SATELITNEWS.COM, TANGSEL-Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) berencana bakal menambah empat unit mesin pompa baru yang bakal disebar pada wilayah rawan banjir. Wacana penambahan ini buntut banjir yang terjadi pada, Selasa (4/3/2025) lalu.
“Waktu di akhir tahun kemarin sempat ada hujan ya, cuman Alhamdulillah tidak sampai banjir. Tapi kemarin dengan debit air yang cukup tinggi ya di Jabodetabek, memang ini perlu penambahan lagi pompa,” ujar Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan, Kamis (6/3).
“Di Pondok Maharta kemarin kebutuhan minimal 3 titik pompa ya. 3 titik pompa lagi, kita coba. Terus juga di Kampung Bulak butuh 1 titik pompa. Karena sebelumnya Kampung Bulak kan tidak ada banjir,” lanjut Pilar.
Pilar menjelaskan, selain penambahan mesin pompa, pihaknya juga mengklaim terus melakukan koordinasi dengan pihak Dinas Bina Marga Provinsi soal pemasangan turap yang menjadi tanggungjawabnya.
“Pondok Maharta itu kan sudah selesai turapnya. Nah ada sisi-sisi di belakangnya itu yang harus kita pasang. Tapi itu ada kewenangan dari Provinsi. Makanya kita juga sudah mengajukan ke Provinsi Banten, Dinas Binamarga Provinsi, supaya pemasangan turap di area-area yang memang itu menjadi kepemilikan Provinsi,” bebernya.
Untuk itu, lanjut Pilar, yang menjadi tanggungjawab Pemkot Tangsel akan segera dianggarkan agar dapat meminimalisir kejadian serupa pada waktu mendatang.
Baca Juga: Padat Penduduk, Tiga Kecamatan di Tangsel Rawan Kebakaran
“Tahun ini dianggarkan ya. Kalau misalkan ini kan kita lihat kemarin apa saja yang kurang, berarti tahun ini kita anggarkan. Kemarin saya sudah menyampaikan ke Bina Marga, coba yang kurang-kurangnya tolong dianggarkan buat 2026,” jelasnya.
“Tapi tentu saja kami sendiri, Pemkot Tangsel, berkomitmen bagaimana supaya genangan air pun kita harus tangani, Jangan sampai terjadi karena ini demi kenyamanan masyarakat,” lanjut Pilar. (eko)
























