SATELITNEWS.COM, JAKARTA—Kementerian Agama memastikan seluruh layanan bagi calon jamaah haji (calhaj) Indonesia pada musim haji 1446 H/2025 M telah siap 100 persen. Mulai dari akomodasi, konsumsi, transportasi, hingga layanan puncak ibadah haji.
“Per hari ini seluruh layanan bagi jemaah haji Indonesia di Arab Saudi telah siap 100 persen. Sebagaimana kita ketahui bersama, jemaah haji Indonesia mulai diberangkatkan ke tanah suci sejak 2 Mei 2025,” kata Direktur Layanan Haji Luar Negeri Kemenag Muchlis M. Hanafi dalam konferensi pers daring terkait penyelenggaraan ibadah haji 1446 H/2025 M, di Jakarta, Minggu (4/5/2025).
Berdasarkan data pada Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu atau SISKOHAT per Minggu (4/5/2025) pukul 8 pagi atau pukul 04.00 waktu Arab Saudi, jumlah jemaah haji yang telah tiba di Arab Saudi sebanyak 40 kloter atau 15.597 orang.
“Sementara pada hari ini rencananya sebanyak 8.307 jamaah akan diberangkatkan. Mereka terbagi dalam 21 kloter yang akan diterbangkan dari tanah air menuju Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz atau AMA di Madinah,” ungkap Muchlis.
Selama berada di Arab Saudi, setiap jamaah haji Indonesia akan mendapatkan jatah konsumsi sebanyak 127 kali makan. Dengan jumlah jamaah reguler mencapai lebih dari 200 ribu orang, total makanan yang disiapkan mencapai sekitar 25,8 juta boks. Layanan konsumsi ini dikerjakan melalui kerja sama dengan 55 perusahaan katering di Makkah dan 21 perusahaan di Madinah.
Pemerintah mengedepankan penggunaan produk dalam negeri, khususnya bumbu masakan. Dari total kebutuhan bumbu sebesar 611 ton, sebanyak 475 ton di antaranya telah berhasil disuplai dari Indonesia.
“Selain praktis, ini juga mendukung produk lokal kita untuk berpartisipasi dalam musim perhajian,” ujar Muchlis dalam konferensi pers daring, Minggu (4/5/2025).
Mengantisipasi tantangan distribusi makanan saat masa puncak haji, terutama karena padatnya lalu lintas di Makkah, Kemenag juga telah menyiapkan 2,4 juta paket makanan siap saji seperti rendang dan opor yang diproduksi oleh perusahaan Indonesia.
Setiap hotel akan diawasi oleh petugas khusus, termasuk pengawas katering, petugas kebersihan, dan tim kesehatan untuk memastikan kualitas layanan tetap terjaga.
Untuk aspek akomodasi, pemerintah menyiapkan total 300 hotel bagi jamaah Indonesia, terdiri atas 205 hotel di Makkah dan 95 hotel di Madinah. Jumlah ini dinilai cukup untuk menampung 203.320 calon haji reguler.
Di Makkah, seluruh hotel berada dalam radius maksimal 4,5 kilometer dari Masjidil Haram. Untuk memudahkan mobilitas jamaah menuju dan dari Masjidil Haram, pemerintah juga menyediakan layanan Bus Sholawat yang beroperasi secara rutin.
Sementara itu, di Madinah, seluruh hotel berada di kawasan Markaziyah, yaitu area paling dekat dengan Masjid Nabawi. Karena lokasinya sangat dekat, jamaah diimbau untuk tidak terburu-buru kembali ke hotel setelah shalat demi menghindari penumpukan antrean.
“Manfaatkan waktu di Masjid Nabawi untuk memperbanyak dzikir. Hal ini juga bertujuan agar tidak terjadi kepadatan antrean hotel,” pesan Muchlis.
Muchlis juga mengingatkan agar jamaah selalu menghafal nomor dan nama hotel mereka serta membawa kartu nama hotel saat bepergian guna menghindari tersesat.
Tahun ini, Indonesia mendapat kuota haji sebanyak 221.000 orang, terdiri atas 203.320 jamaah haji reguler dan 17.680 jamaah haji khusus. Dari total kuota tersebut, sebanyak 190.897 jamaah reguler berhak lunas sesuai urutan porsi, 10.166 jamaah reguler prioritas lanjut usia, 685 pembimbing ibadah pada Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU), serta 1.572 petugas haji daerah (PHD).
Sebagai pendamping jamaah haji, Indonesia mendapat kepastian kuota tambahan petugas haji dari otoritas Arab Saudi sebanyak 2.210 orang, sehingga total petugas haji untuk musim haji 1446 H/2025 Masehi sebanyak 4.420 orang.
Musim haji 2025 mencatatkan keberangkatan jamaah dari rentang usia yang sangat luas. Jamaah tertua yang akan menunaikan ibadah haji tahun ini berusia 85 tahun, sementara yang termuda berusia 18 tahun. Keduanya termasuk dalam kloter pertama yang diberangkatkan malam ini dari Embarkasi Jakarta (JKG 01). (rmg/san)