Senin, 18 Mei 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
Home Kolom

80 Tahun Merdeka: Saatnya Madrasah, Guru, dan Pendidikan Agama Nonformal Menjadi Prioritas Negara

Oleh: Yana Karyana*

Oleh Deddy Maqsudi
Kamis, 14 Agu 2025 15:07 WIB
Rubrik Kolom
80 Tahun Merdeka: Saatnya Madrasah, Guru, dan Pendidikan Agama Nonformal Menjadi Prioritas Negara

HUT KEMERDEKAAN: Yana Karyana, Pemerhati Pendidikan Banten/ Sekretaris Komisi Pendidikan dan Pesantren DPP PK-Tren Indonesia. (DOK PRIBADI)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

INDONESIA segera memasuki usia 80 tahun kemerdekaan pada 17 Agustus 2025. Delapan dekade adalah usia yang matang bagi sebuah bangsa, namun kematangan itu belum sepenuhnya tercermin di sektor pendidikan-terutama pada madrasah dan lembaga pendidikan agama nonformal. Jika kemerdekaan diukur dari kualitas pendidikan mereka, jawabannya pahit: kemerdekaan itu belum sepenuhnya hadir.

Di balik gegap gempita perayaan kemerdekaan, kita masih menemukan guru honorer madrasah yang dibayar di bawah UMR, ruang kelas yang rapuh, laboratorium yang tak pernah ada, dan madrasah diniyah, TPQ, serta pondok pesantren yang hanya mendapat perhatian ketika musim politik tiba.

Madrasah: Pilar Karakter yang Diabaikan
Madrasah tidak lahir untuk menjadi pendidikan kelas dua. Ia memadukan pengetahuan umum dan nilai-nilai agama, membentuk generasi yang cerdas sekaligus berakhlak. Namun realitasnya, madrasah kerap diposisikan sekadar pelengkap dalam sistem pendidikan nasional.

Kurikulum berbasis cinta yang mulai diterapkan di sebagian madrasah adalah langkah maju. Tetapi cinta yang tidak diiringi dukungan kebijakan dan anggaran hanya akan menjadi slogan indah, tanpa kaki untuk berjalan.

Pendidikan Agama Nonformal: Penjaga Moral Bangsa
Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT), TPQ, dan Pesantren adalah garda sunyi pendidikan bangsa. Mereka mengajarkan akhlak, disiplin, dan rasa cinta tanah air di luar jam sekolah formal. Namun, sebagian besar berjalan dengan dana swadaya, fasilitas seadanya, dan pengajar yang bekerja tanpa jaminan kesejahteraan.

Jika negara terus meminggirkan mereka, maka yang dipertaruhkan bukan hanya lembaga pendidikan, tetapi salah satu benteng moral bangsa.

BeritaTerbaru

IMG_20250912_144908

Inklusi Layanan Disabilitas Bukan Ilusi

Jumat, 12 Sep 2025 14:51 WIB
IMG_8130

Pengaruh Media Audio Visual untuk Meningkatkan Kemampuan Kognitif Berhitung Permulaan (1–10) Anak Usia 4–5 Tahun di PAUD HI Tunas Mandiri

Kamis, 11 Sep 2025 19:12 WIB
IMG-20250818-WA0030

80 Tahun Indonesia Merdeka Ala Kampung Santri; Napak Tilas Kemerdekaan Belajar Mengajar, Menjadikan Pesantren sebagai Kluster Ketahanan Pangan Nasional dan Dunia

Selasa, 19 Agu 2025 11:28 WIB
Perempuan Banten di Persimpangan Jalan

Perempuan Banten di Persimpangan Jalan

Jumat, 1 Agu 2025 13:27 WIB

Guru: Pejuang di Garis Depan
Tak akan ada pendidikan berkualitas tanpa guru yang sejahtera. Sayangnya, masih banyak guru madrasah dan pengajar nonformal yang hidup di bawah garis kemiskinan. Mereka diminta mencetak generasi emas, namun harus bergulat dengan kesulitan hidup sehari-hari. Guru yang mengabdi demi membentuk karakter bangsa tidak seharusnya menjadi “pejuang miskin penghargaan”.

Meningkatkan Posisi Tawar Madrasah
Madrasah dan pendidikan agama nonformal kerap memiliki posisi tawar yang lemah di hadapan negara. Perhatian dan dukungan pemerintah sering kali bersifat musiman, menguat menjelang pemilu lalu meredup setelahnya.

Sudah saatnya madrasah menjadi subjek utama kebijakan pendidikan nasional, bukan sekadar objek politisasi.

Lima Langkah Konkret Menuju Kemerdekaan Pendidikan
Pertama, pendanaan yang setara dan berkelanjutan. BOS untuk madrasah harus disamakan dengan sekolah umum. Pemerintah juga perlu menyediakan dana operasional khusus untuk madrasah Diniyah, TPQ, dan Pesantren secara rutin, bukan hanya hibah sementara.

