SATELITNEWS.COM, JAKARTA—Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Amalia Adininggar Widyasanti, mengungkapkan bahwa berdasarkan data tahun 2024, rata-rata lama sekolah untuk penduduk Indonesia usia 15 tahun ke atas hanya mencapai 9,22 tahun.
“Secara nasional, rata-rata penduduk Indonesia yang berusia 15 tahun ke atas telah menempuh pendidikan selama 9,22 tahun atau lulus kelas 9 SMP atau sederajat,” ujar Amalia dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi X DPR, Selasa (4/3/2025).
Angka Rata-rata Lama sekolah didefinisikan sebagai rata-rata jumlah tahun yang ditempuh oleh penduduk berumur 15 tahun ke atas untuk menempuh semua jenjang pendidikan yang pernah dijalani.
Untuk mereka yang tamat SD diperhitungkan lama sekolah selama 6 tahun, tamat SMP diperhitungkan lama sekolah selama 9 tahun, tamat SM diperhitungkan lama sekolah selama 12 tahun tanpa memperhitungkan apakah pernah tinggal kelas atau tidak.
Amalia mengungkapkan bahwa rata-rata ini mengalami disparitas atau perbedaan yang cukup tinggi jika dilihat dari rata-rata tertinggi serta terendahnya.
“Untuk DKI Jakarta yang paling tinggi, rata-rata lama sekolahnya adalah 11,5 tahun, artinya ini SMA belum lulus,” kata dia. Sementara, rata-rata yang paling rendah ada di Provinsi Papua Pegunungan yang hanya mencapai 5,1 tahun atau jenjang SD saja tidak lulus.
Ketimpangan ini menjadi tantangan tersendiri bagi pemerintah. Terlebih jika dibandingkan dengan data harapan lama sekolah yang diungkap oleh anak-anak berumur 7 tahun.
Angka Harapan Lama Sekolah (HLS) didefinisikan sebagai lamanya sekolah (dalam tahun) yang diharapkan akan dirasakan oleh anak pada umur tertentu di masa mendatang.
“Untuk Indonesia, harapan lama sekolah untuk anak umur 7 tahun di tahun 2024, mereka berharap bisa sekolah hingga 13,21 tahun di masa yang akan datang, atau kira-kira tahun pertama perguruan tinggi,” ujar Amalia.
Angka harapan lama sekolah terpanjang ini datang dari Provinsi Yogyakarta, di mana anak-anaknya berharap bisa mengenyam pendidikan hingga tahun ketiga perguruan tinggi atau lulus D3. Sementara itu, anak-anak di Provinsi Papua Tengah hanya berharap bisa lulus SMP.
Sebelumnya, BPS melaporkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) 2024 mencapai 75,98 atau dalam kategori tinggi. Angka ini naik 0,85% dari tahun 2023 sebesar 74,39.
Umur harapan hidup saat lahir di Indonesia saat ini menjadi 74,15 tahun. Artinya rata-rata tahun 2024 rata-rata umur bayi baru lahir diperkirakan hidup hingga usia 74,15 tahun.
“Rata-rata lama sekolah 8,85 tahun. Artinya usia 25 tahun ke atas di Indonesia memiliki rata-rata lama sekolah selama 8,85 tahun atau setara SMP kelas tiga,” terang Amalia pada Jumat (15/11/2024). Adapun harapan lama sekolah 13,21 tahun atau setara kuliah tahun ke dua.
Dalam laporan tersebut juga diungkap rata-rata pengeluaran riil per kapita per tahun di Indonesia pada 2024 sebesar Rp12.341.000.
IPM merupakan ukuran perbandingan dari harapan hidup, melek huruf, pendidikan, dan standar hidup. Sederhananya, IPM menjelaskan bagaimana penduduk dapat mengakses hasil pembangunan dalam memperoleh pendapatan, kesehatan, pendidikan dan lain sebagainya. (rmg/san)