Minggu, 6 September 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Dokter Cabul di Garut Ditangkap

Oleh Gatot Riswandi Prasetyo
Rabu, 16 Apr 2025 18:14 WIB
Rubrik Nasional
Dokter Cabul di Garut Ditangkap

Tim MKDK Republik Indonesia tiba di Mapolres Garut, disambut Kapolres AKBP Mochamad Fajar Gemilang, Rabu (16/4/2025). (ISTIMEWA)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, GARUT—MSF dokter kandungan terduga pelaku pelecehan seksual kepada sejumlah pasien di sebuah klinik di Garut telah ditangkap. Kepada polisi, sang dokter membeberkan motif dan modus perbuatan cabulnya.

“Sudah diproses. Pelaku sudah ditangkap sejak kemarin sore. Saat ini masih dalam tahap pemeriksaan oleh penyidik di Mapolres Garut,” ujar Kapolres Garut AKBP Mochamad Fajar Gemilang, Rabu (16/4/2025).

Fajar menjelaskan, pihaknya berhasil melacak keberadaan MSF di Jakarta. Saat dijemput tim dari Sat Reskrim Polres Garut, MSF tidak melakukan perlawanan.

Ketika diperiksa polisi, MSF mengakui melakukan perbuatan pelecehan karena merasa terangsang saat melakukan pemeriksaan USG kandungan pasien. “Motif karena nafsu,” kata Fajar. “Merasa bangkit, terangsang gitu ya, melihat dari pasien atau korban,” kata Fajar.

Terkait modus, Fajar mengungkapkan bahwa pelaku kerap menawarkan layanan USG gratis serta pelayanan medis lain secara personal kepada pasien-pasien tertentu. Tindakan tersebut sengaja dilakukan tanpa tercatat di buku resepsionis klinik, sehingga tidak terdeteksi secara administratif.

“Iya, ada yang ditawari USG gratis atau layanan-layanan lain secara personal, sehingga korban tidak tercatat di buku resepsionis,” jelasnya.

Baca Juga: Waspada Penyakit ISPA, 1,9 Juta Warga Banten Terjangkit

Sampai kamarin, tercatat baru dua perempuan berusia antara 20 hingga 30 tahun yang secara resmi melaporkan kejadian dugaan pelecehan tersebut ke pihak berwajib. Fajar memastikan bahwa penyelidikan dilakukan dengan menjaga kerahasiaan identitas para korban.

Polres Garut sendiri telah membuka posko pengaduan guna menampung laporan dari pasien lain yang mungkin menjadi korban. Meski baru dua laporan resmi diterima, informasi yang beredar di masyarakat dan media sosial menyebut jumlah korban bisa lebih banyak.

BeritaTerbaru

Diungkap Mantan Stafsus Yaqut, 24 Anggota DPR Minta Uang Oleh-oleh Di Arab Saudi

Diungkap Mantan Stafsus Yaqut, 24 Anggota DPR Minta Uang Oleh-oleh Di Arab Saudi

Sabtu, 5 Sep 2026 08:12 WIB
Anggaran MBG Terancam Dipangkas, Ditargetkan di Bawah Rp200 Triliun

Anggaran MBG Terancam Dipangkas, Ditargetkan di Bawah Rp200 Triliun

Jumat, 4 Sep 2026 07:38 WIB
Layanan SIM Keliling Jakarta Selasa 1 September, Cek Lokasinya

SIM Keliling Jakarta Jumat 4 September, Cek Lokasinya di Sini

Jumat, 4 Sep 2026 07:25 WIB
Layanan SIM Keliling Jakarta Selasa 1 September, Cek Lokasinya

SIM Keliling Jakarta Kamis 3 September, Cek di Sini Lokasinya

Kamis, 3 Sep 2026 07:43 WIB

Namun, upaya mengajak korban untuk melapor tidaklah mudah. “Korban sebagian besar adalah ibu-ibu. Mungkin mereka merasa malu jika kasus ini menjadi viral,” kata Fajar.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Garut AKP Joko Prihatin menjelaskan bahwa MSF mulai membuka praktik di wilayah Garut sejak Januari 2023 hingga Desember 2024 saat dia mengundurkan diri. “Dugaan perbuatannya terjadi dalam kurun itu,” kata Joko.

Pihak kepolisian juga menggandeng Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dalam penyelidikan kasus ini. “Kami masih menunggu kehadiran tim dari majelis disiplin Kemenkes. Sebab, sesuai Undang-Undang Kesehatan, dokter yang terlibat pidana harus melalui proses rekomendasi profesi,” tandas Joko.

Selain di klinik swasta yang menjadi TKP kejadian pelecehan seksual, Dokter MSF juga sempat bekerjasama dengan Pemkab Garut, dan berdinas di RS Malangbong. Dia sempat berdinas juga di sebuah rumah sakit swasta.

Baca Juga: Makelar Kasus Tak Sakti Tanpa Orang Dalam, Ketua KPK Soroti Jabatan “Basah-Kering”

Di Jakarta, Asisten Deputi Pelayanan Perempuan Korban Kekerasan dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA), Ratna Oeni Cholifah, memastikan bahwa MSF sudah tidak lagi berpraktik di beberapa fasilitas kesehatan, termasuk Klinik Karya Harsa, Anisa Queen, dan RSUD Malangbong.

