Minggu, 6 September 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Dedi Mulyadi Tantang KPAI

Oleh Gatot Riswandi Prasetyo
Senin, 19 Mei 2025 17:24 WIB
Rubrik Nasional
Dedi Mulyadi Tantang KPAI

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyambangi KPK, Senin (19/5/2025). Kehadirannya terkait membahas sejumlah program agar tidak dikorupsi. (ISTIMEWA)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, JAKARTA—Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memastikan program pembinaan siswa bermasalah melalui pelatihan di barak militer akan terus berjalan dan diperluas, meski Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mengingatkan adanya potensi pelanggaran hak anak.

Dedi menyampaikan banyak peserta program menunjukkan perubahan sikap yang signifikan. “Perubahan sikap anak, seperti kedisiplinan dan rasa empati, terlihat jelas. Bahkan ada yang menangis di depan ibunya dan mencium kakinya. Hal seperti ini belum tentu didapat dari pendidikan di sekolah,” ujarnya, saat memberikan keterangan kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin (19/5).

Dedi menegaskan pemerintah provinsi berkomitmen memperluas program ini dengan melibatkan pemerintah kabupaten dan kota. Ia menargetkan program ini bisa menjangkau hingga 15.000–20.000 siswa bermasalah di seluruh Jawa Barat.

Sebanyak 273 siswa dari berbagai sekolah di Jawa Barat dijadwalkan lulus dari pelatihan di Dodik Bela Negara Rindam III Siliwangi, Lembang, Kabupaten Bandung Barat, pada Selasa (20/5). Mereka telah menjalani pelatihan kedisiplinan dengan metode militer selama beberapa pekan.

“Setelah ini akan ada angkatan baru lagi. Mungkin dari 1.000, 1.500, 2.000, atau bahkan 5.000 siswa. Jika terkoneksi dengan kabupaten-kota, jumlahnya bisa mencapai 15 ribu sampai 20 ribu yang dikelola oleh kami,” katanya. “KPAI mau ambil berapa?” tambahnya dengan setengah bertanya.

Sebelumnya, KPAI mengkritik proses seleksi peserta yang dinilai kurang profesional. Wakil Ketua KPAI Jasra Putra menyatakan bahwa seleksi tidak dilakukan melalui asesmen psikologis profesional, melainkan hanya berdasarkan rekomendasi guru bimbingan konseling (BK). Bahkan, beberapa sekolah tidak memiliki guru BK sama sekali.

Baca Juga: KPAI Catat 426 Kasus Anak

“Program tidak ditentukan berdasarkan asesmen psikolog profesional, hanya rekomendasi guru BK,” ungkap Jasra dalam konferensi pers daring, Jumat (16/5).

KPAI juga menerima laporan bahwa sejumlah siswa merasa tertekan karena ancaman tidak naik kelas jika menolak mengikuti program ini. Sekitar 6,7 persen siswa mengaku tidak tahu alasan mereka dikirim ke barak.

BeritaTerbaru

Diungkap Mantan Stafsus Yaqut, 24 Anggota DPR Minta Uang Oleh-oleh Di Arab Saudi

Diungkap Mantan Stafsus Yaqut, 24 Anggota DPR Minta Uang Oleh-oleh Di Arab Saudi

Sabtu, 5 Sep 2026 08:12 WIB
Anggaran MBG Terancam Dipangkas, Ditargetkan di Bawah Rp200 Triliun

Anggaran MBG Terancam Dipangkas, Ditargetkan di Bawah Rp200 Triliun

Jumat, 4 Sep 2026 07:38 WIB
Layanan SIM Keliling Jakarta Selasa 1 September, Cek Lokasinya

SIM Keliling Jakarta Jumat 4 September, Cek Lokasinya di Sini

Jumat, 4 Sep 2026 07:25 WIB
Layanan SIM Keliling Jakarta Selasa 1 September, Cek Lokasinya

SIM Keliling Jakarta Kamis 3 September, Cek di Sini Lokasinya

Kamis, 3 Sep 2026 07:43 WIB

Ketua KPAI Ai Maryati Solihah menyatakan kondisi tersebut berpotensi melanggar hak anak. “Kami berharap tidak terjadi pelanggaran hak anak, tetapi potensi itu ada,” katanya.

Menanggapi kritik tersebut, Dedi menyatakan terbuka bekerja sama dengan KPAI. Ia berharap lembaga itu turut terlibat dalam pemantauan dan pembinaan kelanjutan siswa setelah lulus program.

Menurut Dedi, program ini merupakan wujud kehadiran negara dalam menangani persoalan sosial yang dialami generasi muda. “Kami harap KPAI datang, melihat anak-anak yang sudah lulus ini. Apa yang akan dilakukan terhadap mereka? Ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah provinsi, tapi juga lembaga seperti KPAI,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa persoalan kenakalan remaja, seperti perundungan, kekerasan, dan kecanduan gim daring, sudah menjadi beban sosial yang harus segera diatasi. Karena itu, pemerintah perlu mengambil langkah meski bersifat darurat.

