Senin, 18 Mei 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
Home Kolom

Pengaruh Media Audio Visual untuk Meningkatkan Kemampuan Kognitif Berhitung Permulaan (1–10) Anak Usia 4–5 Tahun di PAUD HI Tunas Mandiri

Oleh Mardiana
Kamis, 11 Sep 2025 19:12 WIB
Rubrik Kolom
IMG_8130
FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

Oleh: R. Bilqis Bunga Nirwana¹, Beni Junedi², Amat Hidayat³*

ABSTRAK
Periode usia 4–5 tahun, dikenal sebagai masa keemasan perkembangan anak, terutama dalam aspek kognitif. Pada tahap ini, anak mulai mengenal konsep angka dan berhitung sederhana. Namun, masih banyak anak usia dini yang kesulitan memahami konsep berhitung, karena metode pembelajaran yang kurang sesuai.

Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh media audio visual terhadap kemampuan berhitung permulaan anak usia 4–5 tahun di PAUD HI Tunas Mandiri. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain One Group Pretest-Posttest. Subjek penelitian adalah 8 anak. Data dikumpulkan melalui observasi dan dianalisis dengan uji normalitas serta perhitungan N-Gain.

Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan rata-rata nilai pretest sebesar 7,88 menjadi 16,75 pada posttest. Nilai rata-rata N-Gain sebesar 0,7686 termasuk kategori tinggi.

Temuan ini membuktikan bahwa, media audio visual efektif meningkatkan kemampuan berhitung permulaan anak usia dini. Disarankan, agar guru memanfaatkan media audio visual secara lebih intensif dalam pembelajaran berhitung, serta penelitian selanjutnya mengembangkan variasi media berbasis teknologi interaktif.

Kata kunci: media audio visual, berhitung permulaan, kemampuan kognitif, anak usia dini, PAUD

BeritaTerbaru

IMG_20250912_144908

Inklusi Layanan Disabilitas Bukan Ilusi

Jumat, 12 Sep 2025 14:51 WIB
IMG-20250818-WA0030

80 Tahun Indonesia Merdeka Ala Kampung Santri; Napak Tilas Kemerdekaan Belajar Mengajar, Menjadikan Pesantren sebagai Kluster Ketahanan Pangan Nasional dan Dunia

Selasa, 19 Agu 2025 11:28 WIB
80 Tahun Merdeka: Saatnya Madrasah, Guru, dan Pendidikan Agama Nonformal Menjadi Prioritas Negara

80 Tahun Merdeka: Saatnya Madrasah, Guru, dan Pendidikan Agama Nonformal Menjadi Prioritas Negara

Kamis, 14 Agu 2025 15:07 WIB
Perempuan Banten di Persimpangan Jalan

Perempuan Banten di Persimpangan Jalan

Jumat, 1 Agu 2025 13:27 WIB

PENDAHULUAN
Usia 4–5 tahun merupakan masa keemasan (golden age) perkembangan anak. Pada tahap ini, perkembangan kognitif berlangsung pesat sehingga penting diberikan stimulasi yang tepat, salah satunya melalui pengenalan kemampuan berhitung permulaan.

Kemampuan berhitung permulaan mencakup keterampilan mengenal angka, menghubungkan angka dengan jumlah benda, serta melakukan penjumlahan dan pengurangan sederhana. Menurut Clements & Sarama (2020), pengenalan numerasi sejak dini membantu anak mengembangkan pemikiran logis, sistematis, dan menjadi dasar untuk keberhasilan belajar matematika di jenjang berikutnya.

Hasil observasi awal di PAUD HI Tunas Mandiri menunjukkan bahwa 75% anak usia 4–5 tahun mengalami kesulitan dalam berhitung permulaan. Mereka hanya mampu menyebutkan angka secara hafalan, belum memahami maknanya, serta kurang mampu menghubungkan lambang bilangan dengan jumlah benda.

