SATELITNEWS.COM, SERANG—Pasangan suami-istri (pasutri), Wadison Pasaribu (37) dan Petry Sihomimbing (35) menjadi korban perampokan. Sang istri Petry bernasib malang karena meninggal dunia dalam keadaan tengkurap dengan tangan terikat di belakang. Sedangkan sang suami Wadison ditemukan dalam kondisi tengkurap dengan tangan dan kaki terikat yang dibungkus karung. Namun, Wadison masih berhasil diselamatkan.
Peristiwa naas itu menimpa warga Perumahan Puri Anggrek, Kelurahan Teritih, Kecamatan Walantaka, Kota Serang sekitar pukul 23.30 WIB Sabtu (31/5) malam dan baru diketahui sekitar Minggu (1/6) pukul 04.00 WIB ketika anak sulung korban melaporkan kejadian tersebut ke tetangga rumahnya.
Kapolresta Serang Kota Kombes Pol Yudha Satria saat di lokasi mengatakan, para perampok diduga lebih dari satu orang. Mereka masuk melalui pintu belakang dengan cara mencongkel kunci pintu.
“Kami masih mengumpulkan alat bukti dan meminta keterangan dari para saksi. Dugaan sementara korban meninggal karena terkena benturan keras di bagian belakang kepala. Sementara si suami masih terbaring lemas di rumah sakit dan belum bisa dimintai keterangannya,” katanya, Minggu (1/6).
Jansen Pasaribu (56), tetangga korban mengatakan, kejadian tersebut baru diketahui sekira pukul 04.38 WIB. Saat itu, anak korban MP (7) mendatangi rumahnya dengan mengetok-ngetok gembok pagar.
Jansen yang terbangun dari tidur lantas melibat ke arah keluar. Namun saat itu, ia tidak melihat MP. Barulah setelah keluar pagar, Jansen melihat MP dalam kondisi menangis dan minta tolong.
Baca Juga: Wanita Asal Bogor Dirampok Usai Bertemu Teman Kencan Online di Cisauk
“Saya langsung ngerasa ada yang enggak beres dan langsung minta tolong,” katanya.
Akhirnya, bersama warga sekitar, Jansen masuk ke dalam rumah korban melalui pintu belakang. Pintu tersebut tidak dalam kondisi terkunci.
“Lewat pintu belakang, kalau depan rumah gemboknya masih dikunci,” ujarnya.
Ketika ditemukan kedua korban ditemukan di tempat terpisah. Di mana sang istri sudah dalam keadaan meninggal dunia.
“Jadi suaminya masih hidup, sekarang sudah di bawa ke rumah sakit Sari Asih, sedangkan jenazah istrinya dibawa ke RS Bhayangkara,” katanya.
Saat berada di dapur, warga mendapati Wadison Pasaribu (37) di dalam karung. Kondisinya sudah sangat lemah.
Baca Juga: Polres Tangsel Ungkap 14 Kasus Begal hingga Curanmor, 16 Tersangka Diamankan
“Suaminya (Wadison Pasaribu-red) dikarungi, kami buka ikatan karungnya. Kondisinya lemas, kami kasih air minum,” katanya.
Setelah menemukan Wadison Pasaribu, warga menuju kamar dan menemukan istrinya, Petry Sihomimbing (35) dalam kondisi tengkurap dan tangan terikat.
“Ketika saya buka ikatan tangannya, tangannya sudah kaku (meninggal-red). Saya langsung ajak warga untuk masuk,” katanya. (luthfi)

















