Rabu, 1 Juli 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News

Dokter Cabul di Garut Ditangkap

Oleh Gatot Riswandi Prasetyo
Rabu, 16 Apr 2025 18:14 WIB
Rubrik Nasional
Dokter Cabul di Garut Ditangkap

Tim MKDK Republik Indonesia tiba di Mapolres Garut, disambut Kapolres AKBP Mochamad Fajar Gemilang, Rabu (16/4/2025). (ISTIMEWA)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, GARUT—MSF dokter kandungan terduga pelaku pelecehan seksual kepada sejumlah pasien di sebuah klinik di Garut telah ditangkap. Kepada polisi, sang dokter membeberkan motif dan modus perbuatan cabulnya.

“Sudah diproses. Pelaku sudah ditangkap sejak kemarin sore. Saat ini masih dalam tahap pemeriksaan oleh penyidik di Mapolres Garut,” ujar Kapolres Garut AKBP Mochamad Fajar Gemilang, Rabu (16/4/2025).

Fajar menjelaskan, pihaknya berhasil melacak keberadaan MSF di Jakarta. Saat dijemput tim dari Sat Reskrim Polres Garut, MSF tidak melakukan perlawanan.

Ketika diperiksa polisi, MSF mengakui melakukan perbuatan pelecehan karena merasa terangsang saat melakukan pemeriksaan USG kandungan pasien. “Motif karena nafsu,” kata Fajar. “Merasa bangkit, terangsang gitu ya, melihat dari pasien atau korban,” kata Fajar.

Terkait modus, Fajar mengungkapkan bahwa pelaku kerap menawarkan layanan USG gratis serta pelayanan medis lain secara personal kepada pasien-pasien tertentu. Tindakan tersebut sengaja dilakukan tanpa tercatat di buku resepsionis klinik, sehingga tidak terdeteksi secara administratif.

“Iya, ada yang ditawari USG gratis atau layanan-layanan lain secara personal, sehingga korban tidak tercatat di buku resepsionis,” jelasnya.

Baca Juga: Makelar Kasus Tak Sakti Tanpa Orang Dalam, Ketua KPK Soroti Jabatan “Basah-Kering”

Sampai kamarin, tercatat baru dua perempuan berusia antara 20 hingga 30 tahun yang secara resmi melaporkan kejadian dugaan pelecehan tersebut ke pihak berwajib. Fajar memastikan bahwa penyelidikan dilakukan dengan menjaga kerahasiaan identitas para korban.

Polres Garut sendiri telah membuka posko pengaduan guna menampung laporan dari pasien lain yang mungkin menjadi korban. Meski baru dua laporan resmi diterima, informasi yang beredar di masyarakat dan media sosial menyebut jumlah korban bisa lebih banyak.

BeritaTerbaru

Kejagung Putuskan Tolak Justice Collaborator Sony Sonjaya, Berikut Ini Alasannya

Kejagung Putuskan Tolak Justice Collaborator Sony Sonjaya, Berikut Ini Alasannya

Selasa, 23 Jun 2026 17:36 WIB
Jokowi Hormati Keputusan Kejaksaan, Roy Suryo & Tifa Siap Tarung

Jokowi Hormati Keputusan Kejaksaan, Roy Suryo & Tifa Siap Tarung

Selasa, 23 Jun 2026 17:31 WIB
Prabowo: NU Tak Pernah Kalah

Prabowo: NU Tak Pernah Kalah

Selasa, 23 Jun 2026 17:28 WIB
Purbaya: Harga Pertamax Berpeluang Turun

Purbaya: Harga Pertamax Berpeluang Turun

Senin, 22 Jun 2026 16:28 WIB

Namun, upaya mengajak korban untuk melapor tidaklah mudah. “Korban sebagian besar adalah ibu-ibu. Mungkin mereka merasa malu jika kasus ini menjadi viral,” kata Fajar.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Garut AKP Joko Prihatin menjelaskan bahwa MSF mulai membuka praktik di wilayah Garut sejak Januari 2023 hingga Desember 2024 saat dia mengundurkan diri. “Dugaan perbuatannya terjadi dalam kurun itu,” kata Joko.

Pihak kepolisian juga menggandeng Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dalam penyelidikan kasus ini. “Kami masih menunggu kehadiran tim dari majelis disiplin Kemenkes. Sebab, sesuai Undang-Undang Kesehatan, dokter yang terlibat pidana harus melalui proses rekomendasi profesi,” tandas Joko.

Selain di klinik swasta yang menjadi TKP kejadian pelecehan seksual, Dokter MSF juga sempat bekerjasama dengan Pemkab Garut, dan berdinas di RS Malangbong. Dia sempat berdinas juga di sebuah rumah sakit swasta.

