Rabu, 9 September 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Guru Ngaji di Jakarta Selatan Cabuli 10 Anak

Oleh Gatot Riswandi Prasetyo
Minggu, 29 Jun 2025 18:43 WIB
Rubrik Nasional
Guru Ngaji di Jakarta Selatan Cabuli 10 Anak

ihak Kepolisian memasang garis polisi di rumah guru mengaji yang diduga mencabuli santrinya di Kebon Baru, Tebet, Jakarta Selatan, Sabtu (28/7/2025). (ISTIMEWA)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, JAKARTA—Seorang guru ngaji di kawasan Kelurahan Kebon Baru, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan, ditangkap oleh jajaran Polres Metro Jakarta Selatan atas dugaan tindakan pelecehan terhadap sejumlah anak di bawah umur.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Ardian Satrio Utomo, menjelaskan bahwa kasus ini mencuat setelah laporan resmi masuk ke kepolisian pada 26 Mei 2025. Setelah dilakukan penyelidikan, polisi menemukan dugaan bahwa pelaku yang berinisial AF, telah melakukan tindakan tak senonoh secara berulang terhadap para murid mengaji di kediamannya sendiri.

“Perbuatan itu dilakukan dengan modus mengiming-imingi sejumlah uang dan intimidasi agar para korban tidak melapor kepada orang tua mereka,” ujar Ardian dalam keterangan resmi, Minggu (29/6).

Menurut Ardian, pelaku yang juga dikenal sebagai khatib dan tokoh agama di lingkungannya itu, kerap memanfaatkan kedekatannya dengan para korban yang merupakan murid ngajinya sendiri. AF diduga memberikan uang kepada anak-anak itu dalam jumlah kecil sebagai bentuk imbalan, sekaligus cara untuk memanipulasi dan menutupi tindakan yang dilakukannya.

“Pelaku memberikan uang antara Rp 10.000 sampai Rp 25.000 kepada para korban, sambil terus melakukan intimidasi. Bahkan dalam beberapa kasus, ia mengancam dan menampar anak-anak tersebut agar mereka tidak menceritakan kejadian itu kepada orang tuanya,” tambah Ardian.

Lebih jauh, Ardian juga memaparkan modus yang digunakan pelaku. Salah satu cara AF melancarkan aksinya adalah dengan menunggu hingga para santriwan lain selesai mengaji dan pulang, kemudian mengajak korban ke ruang tamu. Di ruangan tersebut, pelaku melakukan tindakan tidak pantas yang sama sekali tidak sesuai dengan perannya sebagai guru agama.

Baca Juga: 620 Anak Terpapar Konten Kekerasan, BNPB Waspadai True Crime Community

Dalam beberapa kasus, AF bahkan menyampaikan materi pelajaran dengan muatan yang sangat tidak layak. “Ia berdalih memberikan pelajaran tambahan mengenai hadas laki-laki dan perempuan. Tapi kemudian pelaku menggambarkan bagian tubuh sensitif di papan tulis, bahkan sampai menunjukkan organ tubuhnya kepada korban,” ungkap Ardian.

Dua dari korban yang telah teridentifikasi adalah anak-anak berinisial CNS (10) dan SM (12). Namun dari hasil penyelidikan lebih lanjut, tercatat ada total 10 anak di bawah umur yang menjadi korban, dengan kejadian berlangsung dalam rentang waktu empat tahun, dari 2021 hingga 2025.

BeritaTerbaru

SIM Keliling Jakarta Senin 7 September Hadir di 5 Lokasi

SIM Keliling Jakarta Rabu 9 September, Cek Lokasinya

Rabu, 9 Sep 2026 07:46 WIB
Belum Daftar SLHS, 1.999 Dapur MBG Ditutup Sementara

Belum Daftar SLHS, 1.999 Dapur MBG Ditutup Sementara

Rabu, 9 Sep 2026 07:42 WIB
Gunung Anak Krakatau Erupsi Empat Kali, Abu Mulai Menjauh

Gunung Anak Krakatau Erupsi Empat Kali, Abu Mulai Menjauh

Rabu, 9 Sep 2026 07:23 WIB
BNPB Minta Anggaran Tambahan Rp 5,67 Triliun

BNPB Minta Anggaran Tambahan Rp 5,67 Triliun

Rabu, 9 Sep 2026 07:19 WIB

“Pemeriksaan awal terhadap pelaku mengungkap bahwa ia telah melakukan tindakan ini sejak tahun 2021. Jumlah korban bisa bertambah karena penyidikan masih terus berjalan,” tambah Ardian.

Ketua RT 06 Kelurahan Kebon Baru, Irmawati, juga membenarkan kejadian ini. Ia menyebut bahwa korban berasal dari beberapa RT berbeda di sekitar tempat tinggal pelaku. “Pelaku tinggal di RT 03, sementara korban tersebar di RT 04, 06, dan 07. Di RT 06 saja ada tiga anak yang menjadi korban,” ujarnya.