Baca Juga: KPAI Kecam Kasus Pencabulan Puluhan Siswa SD oleh Guru di Tangsel

Dedi juga menyinggung pendekatan KPAI yang dianggap terlalu teknis. “Kalau KPAI sibuk terus ngurusin persoalan tempat tidur dan sejenisnya, tidak akan bisa menyelesaikan problem anak yang bermasalah,” katanya.

Melalui akun Instagram resminya @dedimulyadi7, Dedi kembali mengajak KPAI terlibat langsung di lapangan. Ia mengharapkan KPAI aktif menangani berbagai persoalan sosial anak dan remaja di daerah, mulai dari kekerasan seksual hingga pergaulan bebas.

“Saya mohon segera KPAI turun ke daerah-daerah, gerakkan KPAI di daerah untuk memberikan perlindungan. Mari bergandengan tangan melindungi anak Indonesia,” kata Dedi dalam video yang menampilkan interaksinya dengan siswa peserta program.

Ia menjelaskan bahwa banyak orang tua kini kehilangan kendali atas anak-anak mereka. Ketika keluarga tidak mampu mengatasi kenakalan remaja, negara harus hadir, termasuk lewat pendekatan yang tidak konvensional.

“Orang tua tak memiliki kesanggupan lagi untuk menangani, jadi ketika ada kebuntuan, saya dan seluruh bupati, wali kota harus memberikan jalan meskipun itu jalan darurat,” ujarnya.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah mengalokasikan lebih dari Rp5 triliun dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk pembangunan infrastruktur serta pembinaan karakter melalui pelatihan seperti ini. “Anggaran pendidikan karakter yang termasuk pembinaan siswa bermasalah di barak berasal dari realokasi belanja yang selama ini tidak efisien,” jelas Dedi.

Meski menuai kritik, Dedi yakin pendekatan ini adalah salah satu solusi darurat untuk menyelesaikan persoalan sosial. Ia berharap semua pihak, termasuk KPAI, duduk bersama merumuskan langkah jangka panjang demi menyelamatkan masa depan anak-anak Indonesia. (rmg/san)

Tags: Dedi Mulyadigubernur jawa baratkpai
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

Imingi WNI Gaji Tinggi di Luar Negeri, 7.908 Loker Fiktif Ditutup
Nasional

Imingi WNI Gaji Tinggi di Luar Negeri, 7.908 Loker Fiktif Ditutup

Rabu, 2 Sep 2026 20:59 WIB
620 Anak Terpapar Konten Kekerasan, BNPB Waspadai True Crime Community
Nasional

620 Anak Terpapar Konten Kekerasan, BNPB Waspadai True Crime Community

Rabu, 2 Sep 2026 20:51 WIB
Muhadjir Effendy Bongkar Jejak Pengalihan Kuota Haji
Nasional

Muhadjir Effendy Bongkar Jejak Pengalihan Kuota Haji

Selasa, 1 Sep 2026 17:46 WIB
Destry Damayanti Pimpin BI, Stabilitas Jadi Prioritas
Bisnis

Destry Damayanti Pimpin BI, Stabilitas Jadi Prioritas

Selasa, 1 Sep 2026 17:39 WIB
Kepuasan pada Pemerintah Anjlok, 51,9 Persen Responden Minta Reshuffle
Nasional

Kepuasan pada Pemerintah Anjlok, 51,9 Persen Responden Minta Reshuffle

Senin, 31 Agu 2026 17:31 WIB
Gus Kikin Serukan NU Membumi dan Sentuh Rakyat Kecil, Prabowo Ingin Entaskan Kemiskinan
Nasional

Gus Kikin Serukan NU Membumi dan Sentuh Rakyat Kecil, Prabowo Ingin Entaskan Kemiskinan

Senin, 31 Agu 2026 17:28 WIB
Turut Berduka Cita Atas Wafatnya H. Desri Arwen
Pendaftaran Obyek Subyek Pajak Daerah Bapenda Tangsel
HUT RI Ke 81 Dinas perpustakaan dan arsip Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 PT LKM Artha Kerta Raharja
HUT RI Ke 81 Dinsos Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 Bapenda Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Berita Pilihan

Wanita Paruh Baya Ditemukan Tewas di Tangsel, Diduga Akibat Asam Lambung

Wanita Paruh Baya Ditemukan Tewas di Tangsel, Diduga Akibat Asam Lambung

Selasa, 1 Sep 2026 08:54 WIB
DLH Tangsel Gelar Uji Emisi Gratis, Targetkan 500 Kendaraan Per Hari

DLH Tangsel Gelar Uji Emisi Gratis, Targetkan 500 Kendaraan Per Hari

Selasa, 1 Sep 2026 18:03 WIB

TPP PPPK Kota Tangerang Naik 15 Persen, ini Respons Forum Pegawai

Jumat, 4 Sep 2026 18:24 WIB
Empat Gol Lionel Messi Warnai Pesta Inter Miami

Empat Gol Lionel Messi Warnai Pesta Inter Miami

Minggu, 30 Agu 2026 17:29 WIB
Ruben Onsu Tak Hadiri Sidang Gugatan Hak Asuh Anak, Begini Alasannya

Ruben Onsu Tak Hadiri Sidang Gugatan Hak Asuh Anak, Begini Alasannya

Rabu, 2 Sep 2026 19:40 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.