Baca Juga: Korban Kasus Hanania Capai 1.286 Orang, Total Kerugian Rp35,34 Miliar

Di Jakarta, Asisten Deputi Pelayanan Perempuan Korban Kekerasan dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA), Ratna Oeni Cholifah, memastikan bahwa MSF sudah tidak lagi berpraktik di beberapa fasilitas kesehatan, termasuk Klinik Karya Harsa, Anisa Queen, dan RSUD Malangbong.

Ratna juga mengungkap fakta baru terkait dugaan pelecehan yang dilakukan MSF, terhadap pasiennya di Garut. MSF disebut sempat ditonjok suami pasien setelah tahu sang istri menjadi korban.

“Beberapa bulan lalu (tahun 2024), pelaku pernah ditonjok sama suami pasien (karena pelecehan), tapi berakhir damai,” ungkap Ratna, Rabu (16/4/2025).

Meski kasus itu berakhir damai, lanjut Ratna, dugaan pelecehan oleh Syafril kembali muncul lantaran jumlah korban lebih dari satu. “Karena korban banyak, sekarang di-blow up kembali,” lanjut dia.

Sebelumnya, publik dihebohkan dengan video yang memperlihatkan seorang dokter kandungan tengah melakukan pemeriksaan USG, namun tampak menyentuh bagian tubuh pasien secara tidak pantas. Video tersebut memicu kemarahan masyarakat dan mempercepat proses penelusuran kasus.

Buntut peristiwa itu, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menangguhkan surat tanda registrasi (STR) dokter spesialis obgyn tersebut. Dengan demikian yang bersangkutan tidak diperkenankan melanjutkan praktik terlebih dulu. (rmg/san)

Tags: Garutkasuspelecehan seksual
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

Listrik Jawa Mulai Stabil, Pemadaman Bergilir Ditekan
Nasional

Listrik Jawa Mulai Stabil, Pemadaman Bergilir Ditekan

Senin, 22 Jun 2026 16:24 WIB
Pembahasan RUU Perampasan Aset Dikebut
Nasional

Pembahasan RUU Perampasan Aset Dikebut

Minggu, 21 Jun 2026 13:12 WIB
Bunga Rumah Subsidi Dipastikan Tetap 5 Persen Meski BI Rate Naik
Bisnis

Bunga Rumah Subsidi Dipastikan Tetap 5 Persen Meski BI Rate Naik

Sabtu, 20 Jun 2026 11:00 WIB
Lokasi SIM Keliling di Tangerang dan Jakarta Sabtu 20 Juni
Kota Tangerang

Lokasi SIM Keliling di Tangerang dan Jakarta Sabtu 20 Juni

Sabtu, 20 Jun 2026 10:55 WIB
Headline

Roy Suryo dan dr Tifa Dikabarkan Ditangkap Polisi Pagi Tadi

Jumat, 19 Jun 2026 11:28 WIB
Pemulihan Pascabencana Sumatera, Fokus Geser ke Infrastruktur Permanen
Nasional

Pemulihan Pascabencana Sumatera, Fokus Geser ke Infrastruktur Permanen

Kamis, 18 Jun 2026 15:59 WIB
UMN HUT Satelit News 2026
SARI ASIH Tangerang HUT Satelit News 2026
PARTAI DEMOKRAT DPRD Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
FRAKSI PDI P DPRD Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
DISPORABUDPAR Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
DISPERINDAG Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
DISHUB TANGSEL HUT Satelit News 2026
DINSOS Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
Dinas PERKIM Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
BPBD Kota Tangerang HUT Satelit News 2026
PORDA XII PEPARPEDA IX Kota Cilegon
PT LKM WTP KAB TANGERANG
WTP Kab Tangerang

Berita Pilihan

Terseret Arus Laut Cihara, Wisatawan Asal Jakarta Ditemukan Tewas di Lebak

Terseret Arus Laut Cihara, Wisatawan Asal Jakarta Ditemukan Tewas di Lebak

Minggu, 28 Jun 2026 19:00 WIB
Dosen Prodi Ilmu Pemerintahan Universitas Pamulang (Unpam) dan Peneliti Senior Citra Institute, Agisthia Lestari. (ISTIMEWA)

Putusan MK dan Harapan Baru Perempuan, Dunia Politik Indonesia Lebih Berwarna

Selasa, 30 Jun 2026 11:11 WIB
Ngaku Anggota Polisi dan Wartawan, Sindikat Peras Pedagang Rokok di Pasar Kemis

Ngaku Anggota Polisi dan Wartawan, Sindikat Peras Pedagang Rokok di Pasar Kemis

Kamis, 25 Jun 2026 16:17 WIB
Wali Kota Tangerang Ajak Bangun SDM Berkualitas dari Keluarga

Wali Kota Tangerang Ajak Bangun SDM Berkualitas dari Keluarga

Senin, 29 Jun 2026 15:16 WIB
112 Anak Yatim dan Duafa di Lebak Dikhitan Gratis

112 Anak Yatim dan Duafa di Lebak Dikhitan Gratis

Kamis, 25 Jun 2026 20:04 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.