Minggu, 6 September 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Jaringan Gusdurian Desak Kapolri Mundur

Oleh Gatot Riswandi Prasetyo
Minggu, 31 Agu 2025 18:11 WIB
Rubrik Nasional
Jaringan Gusdurian Desak Kapolri Mundur

Senior advisor Jaringan Gusdurian (ketiga dari kiri), Savic Ali dan Direktur Jaringan Gusdurian, Alissa Wahid (kedua kanan) ketika memberikan keterangan pers mengenai situasi di Tanah Air pasca ricuh dan demonstrasi, dalam konferensi pers di Asrama Haji, Pondok Gede, Jakarta Timur, Minggu (31/8). (ISTIMEWA)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, JAKARTA—Jaringan Gusdurian mendesak Presiden Prabowo Subianto menghentikan represi aparat dalam penanganan demonstrasi yang marak terjadi dalam beberapa pekan terakhir. Mereka juga menuntut Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mundur karena dinilai gagal menjaga tanggung jawab moral dan politik atas tindakan represif kepolisian.

“Di banyak negara, pejabat yang gagal bertanggung jawab memilih mundur. Itu akan menjadi teladan yang baik bagi bangsa ini,” ujar Senior Advisor Gusdurian, Savic Ali dalam konferensi pers di Asrama Haji, Pondok Gede, Jakarta Timur, Minggu (31/8).

Menurut Savic, berulangnya kekerasan aparat, termasuk kasus penabrakan dan pelindasan demonstran oleh kendaraan polisi, memperlihatkan hilangnya kepedulian pejabat publik terhadap penderitaan rakyat. “Kalau seorang pimpinan tidak mampu menjaga keamanan nasional, maka mundur adalah pilihan terbaik. Kalau tidak ada perubahan di pucuk kepemimpinan, sulit berharap ada perbaikan dari dalam kepolisian,” katanya.

Gusdurian juga mendukung aspirasi warga yang menolak kenaikan gaji dan tunjangan DPR. Kebijakan itu disebut mereka memperlebar jurang kesenjangan sosial. “Sejak awal isu ini adalah keadilan dan kesenjangan. Kalau keberpihakan muncul, demonstran akan lebih mendengar tokoh agama yang membersamai mereka, bukan pejabat yang arogan dan abai,” ujar mantan aktivis 1998 itu.

Meski mendukung protes publik, Gusdurian mengimbau masyarakat tidak terprovokasi melakukan aksi anarkis, termasuk pembakaran dan penjarahan. Namun, Savic menekankan seruan menahan diri seharusnya juga ditujukan kepada pejabat publik dan aparat bersenjata.

Savic bahkan mengkritik pernyataan Presiden Prabowo yang menyerukan penindakan tegas terhadap aksi anarkis. “Secara normatif tidak salah, tapi di lapangan sering kali gas air mata ditembakkan sebelum ada kerusakan. Itu membuat demonstrasi bergeser menjadi rusuh. Kalau seruan hanya diarahkan pada rakyat yang marah, itu tidak efektif dan menimbulkan rasa ketidakadilan,” ucap Savic.

Baca Juga: Kapolri Beber Capaian 2026, Judol dan Narkotika Teratas

Pernyataan itu disampaikan setelah Presiden Prabowo memanggil Kapolri Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto di kediamannya di Bogor, Sabtu (30/8). Dalam pertemuan itu, Prabowo meminta aparat bertindak tegas menghadapi aksi anarkis. “Arahan Presiden jelas, khusus untuk tindakan anarkis, TNI dan Polri diminta mengambil langkah tegas sesuai dengan undang-undang,” kata Listyo setelah pertemuan.

Tak lama kemudian, Kapolri memberi instruksi keras kepada jajarannya. Dalam sebuah video yang beredar, Listyo menyebut markas polisi tidak boleh diserang. “Haram hukumnya Mako diserang, haram hukumnya. Kalau kemudian mereka masuk ke asrama, tembak. Rekan-rekan punya peluru karet, tembak,” ujarnya. Ia menegaskan siap dicopot bila kebijakan itu dipersoalkan.

