SATELITNEWS.COM, LEBAK—Pembangunan Tol Serang Panimbang semula ditargetkan selesai 2025 atau awal 2026. Wakil Menteri Pekerjaan Umum (Wawen PU) Diana Kusumastuti menyatakan, ada pengunduran waktu ke akhir 2026. Diana yang tidak menyebutkan apa kendalanya, menyampaikan pengoperasian dilakukan secara bersama Seksi II dan III.
Hal itu diungkapkan Diana Kusumastuti usai dirinya bersama Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka, pihak PT Wika, Gubernur Banten Andra Soni, Wakil Bupati Lebak, Amir Hamza meninjau progres pembangunan Tol Serang Panimbang Seksi II di Kecamatan Cikulur, Kabupaten Lebak, Kamis (6/3/2025).
Untuk di ketahui berdasarkan catatan PT Wijaya Karya (Wika) Serang Panimbang, Progres pembangunan jalan tol Serpan pada seksi II “Rangkasbitung-Cileles” dengan panjang 24,17 kilometer saat ini sudah mencapai 86.14 persen. Sementara untuk seksi 3 Cileles-Bojong dengan panjang 33 km masih dalam pengerjaan yang dilakukan oleh pemerintah pusat. Proses pengerjaan seksi 3 Cileles-Bojong 17,46 km : 91,52 persen, dibagi beberapa bagian dari Seksi 3.B1 masih Proses Lelang PDN. Sementara itu Seksi 3.B2 22,68 persen, Seksi 3.B3 24,23 persen dan Seksi 3.B4 Proses Lelang PDN. PT WIKA menargetkan selesai pada Maret 2025 ini.
“Untuk target sepertinya agak mundur dikit ya. Dari target awal tahun 2026 ini sepertinya akan sampai akhir 2026,” kata Diana. “Jadi Seksi II dan III ini dioperasikan secara bersamaan, sementara kita sudah operasional Seksi I, namun II dan III ini akan lebih optimal bila itu diselesaikan terlebih dahulu, kita doakan 2026 ya,” tutur Diana.
Saat disinggung apakah pada arus mudik tahun 2025 ini Seksi II difungsi, Diana menegaskan tidak ada. “Untuk target fungsional tidak ada, karena jalur ini tidak ada jalur mudik ya.Saya pikir jalur ini (selain tol) masih bisa ya,” jelas Diana.
Tol Serang Panimbang merupakan proyek nasional untuk mendukung Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Tanjung Lesung dan meningkatkan ekonomi masyarakat Banten Selatan. Kata Diana sejauh ini tidak ada kendala, ganti rugi baik di sektor pendidikan, tempat ibadah maupun lainnya sudah selesai tinggal pembangunan kontruksi.
“Karena jalur ini (Serang-Panimbang) tujuannya adalah untuk ke KEK Tanjung Lesung. Dan di Tanjung Lesung ini sudah banyak sekali pariwisata yang sudah dikembangkan. Mudah-mudahan dengan tol ini pariwisata yang ada di KEK, kemudian di Ujung Kulon dan Sumur itu juga bisa berkembang dan untuk daerah-daerah industri ya,” tandanya.
Gubernur Banten Andra Soni mengatakan, pembangunan Tol Serpan sangat dibutuhkan oleh masyarakat Banten. Artinya, tol ini diharapkan bisa segera selesai dan bisa dioperasikan. “Kami tadi menyampaikan langsung ke Bapak Wakil Presiden bahwa tol ini sangat diharapkan oleh kami warga Banten untuk segera bisa beroperasi hingga Penimbang,” kata Andra. “Karena Pemerintah Provinsi maupun Lebak dan Pandeglang punya komitmen untuk memberikan suport ke daerah-daerah pintu tol nya supaya terjadi pertumbuhan ekonomi baru,” sambung Andra singkatnya.(mulyana)