Hal ini terjadi karena metode pembelajaran yang digunakan guru masih bersifat konvensional, seperti ceramah, menulis angka, atau bernyanyi tanpa dukungan media visual yang menarik. Akibatnya, anak menjadi cepat bosan, tidak fokus, dan kurang terlibat aktif dalam kegiatan belajar.

Salah satu solusi yang dapat digunakan untuk mengatasi masalah tersebut adalah penggunaan media pembelajaran yang menarik dan sesuai karakteristik anak usia dini.

Media audio visual menggabungkan unsur suara dan gambar yang bergerak sehingga dapat merangsang perhatian, memudahkan anak memahami konsep abstrak, dan membuat pembelajaran lebih menyenangkan. Mayer (2017) dalam teori multimedia learning menyebutkan bahwa penyajian informasi melalui kombinasi audio dan visual mampu meningkatkan pemahaman dan daya ingat peserta didik.

Berdasarkan permasalahan tersebut, penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh media audio visual dalam meningkatkan kemampuan berhitung permulaan (1–10) pada anak usia 4–5 tahun di PAUD HI Tunas Mandiri.

KAJIAN TEORITIK
A. Pembelajaran Anak Usia Dini (4–5 Tahun)
Pembelajaran pada anak usia dini terutama usia 4–5 tahun harus mencerminkan prinsip kebermaknaan (meaningful learning). Materi yang diberikan bukan sekadar hafalan, tetapi harus relevan dengan pengalaman anak sehari-hari. Piaget menyatakan bahwa anak pada tahap praoperasional (2–7 tahun) belajar paling efektif melalui interaksi langsung dengan objek nyata di lingkungan sekitar.

B. Kemampuan Kognitif Berhitung Permulaan Kemampuan berhitung permulaan adalah, keterampilan mengenal angka, menyebutkan angka secara berurutan, menghubungkan angka dengan jumlah benda, serta melakukan operasi hitung sederhana.

Indikator kemampuan berhitung permulaan yaitu menyebutkan angka 1–10, mencocokkan jumlah benda dengan angka, penjumlahan sederhana, pengurangan sederhana, jarimatika.

C. Media Audio Visual
Media audio visual adalah media yang menyampaikan informasi melalui gabungan suara dan gambar bergerak. Adapun media audio visual yang digunakan dalam penelitian ini adalah video pembelajaran interaktif berhitung permulaan 1–10.

Video ini, menampilkan penjelasan dan instruksi guru secara nyata, dipadukan dengan gambar serta suara. Media ini membantu anak lebih fokus, mempermudah memahami konsep abstrak, serta membuat pembelajaran menjadi lebih menarik. Kelebihan media audio visual antara lain mampu menarik perhatian, mengatasi keterbatasan pengalaman anak, dan membuat pembelajaran lebih kontekstual.

METODE PENELITIAN
Penelitian ini, menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu (quasi experiment) desain One Group Pretest-Posttest. Subjek penelitian adalah 8 anak kelompok A usia 4–5 tahun di PAUD HI Tunas Mandiri.

Instrumen penelitian, berupa lembar observasi kemampuan berhitung permulaan dengan indikator menyebutkan angka 1–10, mencocokkan jumlah benda dengan angka, melakukan penjumlahan dan pengurangan sederhana, serta jarimatika. Data dikumpulkan melalui pretest dan posttest, kemudian dianalisis menggunakan uji normalitas dan perhitungan N-Gain untuk mengetahui hasil dari perlakuan.

HASIL DAN PEMBAHASAN
Rata-rata nilai pretest peserta didik adalah 7,88, sedangkan nilai rata-rata posttest mencapai 16,75. Selain itu, hasil perhitungan N-Gain menunjukkan angka rata-rata 0,7686 atau 76,86%, yang termasuk dalam kategori tinggi.

Temuan ini, menunjukkan bahwa media audio visual memberikan pengaruh terhadap peningkatan kognitif berhitung permulaan.