Ratna juga mengungkap fakta baru terkait dugaan pelecehan yang dilakukan MSF, terhadap pasiennya di Garut. MSF disebut sempat ditonjok suami pasien setelah tahu sang istri menjadi korban.

“Beberapa bulan lalu (tahun 2024), pelaku pernah ditonjok sama suami pasien (karena pelecehan), tapi berakhir damai,” ungkap Ratna, Rabu (16/4/2025).

Meski kasus itu berakhir damai, lanjut Ratna, dugaan pelecehan oleh Syafril kembali muncul lantaran jumlah korban lebih dari satu. “Karena korban banyak, sekarang di-blow up kembali,” lanjut dia.

Sebelumnya, publik dihebohkan dengan video yang memperlihatkan seorang dokter kandungan tengah melakukan pemeriksaan USG, namun tampak menyentuh bagian tubuh pasien secara tidak pantas. Video tersebut memicu kemarahan masyarakat dan mempercepat proses penelusuran kasus.

Buntut peristiwa itu, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menangguhkan surat tanda registrasi (STR) dokter spesialis obgyn tersebut. Dengan demikian yang bersangkutan tidak diperkenankan melanjutkan praktik terlebih dulu. (rmg/san)

Tags: Garutkasuspelecehan seksual
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

Imingi WNI Gaji Tinggi di Luar Negeri, 7.908 Loker Fiktif Ditutup
Nasional

Imingi WNI Gaji Tinggi di Luar Negeri, 7.908 Loker Fiktif Ditutup

Rabu, 2 Sep 2026 20:59 WIB
620 Anak Terpapar Konten Kekerasan, BNPB Waspadai True Crime Community
Nasional

620 Anak Terpapar Konten Kekerasan, BNPB Waspadai True Crime Community

Rabu, 2 Sep 2026 20:51 WIB
Muhadjir Effendy Bongkar Jejak Pengalihan Kuota Haji
Nasional

Muhadjir Effendy Bongkar Jejak Pengalihan Kuota Haji

Selasa, 1 Sep 2026 17:46 WIB
Destry Damayanti Pimpin BI, Stabilitas Jadi Prioritas
Bisnis

Destry Damayanti Pimpin BI, Stabilitas Jadi Prioritas

Selasa, 1 Sep 2026 17:39 WIB
Kepuasan pada Pemerintah Anjlok, 51,9 Persen Responden Minta Reshuffle
Nasional

Kepuasan pada Pemerintah Anjlok, 51,9 Persen Responden Minta Reshuffle

Senin, 31 Agu 2026 17:31 WIB
Gus Kikin Serukan NU Membumi dan Sentuh Rakyat Kecil, Prabowo Ingin Entaskan Kemiskinan
Nasional

Gus Kikin Serukan NU Membumi dan Sentuh Rakyat Kecil, Prabowo Ingin Entaskan Kemiskinan

Senin, 31 Agu 2026 17:28 WIB
Turut Berduka Cita Atas Wafatnya H. Desri Arwen
Pendaftaran Obyek Subyek Pajak Daerah Bapenda Tangsel
HUT RI Ke 81 Dinas perpustakaan dan arsip Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 PT LKM Artha Kerta Raharja
HUT RI Ke 81 Dinsos Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 Bapenda Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Berita Pilihan

TEKNOLOGI TEPAT GUNA: Gubernur Banten Andra Soni secara simbolis memberikan hadiah juara pertama kategori Produk Unggulan Teknologi Tepat Guna kepada perwakilan pemuda-pemudi Desa Curug Sangereng, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, yang berhasil menciptakan Genset Mini Portable (GEMPI), Kamis (3/9/2026). (ALFIAN/SATELIT NEWS)

Genset Mini Karang Taruna Curug Sangereng Antar Kabupaten Tangerang Juara TTG Banten 2026

Kamis, 3 Sep 2026 20:10 WIB
Sekda Banten, Deden Apriandhi Hartawan. (ISTIMEWA)

Tidak Tahu Bantuan RTLH Berkurang, Sekda Banten Pastikan Evaluasi DPRKP

Rabu, 2 Sep 2026 20:21 WIB
Pohon Tumbang Timpa Rumah di Teluknaga, Remaja Putri Tewas dan Dua Anak Luka-luka

Pohon Tumbang Timpa Rumah di Teluknaga, Remaja Putri Tewas dan Dua Anak Luka-luka

Senin, 31 Agu 2026 21:14 WIB
Venue Porprov VII Banten Masih Belum Memadai

Venue Porprov VII Banten Masih Belum Memadai

Kamis, 3 Sep 2026 13:31 WIB
TERSANGKA PENCURIAN : Empat tersangka pencurian dengan pemberatan diamankan di Mapolda Banten. (ISTIMEWA)

Empat Pelaku Pencurian Rokok dan Tabung Gas Diamankan Ke Mapolda Banten

Jumat, 4 Sep 2026 16:32 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.