SATELITNEWS.COM, TANGSEL–Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie menyampaikan bahwa 35 Puskesmas sudah siap untuk melakukan pelayanan program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG). Diketahui, program yang diperuntukkan bagi warga yang berulang tahun dimulai serentak pada Senin (10/2/2025).
“Jadi Tangsel sendiri pertama mengucapkan terimakasih atas kebijakan yang diambil pemerintah pusat atas kebijakan cek kesehatan gratis ini. Kami sudah menyiapkan 35 puskesmas di Tangsel untuk pelayanan cek kesehatan gratis,” ujarnya di Puskesmas Ciater.
Benyamin mengatakan bahwa pihaknya juga telah mensosialisasikan program tersebut sejak jauh-jauh hari baik secara langsung ataupun melalui media sosial milik Pemkot Tangsel.
“Kemudian informasi juga sudah kami berikan ke berbagai macam sosial media, sosialisasi secara langsung, dan tentu untuk memudahkan pelayanan. 35 puskesmas didukung oleh RSUD dan apabila yang perlu dilakukan pemeriksaan dengan lengkap,” katanya.
Benyamin mengklaim, program yang diperuntukkan untuk melakukan pemetaan pola kesehatan masyarakat juga berkesinambungan dengan tingkat harapan hidup.
“Target kami melengkapi target dari pemerintah pusat, selain pemetaan pola penyakit di Tangsel atau pola kesehatan masyarakat juga dalam kaitan dengan memperpanjang usia harapan hidup yang saat ini 75 tahun kami mau meningkatkan,” paparnya.
Baca Juga: Jaminan Sosial Ketenagakerjaan untuk Pekerja Rentan Bakal Diperkuat Lewat Perda
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Tangsel, Allin Hendalin Mahdaniar memastikan bahwa layanan kesehatan gratis ini tetap berkualitas dengan sistem pelayanan yang terstruktur di puskesmas.
“Puskesmas di Tangsel sudah siap memfasilitasi pemeriksaan kesehatan secara gratis ini. Kami juga sudah menyediakan ruangan khusus, tenaga kesehatan, serta alat kesehatan yang dibutuhkan untuk program ini,” kata Allin.
Menurutnya, puskesmas di Tangsel memiliki alur pemeriksaan yang jelas, termasuk perkiraan waktu layanan bagi tiap kelompok usia. Dengan tenaga medis yang sudah mencukupi serta fasilitas pemeriksaan yang menggunakan sarana dan prasarana yang ada di puskesmas.
Dinkes Tangsel juga berharap program layanan kesehatan gratis ini dapat menjangkau masyarakat secara luas dan memberikan manfaat nyata bagi kesehatan mereka.
“Kami ingin memastikan masyarakat mendapatkan layanan pemeriksaan gratis secara merata, terutama pada hari ulang tahun mereka. Program ini juga bertujuan untuk mendeteksi masalah kesehatan sejak dini, mencegah penyakit di kemudian hari, dan pada akhirnya meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” ungkapnya.
Dengan sistem yang telah disiapkan, diharapkan program ini dapat berjalan lancar dan memberikan dampak positif bagi kesehatan warga Tangsel. Program PKG dapat diakses di puskesmas dan Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) seperti klinik pratama, tempat praktik tenaga medis, dan tenaga kesehatan. Bagi masyarakat yang berulang tahun pada Januari-Maret 2025, layanan ini masih bisa diakses hingga April 2025.
Baca Juga: Benyamin Davnie Gagas Homeschooling untuk Anak Kurang Mampu
Pemeriksaan dilakukan sesuai siklus hidup, dengan layanan seperti pemeriksaan kelainan bawaan pada bayi baru lahir, pengukuran pertumbuhan dan perkembangan balita, pengukuran tekanan darah, gula darah, dan fungsi ginjal. Serta pemeriksaan indera (mata dan telinga), pemeriksaan gigi, kesehatan jiwa, dan lainnya.
Untuk mengakses layanan ini, masyarakat perlu memastikan keaktifan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan mengikuti beberapa tahapan, mulai dari mengunduh SATUSEHAT Mobile (SSM) hingga menunjukkan kode tiket hasil skrining kepada petugas di FKTP.
Program ini diatur dalam Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor: HK.01.07/MENKES/33/2025 tentang Petunjuk Teknis Pemeriksaan Kesehatan Gratis Hari Ulang Tahun, yang menegaskan pentingnya pemeriksaan kesehatan sebagai upaya pencegahan dan peningkatan kualitas hidup.
Sebagai informasi, Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM), Muhaimin Iskandar memantau langsung program pemeriksaan kesehatan gratis di Puskesmas Ciater, Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), pada Senin (10/2/2025). (eko)
























