SATELITNEWS.COM, LEBAK—Efisiensi anggaran di lingkungan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Lebak berimbas pada pelayanan kepada masyarakat. Salah satunya adalah kendala pembuatan KTP elektronik yang dilakukan secara langsung dengan cara jemput bola.
Sekretaris Dinas (Sekdis) Disdukcapil Lebak, Asep Raedi mengatakan, anggaran perjalanan dinas merupakan layanan terhadap masyarakat. “Perjalan dinas itukan pelayanan kita terhadap masyarakat, sehingga dengan adanya efisiensi itu agak terhambat,”kata Asep Raedi, Minggu (9/3/2025).
Ia mengatakan, akibat efisiensi anggaran ini mempengaruhi kepada pelayanan pembuatan KTP el di beberapa lokasi yang sudah direncanakan sebelumnya menjadi terhambat. “Misalnya di beberapa puluhan tempat yang sudah direncanakan, sekarang ada keterbatasan,”ujarnya.
Dia menanbahkan anggaran perjalan dinas yang dimiliki Disdukcapil Lebak adalah bentuk pelayanan langsung kepada masyarakat. Seperti ada orang yang memiliki kebutuhan khusus yang ingin membuat KTP el, maka hal itu sebelumnya langsung cepat tanggap ke lokasi melayani. Namun, imbas efisiensi ini pelayanan tersebut terhambat.
“Jadi kita langsung datang melakukan perekaman. Itukan perlu biaya bahan bahkan minyak, tranportasi dan lainya sebagai, itukan dari perjalanan dinas,” ujarnya. “Tapi tadi itu, kalau ada efisiensi sekarang, pelayanan kita juga terbatas,” sambungnya.
Namun begitu dia mengaku, meskipun ada kebijakan efisiensi anggaran diharapkan tidak berpengaruh terhadap target pembuatan KTP-el tahun 2025. “Untuk target kurang lebih kita 1 juta lebih lah pembuatan KTP el tahun ini. Dan mudah-mudah saja tercapai, meksipun tadi itu ada efisiensi anggaran,”harapannya.
Baca Juga: Terdampak Efisiensi Anggaran, Penerima Bansos Di Banten Berkurang
Kepala Disdukcapil Lebak Ahmad Nur menambahkan, efisiensi anggaran pada perjalan dinas di lingkungan OPD yang dipimpinnya dipastikan akan menghambat pada pelayanan KTP secara jemput bola.
Sebab, dari anggaran tersebut menjadi dasar pegawainya bisa langsung ke masyarakat pelosok untuk memberikan layanan pembuatan administrasi kependudukan. “Kita harap masyarakat yang akan melakukan pembuatan administrasi kependudukan untuk memanfaatkan layanan yang ada di kecamatan maupun bisa langsung datang ke Disdukcapil,” pungkasnya.(mulyana)
