Kedua, modernisasi infrastruktur. Anak-anak madrasah berhak mendapatkan fasilitas yang layak: laboratorium, perpustakaan, akses internet, dan sarana digital yang memadai. Digitalisasi di madrasah adalah kebutuhan, bukan kemewahan.

Ketiga, kesejahteraan guru yang manusiawi. Semua guru, baik formal maupun nonformal, harus menerima gaji minimal setara UMR. Guru di wilayah 3T layak mendapat insentif khusus, jaminan kesehatan, dan fasilitas perumahan agar dapat mengajar dengan tenang.

Keempat, legalitas dan pengakuan resmi. Madrasah Diniyah, TPQ, dan pesantren harus diakui setara dalam sistem pendidikan nasional. Guru dan ustaz perlu mendapatkan pelatihan dan sertifikasi sebagai bentuk penghargaan atas perannya.

Kelima, kebijakan yang bebas dari politisasi. Pendidikan tidak boleh dijadikan komoditas politik. Bantuan dan dukungan harus berbasis pada kebutuhan riil, bukan agenda elektoral.

Penutup: Kemerdekaan yang Menyentuh Kehidupan Nyata
Kemerdekaan sejati bukan sekadar parade atau pidato. Ia nyata ketika guru tidak lagi khawatir soal makan besok, ketika madrasah memiliki fasilitas setara dengan sekolah negeri, dan ketika madrasah diniyah serta pesantren dihargai sama pentingnya dalam membangun bangsa.

Jika kita menunggu hingga usia 100 tahun untuk memperbaiki pendidikan agama nonformal, berarti kita dengan sadar mengorbankan generasi emas yang ada di depan mata. Kemerdekaan pendidikan harus dimulai sekarang dengan keberanian politik, keseriusan kebijakan, dan komitmen moral yang tidak tergoyahkan. (*)

*(Pemerhati Pendidikan Banten/ Sekretaris Komisi Pendidikan dan Pesantren DPP PK-Tren Indonesia)

Tags: hut kemerdekaanmadrasahPENDIDIKAN
Share1TweetKirimShareShareKirim

Berita Terkait

IMG-20250722-WA0004
Kolom

Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih Di Provinsi Banten Setelah Terbentuk Mau Dibawa Kemana ?

Selasa, 22 Jul 2025 09:23 WIB
IMG-20250720-WA0009
Kolom

Regulasi Apotek Desa, Harapan Baru Atau Angan-angan Baru?

Minggu, 20 Jul 2025 11:45 WIB
Surat Cinta untuk Bupati dan Wali Kota se-Banten, Janji Sekolah Gratis (2)
Headline

Surat Cinta untuk Bupati dan Wali Kota se-Banten, Janji Sekolah Gratis (2)

Selasa, 15 Jul 2025 17:35 WIB
Surat Cinta untuk Gubernur, Janji Sekolah Gratis (1)
Headline

Surat Cinta untuk Gubernur, Janji Sekolah Gratis (1)

Senin, 14 Jul 2025 18:48 WIB
Janji Pendidikan Gratis Banten: Manis di Bibir, Pahit di Madrasah
Kolom

Janji Pendidikan Gratis Banten: Manis di Bibir, Pahit di Madrasah

Senin, 14 Jul 2025 18:33 WIB
IMG-20250709-WA0096
Kolom

Kebijakan Pendidikan Gratis Di Provinsi Banten Bukan Sekedar Nol Rupiah

Rabu, 9 Jul 2025 21:19 WIB
Penghargaan Paritrana Award Kab Taangerang
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Ir. Bambang Sapto Nurjahja, MM., MT)
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Dra. Ratih Rahmawati, MM)
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Hendri Hermawan, SH., M.Si)

Berita Pilihan

Kepala DKPP Kabupaten Serang, Suhardjo. (SIDIK/SATELITNEWS.COM)

DKPP Kabupaten Serang Pastikan Hewan Kurban Aman Dikonsumsi Masyarakat

Selasa, 12 Mei 2026 16:27 WIB
Kanwil DJP Banten Tetapkan Tersangka Tindak Pidana Perpajakan Penyidikan Pabrik Baja di Tangerang

Kanwil DJP Banten Tetapkan Tersangka Tindak Pidana Perpajakan Penyidikan Pabrik Baja di Tangerang

Rabu, 13 Mei 2026 11:13 WIB
Target 226 Titik Koperasi Desa Merah Putih di Lebak Tuntas Juli

Prabowo Resmikan 1.000 Koperasi Merah Putih Usai Hadiri Peresmian Museum Marsinah

Sabtu, 16 Mei 2026 11:21 WIB
May Day, BPJS Ketenagakerjaan Tegaskan Pentingnya Perlindungan Pekerja

May Day, BPJS Ketenagakerjaan Tegaskan Pentingnya Perlindungan Pekerja

Selasa, 12 Mei 2026 18:48 WIB
Wakil Bupati Tangerang Buka Sosialisasi Isbat Nikah Terpadu

Wakil Bupati Tangerang Buka Sosialisasi Isbat Nikah Terpadu

Rabu, 13 Mei 2026 13:44 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.