SATELITNEWS.COM, TANGERANG—DPRD Kota Tangerang Rabu (26/3/2025) menggelar paripurna dalam rangka penyampaian Laporan Pertanggungjawaban (LKPj) tahun anggaran (TA) 2024. Dalam paripurna tersebut diterangkan Pemkot Tangerang menutup tahun 2024 dengan berbagai capaian positif dalam pembangunan dan pelayanan publik.
“LKPj ini merupakan bentuk akuntabilitas dan transparansi atas kinerja Pemkot Tangerang dalam menjalankan pembangunan serta pelayanan masyarakat selama tahun 2024,” ujar Wali kota Sachrudin.
Dalam laporan tersebut, Kota Tangerang berhasil mencapai Laju Pertumbuhan Ekonomi (LPE) sebesar 5,04 persen, melampaui target 5,0 persen dengan realisasi 100,80 persen. Angka ini menjadi yang tertinggi di Provinsi Banten, melampaui rata-rata LPE Provinsi Banten sebesar 4,79 persen dan LPE nasional sebesar 5,03 persen.
Selain itu, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) menunjukkan tren penurunan signifikan selama tiga tahun terakhir. Pada tahun 2024, TPT Kota Tangerang turun menjadi 5,92 persen atau berkurang 0,84 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Adapun untuk mendorong investasi dan kemudahan berusaha, Pemkot Tangerang terus menghadirkan inovasi. Salah satunya adalah percepatan penerbitan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dalam layanan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP). Dengan sistem baru, proses penerbitan PBG yang sebelumnya memakan waktu 45 hari kini dapat diselesaikan hanya dalam 10 jam.
“Itu semua sebagai upaya kami untuk terus menghadirkan dan meningkatkan pelayanan agar semakin mudah serta optimal dalam melayani masyarakat Kota Tangerang,” jelasnya.
Baca Juga: Wali Kota Tangerang Sachrudin Putuskan PJJ Diperpanjang hingga Jumat
Dalam kesempatan ini, Wakil Wali Kota Tangerang Maryono, juga menambahkan, bahwa sepanjang tahun 2024, Kota Tangerang meraih banyak capaian positif yaitu dengan 94 penghargaan, seperti opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI untuk ke-17 kalinya secara berturut-turut serta penghargaan Kota Sangat Inovatif dalam Innovative Government Award (IGA).
“Prestasi ini adalah hasil kerja keras seluruh jajaran pemerintah daerah, DPRD, serta dukungan penuh dari masyarakat dan para pemangku kepentingan. Kami berkomitmen untuk terus menghadirkan kebijakan yang inovatif dan berorientasi pada kesejahteraan warga Kota Tangerang. Doakan kita dapat WTP yang ke-18 berturut-turut,,” celetuk Maryono, yang disambut riuh para peserta siding paripurna.
Setelah penyampaian LKPj, Wali Kota Tangerang didampingi wakilnya, turut menyerahkan dokumen LKPj kepada Pimpinan Sidang Paripurna DPRD Kota Tangerang untuk dibahas lebih lanjut dalam mekanisme internal DPRD.
Sementara Ketua DPRD Kota Tangerang Rusdi Alam menekankan, pihaknya nanti akan memberi rekomendasi kepada Pemkot Tangerang usai pembahasan di tingkat panitia khusus (pansus) dilaksanakan. “Pansus kita tunjuk dari masing-masing komisi dan mitranya, nanti kita kaji dari hasil laporan ke kita dari beberapa capaian indikator, di mana beberapa di antaranya sudah melebihi target,serta ada yang belum,” terangnya usai paripurna.
Untuk indicator kinerja yang belum mencapai target, pihaknya siap melakukan pendalaman untuk mengetahui faktor apa saja yang kemudian hasil capaian tidak sesuai target. “Kalau pun yang lebih dari target juga kita akan analisa di teman-teman Pansus faktor apa saja yang menyebabkan melebihi capaian target,” urainya. Sebab bukan tidak mungkin untuk capaian yang melebihi target ternyata lantaran penetapan target terlalu rendah.
“Nah, ketika potensi peningkatan bisa kita dorong tinggi nanti dalam pembahasan di RPJMD didorong. Ini sebenarnya bisa menjadi dasar untuk mengevaluasi capaian-capaian indikator. Makanya lihat lima tahun ke depan seperti apa?” jelasnya. “Kita tinggal lihat faktornya apa saja, program apa saja yang masih bisa kita genjot mana yang bisa dikurangi,” jelasnya. (made)
Baca Juga: Wali Kota Tangerang Imbau Warga Waspada Abu Vulkanik GAK
























