SATELITNEWS.COM, LEBAK– Sesosok mayat laki-laki ditemukan membusuk di kebun melinjo di Kampung Dungus, Desa Asem Margaluyu, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak. Ketika ditemukan, kondisi mayat sudah dikerumuni lalat.
Polisi yang menangani peristiwa tersebut langsung mengevakuasi ke rumah sakit dan melakukan pemeriksaan dengan meminta keterangan saksi-saki.
Mayat ditemukan pada Kamis (19/6/2025) sore. Polisi yang mendapati laporan dari warga pun langsung memasang garis pembatas dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Polisi pun berhasil mengidentifikasi jasad laki-laki tersebut
“Mayat tersebut bernama Deni Setiawan (30) warga Kampung Kawis , Desa Asem Margaluyu, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak,” kata Kanit Reskrim Polsek Cibadak, Apda Hakiki, Jumat (20/6/2025).
Hasil olah TKP dan meminta keterangan warga setempat. Di lokasi kejadian polisi beberapa barang yang diduga milik korban berupa karung berisikan daun melinjo, sebilah golok, tali tambang, sepeda motor, sepasang sendal serta ranting pohon melinjo.
“Korban diketahui sebagai pemborong daun melinjo. Diduga korban meninggal di karenakan terjatuh dari pohon saat memetik daun melinjo,”ujarnya.
Baca Juga: Mayat yang Terdampar di Persawahan Lebak Teridentifikasi
Hakiki menerangkan, mayat tersebut pertama ditemukan oleh salah seorang warga yang akan pergi ke kebun untuk mengambil daun melinjo. Setibanya di kebun warga melihat ada kaki dan langsung lari memberitahukan kepada warga.
“Warga yang datang ke lokasi pun berdatangan dan melihat ada sesosok mayat laki-laki yang tergeletak di bawah pohon melinjo dengan kondisi sudah membengkak serta menimbulkan bau busuk serta dikerubuti lalat dan belatung,” ujarnya.
Dia menambahkan, keluarga almarhum menolak untuk dilakukan autopsi dan menyadari bahwa kejadian tersebut merupakan musibah dan tidak menuntut secara hukum ke pihak manapun.
“Mayat langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Adjidarmo Rangkasbitung untuk dilakukan visum luar serta pemulasaraan jenazah, karena warga tidak ada yang sanggup untuk memandikan jenazah karena kondisi sudah menimbulkan bau busuk,” ucapnya.(mulyana)
























