas Widyawati pada Jumat (3/1) lalu.

Sebagai langkah antisipasi, pemerintah memperkuat pengawasan kesehatan di pintu masuk internasional. Pelaku perjalanan yang menunjukkan gejala Influenza Like Illness (ILI) akan mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut untuk mencegah potensi penyebaran virus.

Mantan Direktur Penyakit Menular WHO Asia Tenggara Prof Tjandra Yoga Aditama menjelaskan setidaknya ada empat fakta yang masyarakat harus tahu terkait virus ini.

 

  1. Bukan Virus Baru

Prof Tjandra mengatakan HMPV pertama kali dilaporkan di jurnal ilmiah di Belanda pada Juni 2021 yang berjudul ‘A newly discovered human pneumovirus isolated from young children with respiratory tract disease’.

“Sesudah itu ada lagi laporan temuan di berbagai negara seperti Norwegia, Rumania, Jepang dan juga tentu China,” ujar Prof Tjandra. “Para peneliti bahkan memperkirakan bahwa sebelum resmi dilaporkan di 2001 itu maka HMPV sudah puluhan tahun bersirkulasi. HMPV bukan virus baru,” sambungnya.

 

  1. HMPV Memiliki Kaitan dengan AMPV

Prof Tjandra menjelaskan bahwa kata ‘human’ dalam HMPV sebenarnya memiliki kaitan dengan Animal Metapneumovirus (AMPV).

AMPV atau yang dulunya dikenal sebagai Turkey Rhinotracheitis Virus (TRTV) sudah ditemukan sejak tahun 1978 di Afrika Selatan. “Ini adalah penyakit pada unggas, yang punya 4 sub tipe, dari A sampai D,” ucapnya.

Para pakar berpendapat bahwa penyakit pada manusia akibat HMPV nampaknya akibat semacam evolusi dari AMPV yang sub tipe C.

 

  1. Tidak Bisa Disejajarkan dengan COVID-19

Terkait kabar bahwa HMPV yang coba “disejajarkan” dengan COVID-19, Prof Tjandra mengatakan bahwa ini tidaklah tepat. Menurutnya, ada tiga alasan mengapa HMPV tidak bisa sejajar dengan COVID-19.

“Pertama, ini (HMPV) bukanlah virus atau varian baru, ini sudah ada sejak puluhan tahun lalu. Di sisi lain COVID-19 adalah varian baru dari virus corona,” katanya.

Kedua terkait gejala HMPV yang dinilai sama dengan COVID-19, menurut Prof Tjandra gejala yang muncul dari masalah pernapasan dan infeksi paru-paru umumnya akan seperti batuk, demam, mungkin sesak dan nyeri dada dan kalau memberat dapat masuk rumah sakit.

“Ketiga, ada juga yang menyebut HMPV mirip COVID-19 karena sekarang ada peningkatan kasus di China. Ini juga tidak tepat karena dari waktu ke waktu memang selalu saja ada peningkatan kasus infeksi saluran napas, apalagi di musim dingin di negara empat musim seperti China,” tutur Prof Tjandra. “Jadi, tidak tepatlah kalau kita terlalu cepat mengorelasikan kenaikan kasus HMPV ini dengan COVID-19, walaupun tentu kita perlu tetap waspada,” tutupnya. (jpg/bbs)

Tags: HMPVIndonesiavirus
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

Kolom

Menakar Peta Jalan Operasional: Jembatani Disparitas Ketahanan Pangan Banten Unggul Berdaulat

Jumat, 17 Jul 2026 13:10 WIB
Nasib Malang Rupiah
Kolom

Nasib Malang Rupiah

Senin, 13 Jul 2026 20:32 WIB
Membangun Prestasi Olahraga melalui Budaya Evaluasi di Lingkungan KONI
Kolom

Membangun Prestasi Olahraga melalui Budaya Evaluasi di Lingkungan KONI

Rabu, 17 Jun 2026 18:56 WIB
Kolom

“Revitalisasi Puskesmas dan Posyandu: Dari Tempat Berobat Menjadi Pusat Pencegahan Penyakit”

Minggu, 14 Jun 2026 08:52 WIB
Kolom

Krisis Keamanan Obat dan Self-Medication Remaja: Pembelajaran dari Kasus GGAPA terhadap Risiko Penyakit Pernapasan Urban

Jumat, 5 Jun 2026 16:35 WIB
Darurat TBC di Serang: Ketika Anak-Anak Menjadi Korban Pembangunan yang Timpang
Kolom

Darurat TBC di Serang: Ketika Anak-Anak Menjadi Korban Pembangunan yang Timpang

Jumat, 29 Mei 2026 13:19 WIB
Turut Berduka Cita Atas Wafatnya H. Desri Arwen
Pendaftaran Obyek Subyek Pajak Daerah Bapenda Tangsel
HUT RI Ke 81 Dinas perpustakaan dan arsip Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 PT LKM Artha Kerta Raharja
HUT RI Ke 81 Dinsos Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 Bapenda Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Berita Pilihan

Imingi WNI Gaji Tinggi di Luar Negeri, 7.908 Loker Fiktif Ditutup

Imingi WNI Gaji Tinggi di Luar Negeri, 7.908 Loker Fiktif Ditutup

Rabu, 2 Sep 2026 20:59 WIB
Kepala Kantah Kabupaten Tangerang Lantik Empat PPAT, Tekankan Profesionalisme dan Integritas

Kepala Kantah Kabupaten Tangerang Lantik Empat PPAT, Tekankan Profesionalisme dan Integritas

Kamis, 3 Sep 2026 18:33 WIB
620 Anak Terpapar Konten Kekerasan, BNPB Waspadai True Crime Community

620 Anak Terpapar Konten Kekerasan, BNPB Waspadai True Crime Community

Rabu, 2 Sep 2026 20:51 WIB
Warga Komplek Nusa Indah Tolak SMPN 25 Tangerang Selatan, Ini Alasannya

Warga Komplek Nusa Indah Tolak Pembangunan SMPN 25 Tangerang Selatan, Ini Alasannya

Senin, 31 Agu 2026 17:15 WIB
Bupati Tangerang Sambangi Korban Pohon Tumbang di Teluknaga

Bupati Tangerang Sambangi Korban Pohon Tumbang di Teluknaga

Selasa, 1 Sep 2026 22:08 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.