SATELITNEWS.COM, TANGERANG–Atlet atletik Kabupaten Tangerang kembali menunjukkan kekuatan pada Kejuaraan Atletik Banten Open di Stadion Benteng Reborn, Kota Tangerang. Pada kejuaraan yang digelar pada 9-10 Agustus itu atlet-atlet Kabupaten Tangerang mendulang 13 medali emas, 6 medali perak dan 4 medali perunggu.
Ketigabelas medali emas ini masing-masing dihasilkan dari 4 kategori lomba yakni Usia 16 tahun, usia 18 tahun, usia 20 tahun dan senior. Hasil ini menegaskan kesiapan Kabupaten Tangerang menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Banten ke VII di Kota Tangerang Selatan.
“Puji syukur kita bisa kembali juara umum di tingkat provinsi, ini buah latihan keras yang dijalani selama ini. Ini jadi bukti kita siap main di kelompok umur manapun di Porprov nanti, semua kelompok umur kita semua siap,” kata Desy Rully, Ketua Pengcab PASI Kabupaten Tangerang.
Desy menyatakan kesiapan atlet Kabupaten Tangerang bukan hanya menghadapi ajang Porprov tapi juga ajang lainnya seperti Popda Banten dan even nasional lainnya.
“Persiapan kita fokuskan pada level yang bukan hanya provinsi tapi juga kita bidik yang levelnya nasional. Karena saya yakin jika kita berada di level nasional maka kekuatan kita ada di sana,” jelas Desy.
Lebih jauh dikemukakan Suhendrik, pelatih atletik Kabupaten Tangerang saat ini kekuatan atlet merata di semua kategori umur. Pihaknya tidak risau jika Kota Tangsel mau memainkan mata lomba di cabor atletik baik di kelompok umur maupun senior.
“Kita sudah siap main dimana pun aturan yang dimainkan, semua kita punya. Bahkan untuk atlet junior pun sudah siap beberapa main di level senior, karena beberapa atlet punya rekor yang belum dikalahkan atlet senior di Banten seperti atlet nomor lompat jauh,” beber Hendrik.
Soal peta persaingan, Hendrik menyatakan munculnya Kota Tangerang di urutan kedua menjadi perhatian buat pihak Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Kabupaten Tangerang. Pasalnya Kota Tangerang mencuat dengan perolehan 10 medali emas dari nomor track atau lintasan khususnya di nomor estafet
Sejauh ini atlet Kota Tangerang berlatih yang tepat yakni di lintasan tartan di Stadion Benteng Reborn. Sementara atlet Kabupaten Tangerang berlatih terpisah di Stadion Mini Kemiri dan Lintasan Indomilk Arena.
“Latihan tidak maksimal karena hanya beberapa saja yang bisa latihan di lintasan tartan di Indomilk Arena. Karena latihan disana saat ini harus berbayar, sementara kalau latihan di Stadion Mini Kemiri tidak akan maksimal karena lingkarannya hanya 200 meter,” ucap Hendrik.
Untuk itu Desy meminta bantuan Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam hal ini Disporabudpar dan KONI Kabupaten Tangerang memfasilitasi tempat latihan di Indomilk Arena buat atlet atletik berlatih disana. (gatot)
Distribusi Medali Banten Open 2025
(5 Besar)
1. Kabupaten Tangerang 13 6 4
2. Kota Tangerang 10 11 6
3. Kota Tangsel 6 9 5
4. Cyatc 5 1 0
5. Kab. Pandeglang 4 6 12