SATELITNEWS.COM, SERANG – Kawasan wisata Pantai Anyer – Cinangka, salah satu destinasi wisata unggulan di Kabupaten Serang yang terus menggeliat. Bagaimana tidak, objek wisata dengan hamparan pasir yang membentang luas di bibir pantai tersebut, selalu menjadi magnet bagi wisatawan.
Berdasarkan data Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Serang, saat libur panjang saja, jumlah pengunjung yang datang ke wisata pantai tersebut bisa mencapai 100 persen.
“Alhamdulillah, kunjungan wisatawan selama long weekend ada peningkatan. Karena orang sekarang sudah butuh dan sudah menjadi kebutuhan primer untuk berwisata, termasuk kunjungan Anyer – Cinangka dan sekitarnya,” kata Sekretaris Disporapar Kabupaten Serang, Beni Kusnandar, Rabu (14/5/2025).
Beni menuturkan, berdasarkan laporan yang diterimanya seperti objek wisata Bukit Cariang kunjungannya bisa mencapai 800 orang dalam sehari, apalagi di kawasan wisata Anyer – Cinangka saat long weekend terhitung sejak Sabtu (10/5/2025) sampai Selasa (12/5/2025), okupansi di hotel penuh.
“Di Anyer ini, orang tidak akan pernah bosan, sehingga kunjungan wisatawan saat long weekend okupansi di hotel meningkat walaupun tidak merata. Karena keindahan pantainya berbeda, ada yang bisa berenang, ada juga yang hanya bisa dinikmati keindahan pantainya saja,” tuturnya.
Beni pun mengaku, sangat berterimakasih terhadap para pengelola hotel dan para pelaku wisata di Anyer yang bisa menjaga saota pesona. Sehingga, Anyer tetap menjadi bagian ikon terbaik bagi wisatawan yang akan datang ke pantai.
Baca Juga: Ada Isu Megathrust Picu Tsunami, PHRI Kabupaten Serang Merasa Dirugikan
Disinggung soal dampak kunjungan wisata terhadap target Pendapatan Asli Daerah (PAD), Beni mengungkapkan bahwa dari tahun ke tahun PAD dari sektor wisata juga mengalami peningkatan. Tercatat pada tahun 2024 saja, sektor wisata yang menyumbangkan kontribusi terhadap PAD sebesar Rp42,87 Miliar dari target Rp25 Miliar.
“Pendapatan utu dari pajak hotel, pajak hiburan, retribusi jasa usaha, pendapatan denda pajak hotel, pendapatan denda pajak restoran dan pendapatan denda pajak hiburan. Jadi memang sebenarnya melebihi dari target dari 2021, 2022, 2023 dan 2024,” ujarnya.
Sementara, Adiyatama Muda Pariwisata, Jumadi menambahkan, saat long weekend memang kunjungan wisatawan ke wilayah Anyer – Cinangka ada peningkatan yang cukup signifikan. Bahkan arus lalu lintas banyak dialihkan ke mancak dan jalan jalan kecil.
“Berarti kan jalan poros Cilegon mengarah ke Anyer Cilegon. Rata rata pengunjung dari Jabodetabek, langganan pengunjung untuk wisatawan ke Anyer, ada yang ke pantai terbuka dan juga ada yang staycation,” tuturnya.
Melihat kunjungan wisata di Kabupaten Serang yang begitu menggeliat, Jumadi pun mengaku, sangat optimis target kunjungan wisata pada tahun 2025 ini sebanyak 3.504.000 dapat tercapai, meskipun hingga sekarang baru tercapai sekitar 700.000 kunjungan wisatawan.
“Insya Allah tercapai, kunjungan wisatawan pada tahun 2024 saja dari target sebanyak 2.903.000 melampaui target sebanyan 3.060.000,” pungkasnya. (sidik)
Baca Juga: PHRI Ngeluh Sampah, Disporapar Kabupaten Serang Akan Bentuk Satgas
