SATELITNEWS.COM, PANDEGLANG – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 151 Kabupaten Pandeglang, digelar berbeda dibandingkan tahun sebelumnya.
Tahun ini, kegiatan seremonial itu dilakukan secara sederhana, karena keterbatasan anggaran akibat efisiensi anggaran yang merupakan kebijakan Pemerintah Pusat.
Tahun ini, rangkaian HUT Pandeglang hanya mengadakan agenda sederhana, yaitu ziarah ke taman makam pahlawan, upacara peringatan HUT Pandeglang, paripurna istimewa, dan papahare atau makan bersama, di gedung Pendopo Kabupaten Pandeglang.
Wakil Bupati Pandeglang Iing Andri Supriadi mengaku, perayaan hari jadi Kabupaten Pandeglang tahun ini berbeda dengan sebelumnya. Oleh karena, dilakukan secara sederhana akibat adanya efIisiensi anggaran.
“Iya jadi terkait hal itu, kita mengikuti instruksi dari Pak Presiden plus ada efisiensi. Jadi, setiap kegiatan kenegaraan baik perayaan hari jadi atau apapun itu, tidak boleh ada keramaian,” kata Iing, Kamis (10/4/2025).
Iing mengatakan, meski dilakukan secara sederhana, namun perayaan tersebut dapat berlangsung dengan baik. Meski demikian, dia mengaku akan terus melaksanakan kegiatan dan program kerja yang sudah ada secara optimal.
“Meski sederhana, yang penting khidmat sekaligus melakukan evaluasi, agar bagaimana kegiatan percepatan pembangunan di Kabupaten Pandeglang berjalan dengan baik,” tambahnya.
Iing juga mengatakan, pihaknya akan melakukan berbagai upaya agar Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Pandeglang bisa terus bertambah, dan kegiatan pembangunan sarana dan prasarana infrastruktur jalan bisa terus dilaksanakan.
“Kami akan mengajak kolaborasi semua komponen, baik Pemprov Banten maupun Pemerintah Pusat, Langkah utama adalah, meningkatkan PAD, menertibkan sektor perizinan, agar bisa mendapatkan tambahan PAD,” ujarnya.
Wakil Ketua Komisi III DPRD Pandeglang Ade Muamar mengatakan, terkait hilangnya kegiatan pembangunan sarana dan prasarana infrastruktur karena efisiensi anggaran, pihaknya tidak bisa berbicara banyak, karena memang kondisi keuangan Pemkab Pandeglang memprihatinkan.
“Mau bagaimana lagi kita, karena ada pemangkasan dan efisiensi, tetapi pembangunan masih ada. Harus bersabar, mudah-mudahan tahun depan bisa digenjot,” ungkap Ade.
“Kita harapkan dari pihak luar, baik dari Pemprov Banten maupun Pemerintah Pusat, karena memang kalau mengandalkan APBD, keuangan kita sangat terbatas,” ucap Politisi PKB ini. (adib)