AF ditangkap di kediamannya oleh pihak kepolisian pada Sabtu (28/6/2025). Dalam video yang beredar di media sosial, tampak seorang anggota polisi dari tim Inafis memasang garis polisi di gerbang besi rumah pelaku. Beberapa petugas lain terlihat tengah berkoordinasi untuk melakukan penyegelan rumah tersebut.

Guna memastikan para korban mendapat penanganan yang layak, Polres Metro Jakarta Selatan juga mengerahkan Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA). Tim ini bertugas memberikan pendampingan hukum serta dukungan pemulihan psikologis bagi para korban yang masih berusia belia.

Baca Juga: ‎Pengadilan Agama Tigaraksa Catat 52 Pernikahan Anak

Tak hanya itu, kepolisian juga membuka jalur pelaporan bagi masyarakat yang mencurigai anak-anaknya menjadi korban serupa. “Kami mengimbau kepada para orang tua agar tidak ragu untuk melapor. Hotline khusus sudah kami siapkan di nomor +62 813-8519-5468,” kata Ardian.

Kasus ini masih dalam proses pengembangan. Pelaku dijerat dengan Pasal 76E juncto Pasal 82 Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak, yang mengatur sanksi tegas bagi pelaku kejahatan seksual terhadap anak. Jika terbukti, AF terancam hukuman penjara dalam jangka panjang. (rmg/san)

Tags: anakguru ngajijakarta selatanpencabulan
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

Gandeng Bank Nasional, Alam Sutera Group Expo 2026 Targetkan Penjualan Rp300 Miliar
Bisnis

Gandeng Bank Nasional, Alam Sutera Group Expo 2026 Targetkan Penjualan Rp300 Miliar

Selasa, 8 Sep 2026 21:15 WIB
Gunung Anak Krakatau Belum Tenang Meski Aktivitas Erupsi Menurun
Nasional

Gunung Anak Krakatau Belum Tenang Meski Aktivitas Erupsi Menurun

Selasa, 8 Sep 2026 08:06 WIB
Kebakaran Hutan dan Lahan Jerat 138 Tersangka
Nasional

Kebakaran Hutan dan Lahan Jerat 138 Tersangka

Selasa, 8 Sep 2026 08:02 WIB
Menteri Perhubungan Perpanjang Penutupan 8 Bandara
Nasional

Menteri Perhubungan Perpanjang Penutupan 8 Bandara

Senin, 7 Sep 2026 08:15 WIB
SIM Keliling Jakarta Senin 7 September Hadir di 5 Lokasi
Nasional

SIM Keliling Jakarta Senin 7 September Hadir di 5 Lokasi

Senin, 7 Sep 2026 08:03 WIB
Fase Erupsi Gunung Anak Krakatau Berakhir, Status Siaga Tetap Berlaku
Headline

Fase Erupsi Gunung Anak Krakatau Berakhir, Status Siaga Tetap Berlaku

Minggu, 6 Sep 2026 17:27 WIB
Turut Berduka Cita Atas Wafatnya H. Desri Arwen
Pendaftaran Obyek Subyek Pajak Daerah Bapenda Tangsel
HUT RI Ke 81 Dinas perpustakaan dan arsip Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 PT LKM Artha Kerta Raharja
HUT RI Ke 81 Dinsos Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 Bapenda Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Berita Pilihan

Tidak Tahu Bantuan RTLH Berkurang, Sekda Banten Pastikan Evaluasi DPRKP

Tidak Tahu Bantuan RTLH Berkurang, Sekda Banten Pastikan Evaluasi DPRKP

Rabu, 2 Sep 2026 20:21 WIB
MELAKUKAN PENCARIAN : Tim gabungan, melakukan pencarian terhadap delapan orang, yang diduga hilang di perairan Selat Sunda. (ISTIMEWA)

Tim Gabungan Perluas Area Pencarian 5 Jurnalis yang Hilang Kontak

Rabu, 9 Sep 2026 11:14 WIB
TPP PPPK Kota Tangerang Naik 15 Persen, ini Respons Forum Pegawai

TPP PPPK Kota Tangerang Naik 15 Persen, ini Respons Forum Pegawai

Jumat, 4 Sep 2026 18:24 WIB
SIM Keliling Tangerang Selatan Senin 7 September 2026, Lokasi dan Jadwalnya

Layanan SIM Keliling Tangerang Selatan Selasa 8 September 2026: Lokasi, Syarat dan Biayanya

Selasa, 8 Sep 2026 08:12 WIB
PATROLI MALAM - Anggota Polsek Rangkasbitung, saat melakukan patroli di Jalan Multatuli Rangkasbitung. (MULYANA/SATELITNEWS.COM)

Patroli Jalanan Kota Rangkasbitung Dimasifkan, Balap Liar dan C3 Diburu

Selasa, 8 Sep 2026 20:02 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.