KESIMPULAN
Penggunaan media audio visual, terbukti berpengaruh dalam meningkatkan kemampuan berhitung permulaan anak usia 4–5 tahun di PAUD HI Tunas Mandiri.

Hal ini ditunjukkan, melalui peningkatan nilai rata-rata dari hasil pretest ke posttest yang signifikan setelah dilakukan pembelajaran menggunakan media audio visual.

Hasil perhitungan N-gain, menunjukkan peningkatan yang tergolong dalam kategori tinggi, yang berarti media audio visual mampu memberikan pengaruh positif terhadap perkembangan kognitif berhitung permulaan anak.

Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa hipotesis alternatif (Ha) diterima, yaitu penerapan media audio visual berpengaruh untuk meningkatkan kemampuan kognitif berhitung permulaan (1–10) pada anak usia 4–5 tahun di PAUD HI Tunas Mandiri. (*)

*Penulis adalah Mahasiswa Universitas Bina Bangsa

Tags: Media Audio VisualOpiniUniversitas Bina Bangsa
ShareTweetKirimShareShareKirim

Berita Terkait

IMG-20250722-WA0004
Kolom

Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih Di Provinsi Banten Setelah Terbentuk Mau Dibawa Kemana ?

Selasa, 22 Jul 2025 09:23 WIB
IMG-20250720-WA0009
Kolom

Regulasi Apotek Desa, Harapan Baru Atau Angan-angan Baru?

Minggu, 20 Jul 2025 11:45 WIB
Surat Cinta untuk Bupati dan Wali Kota se-Banten, Janji Sekolah Gratis (2)
Headline

Surat Cinta untuk Bupati dan Wali Kota se-Banten, Janji Sekolah Gratis (2)

Selasa, 15 Jul 2025 17:35 WIB
Surat Cinta untuk Gubernur, Janji Sekolah Gratis (1)
Headline

Surat Cinta untuk Gubernur, Janji Sekolah Gratis (1)

Senin, 14 Jul 2025 18:48 WIB
Janji Pendidikan Gratis Banten: Manis di Bibir, Pahit di Madrasah
Kolom

Janji Pendidikan Gratis Banten: Manis di Bibir, Pahit di Madrasah

Senin, 14 Jul 2025 18:33 WIB
IMG-20250709-WA0096
Kolom

Kebijakan Pendidikan Gratis Di Provinsi Banten Bukan Sekedar Nol Rupiah

Rabu, 9 Jul 2025 21:19 WIB
Penghargaan Paritrana Award Kab Taangerang
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Ir. Bambang Sapto Nurjahja, MM., MT)
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Dra. Ratih Rahmawati, MM)
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Hendri Hermawan, SH., M.Si)

Berita Pilihan

IMG_20260513_095131

Praktik “Titip Jabatan” Disebut Masih Terjadi, Penerapan Manajemen Talenta Dipersoalkan

Rabu, 13 Mei 2026 09:57 WIB
Umat Katolik saat melakukan ziarah di Goa Maria Kanada di Kampung Narimbang Dalam, Kelurahan Jatimulya, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Jumat (15/5/2026). (ISTIMEWA)

Di Bukit Sunyi Lebak, Ribuan Umat Katolik Datang Menitipkan Harapan di Goa Maria Kanada

Jumat, 15 Mei 2026 16:39 WIB
Sekda Lebak Beberkan Kendala Naiknya Gaji PPPK Paruh Waktu

Sekda Lebak Beberkan Kendala Naiknya Gaji PPPK Paruh Waktu

Selasa, 12 Mei 2026 18:29 WIB
Kepala Dinas Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan (DKBPPPA) Kabupaten Serang, Haerofiatna. (DOKUMEN/SATELITNEWS.COM)

Kepala DKBPPPA Kabupaten Serang Akan Biayai Korban Pencabulan Di Kramatwatu

Senin, 18 Mei 2026 19:05 WIB
IMG_20260515_191509

Bendungan Polor Cipondoh Dinilai Perlu Dievaluasi

Sabtu, 16 Mei 2026 06:30 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.