SATELITNEWS.COM, TANGERANG — Dalam upaya menekan angka pengangguran dan menyerap tenaga lokal, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang bekerja sama dengan PT PIK 2, menggelar pelatihan satuan pengamanan (security) di Balai Latihan Kerja (BLK) Kecamatan Kosambi, Selasa (24/6). Sebanyak 52 peserta mengikuti pelatihan ini dan nantinya akan ditempatkan di kawasan PIK 2.
Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, menyampaikan bahwa pelatihan telah dimulai sejak Senin (23/6) dan akan berlangsung hingga Jumat (27/6). Menurut pria yang akrab disapa Rudi Maesyal ini, pelatihan security menjadi langkah nyata dalam mempersiapkan sumber daya manusia lokal yang kompeten dan siap kerja, khususnya di bidang pengamanan.
“Pelatihan ini tidak hanya menjadi ajang peningkatan keterampilan, tetapi juga membuka peluang kerja langsung bagi masyarakat, terutama di perusahaan-perusahaan yang berada di kawasan PIK 2,” ujarnya kepada Satelit News.
Rudi juga menegaskan pentingnya peran BLK dalam mencetak tenaga kerja terampil. Ia menekankan bahwa BLK harus mampu memberikan kontribusi nyata terhadap pengurangan angka pengangguran di Kabupaten Tangerang.
“Saya tidak ingin BLK ini tidak memberikan manfaat bagi masyarakat Kabupaten Tangerang. Masyarakat dari luar boleh dilatih, tapi masyarakat kita tetap harus menjadi prioritas,” tegasnya.
Ia juga mendorong agar pelatihan tidak hanya terbatas pada bidang pengamanan. Menurutnya, ke depan, pelatihan di BLK Kosambi harus diperluas ke sektor lain seperti teknisi AC, layanan umum, dan bidang lain yang dibutuhkan oleh dunia industri, termasuk di kawasan PIK 2.
Baca Juga: Dua Padel di Tangsel Beroperasi tanpa Izin, Fraksi PSI Desak Satpol PP Tegas
“Kita harapkan pelatihan di BLK ini bisa mencakup berbagai bidang, sesuai kebutuhan industri dan kawasan PIK 2,” imbuhnya.
Di tempat yang sama, Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tangerang, Rudi Hartono, menjelaskan bahwa pelatihan ini merupakan bentuk integrasi antara pelatihan dan penyaluran kerja (link and match). Peserta tidak hanya dibekali keterampilan, tetapi juga diarahkan untuk langsung terserap ke dunia kerja.
Pelatihan ini didukung oleh PT Ranger Garda Utama serta Ditbinmas Polda Banten, yang turut memfasilitasi penerbitan Kartu Tanda Anggota (KTA) Satpam bagi peserta yang lulus.
“Kami ingin memastikan bahwa peserta pelatihan langsung memiliki jalur masuk ke dunia kerja sesuai keahliannya,” jelas Rudi Hartono.
Sementara itu, Head of CSR PT PIK 2, Rio, menyatakan bahwa pihaknya berkomitmen membuka lapangan kerja bagi warga lokal. Meski tetap ada proses seleksi pasca pelatihan, peserta sudah memiliki bekal unggul berkat dukungan dari pemerintah daerah dan lembaga resmi.
“Kami optimalkan agar adik-adik ini bisa kami serap di PIK 2. Yang belum lolos seleksi pun tetap punya modal dan peluang kerja di tempat lain,” ujarnya.
Baca Juga: Festival Al-A’zhom dan MTQ Pelajar Kota Tangerang Resmi Dibuka
Pelatihan ini merupakan angkatan pertama dari beberapa angkatan yang telah direncanakan. Program serupa akan berlanjut untuk angkatan kedua dan ketiga, dengan fokus yang sama pada bidang satuan pengamanan.
“Harapannya, pelatihan ini semakin memperkuat peran BLK Kosambi dalam mencetak tenaga kerja yang siap bersaing di dunia industri,” tutupnya. (alfian/aditya)
