SATELITNEWS.COM, JAKARTA–Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati akhirnya menanggapi kabar pengunduran dirinya. Hal itu disebut sebagai salah satu pemicu IHSG jeblok sepanjang hari kemarin.
Dirinya menyebut dirinya masih menjalankan tugas sebagai bendahara negara. Ia juga memastikan tetap menjalankan amanah yang diberikan presiden. “Saya tegaskan, saya ada di sini, berdiri dan tidak mundur. Saya tegaskan saya mengelola APBN dan bersama dengan tim Kemenkeu terus menjaga keuangan negara,” ujarnya dalam konferensi pers di Direktorat Jenderal Pajak (DJP).
Menkeu menggarisbawahi tanggung jawabnya sebagai bendahara negara untuk pengelolaan APBN akan dilakukan dengan pruden dan optimal. “Kami ada di sini. Kami bertanggung jawab menjaga keuangan negara sebagai instrumen yang luar biasa penting sebagai pencapaian tujuan-tujuan pembangunan negara yang sudah disampaikan Presiden Prabowo dan menjaga kepercayaan masyarakat,’’ tuturnya.
Dia juga turut menyinggung sentimen dalam negeri yang disebut memicu IHSG ambles. Salah satunya adalah faktor kinerja BUMN yang terus menjadi sorotan. Menkeu berpesan kepada seluruh BUMN agar terus memberikan kinerja yang terjaga dan transparan kepada masyarakat.
“Kami menyampaikan pesan kepada BUMN dan Danantara bahwa kepastian pengelolaan BUMN secara profesional dan transparan itu menjadi prinsip yang akan dilakukan. Manajemen BUMN-BUMN tersebut juga bertanggung jawab untuk menjelaskan kepada masyarakat sehingga mereka memiliki tingkat kepercayaan pada perusahaan (BUMN) tersebut,” jelasnya.
Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyikapi santai amblesnya indeks harga saham gabungan (IHSG) kemarin (18/3). Meskipun, penurunan itu sempat memicu kebijakan trading halt oleh Bursa Efek Indonesia (BEI).
Airlangga mengatakan, penurunan IHSG dipengaruhi sejumlah faktor. Dari sisi global, ada FOMC (Federal Open Market Committee) meeting yang ditunggu market. Dari dalam negeri, ada rapat gubernur Bank Indonesia hari ini yang juga ditunggu pasar.
”Yang ketiga tentu seperti biasa, ada saham-saham yang turun akibat mungkin laporan keuangannya ataupun informasinya sudah keluar. Dan, ini ada satu gruplah yang turunnya cukup dalam,” ujarnya di Istana Kepresidenan Jakarta.
Pembekuan perdagangan sementara yang dilakukan BEI kemarin siang dinilai bukan hal baru. Itu juga pernah dilakukan pada masa Covid-19. Yang jelas, lanjut dia, situasi ekonomi Indonesia stabil. Itu terindikasi dari fundamental yang kuat. Dia menilai penurunan atau kenaikan harga saham lumrah di berbagai negara.
”Saham-saham negara lain minggu-minggu lalu turun cukup dalam. Nah, mungkin kemarin kita belum terlalu kena, baru berimbas 1–2 hari,” imbuhnya.
Terkait pendapat analis yang menduga ambruknya IHSG akibat sejumlah kebijakan pemerintah, Airlangga menilai perlu dikaji pendapat tersebut. Airlangga memastikan perkembangan situasi ekonomi terus dipantau. Termasuk dilaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto.
Dalam kesempatan itu, dia juga membantah isu terkait mundur dari jabatannya. Dia memastikan akan tetap bekerja sebagaimana biasanya.
8/3/2025). (Salman Toyibi/Jawa Pos)
”Saya tetap bekerja, konsentrasi bekerja,” imbuh mantan ketua umum Partai Golkar itu.
Tak hanya soal isu dirinya, Airlangga juga menepis isu serupa yang menimpa koleganya, yakni Menteri Keuangan Sri Mulyani. Dia mengaku sudah mengonfirmasi langsung kepada menteri yang akrab disapa Ani itu. ”Ibu Sri Mulyani saya sudah komunikasi tadi siang (kemarin siang), ibu juga sedang bekerja penuh. Jadi itu hoaks,” kata dia. (jpg)