BeritaTerbaru

Fase Erupsi Gunung Anak Krakatau Berakhir, Status Siaga Tetap Berlaku

Fase Erupsi Gunung Anak Krakatau Berakhir, Status Siaga Tetap Berlaku

Minggu, 6 Sep 2026 17:27 WIB
Beras Langka di Pasar Modern, Pemerintah Gelontorkan 110 Ribu Ton

Beras Langka di Pasar Modern, Pemerintah Gelontorkan 110 Ribu Ton

Minggu, 6 Sep 2026 17:23 WIB
Diungkap Mantan Stafsus Yaqut, 24 Anggota DPR Minta Uang Oleh-oleh Di Arab Saudi

Diungkap Mantan Stafsus Yaqut, 24 Anggota DPR Minta Uang Oleh-oleh Di Arab Saudi

Sabtu, 5 Sep 2026 08:12 WIB
Anggaran MBG Terancam Dipangkas, Ditargetkan di Bawah Rp200 Triliun

Anggaran MBG Terancam Dipangkas, Ditargetkan di Bawah Rp200 Triliun

Jumat, 4 Sep 2026 07:38 WIB

Menurut Gusdurian, pendekatan represif hanya akan memperburuk keadaan. Savic menegaskan akar persoalan justru terletak pada kebijakan yang dinilai tidak berpihak pada rakyat. “Yang salah duluan adalah DPR yang menaikkan tunjangan begitu besar, ditambah pernyataan arogan. Lalu kita juga menyaksikan aparat bertindak represif, bahkan terang-terangan melindas orang yang sudah terjatuh. Itu disaksikan oleh seluruh rakyat republik ini,” ujarnya.

Savic juga memperingatkan masyarakat agar waspada terhadap kelompok terorganisir yang muncul di tengah malam dan berpotensi membelokkan tujuan protes. “Sejak awal isunya adalah keadilan, kesenjangan, dan protes terhadap kekerasan. Itu artinya ada korban dan ada pelaku. Kalau seruan hanya ditujukan pada korban yang sedang melampiaskan amarahnya, itu tidak efektif,” katanya.

Secara keseluruhan jaringan yang dipimpin Alissa Wahid itu menyampaikan tujuh tuntutan kepada pemerintah. Mereka meminta Presiden Prabowo menghentikan represi dalam penanganan unjuk rasa, melakukan reformasi Polri dan mencopot Kapolri, mencabut fasilitas dan tunjangan bagi pejabat yang memicu kemarahan publik, memastikan kebijakan berpihak pada rakyat, menegakkan rule of law dan memberantas korupsi, mendorong lembaga independen menjaga hak konstitusional warga, serta mengajak elemen masyarakat sipil melakukan konsolidasi gerakan demokrasi.

Desakan agar Kapolri mundur sebelumnya lain muncul dari antara lain Koalisi Masyarakat Sipil yang menilai polisi bertindak represif dan gagal mengendalikan situasi dengan cara yang manusiawi.  Tuntutan agar Kapolri mundur pun semakin kencang di ruang publik, termasuk digemakan oleh sejumlah selebritas Indonesia.

Baca Juga: Modus Gandakan Uang, Eyang Sapu Jagad Lecehkan Lansia di Pamulang

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sendiri sudah merespons. Kapolri menyebut bahwa dirinya adalah prajurit sehingga siap menjalankan perintah dari Presiden. Listyo Sigit juga menyebut bahwa pergantian Kapolri adalah hak prerogatif dari Presien Prabowo Subianto.

“Terkait dengan isu yang menyangkut dengan Kapolri itu hak prerogatif presiden. Kita prajurit kapan aja siap,” kata Kapolri, saat menggelar konferensi pers di daerah Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (30/8/2025). (rmg/san)

Tags: aparatGusduriankapolrirepresiteladan
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

Layanan SIM Keliling Jakarta Selasa 1 September, Cek Lokasinya
Nasional

SIM Keliling Jakarta Jumat 4 September, Cek Lokasinya di Sini

Jumat, 4 Sep 2026 07:25 WIB
Layanan SIM Keliling Jakarta Selasa 1 September, Cek Lokasinya
Nasional

SIM Keliling Jakarta Kamis 3 September, Cek di Sini Lokasinya

Kamis, 3 Sep 2026 07:43 WIB
Imingi WNI Gaji Tinggi di Luar Negeri, 7.908 Loker Fiktif Ditutup
Nasional

Imingi WNI Gaji Tinggi di Luar Negeri, 7.908 Loker Fiktif Ditutup

Rabu, 2 Sep 2026 20:59 WIB
620 Anak Terpapar Konten Kekerasan, BNPB Waspadai True Crime Community
Nasional

620 Anak Terpapar Konten Kekerasan, BNPB Waspadai True Crime Community

Rabu, 2 Sep 2026 20:51 WIB
Muhadjir Effendy Bongkar Jejak Pengalihan Kuota Haji
Nasional

Muhadjir Effendy Bongkar Jejak Pengalihan Kuota Haji

Selasa, 1 Sep 2026 17:46 WIB
Destry Damayanti Pimpin BI, Stabilitas Jadi Prioritas
Bisnis

Destry Damayanti Pimpin BI, Stabilitas Jadi Prioritas

Selasa, 1 Sep 2026 17:39 WIB
Turut Berduka Cita Atas Wafatnya H. Desri Arwen
Pendaftaran Obyek Subyek Pajak Daerah Bapenda Tangsel
HUT RI Ke 81 Dinas perpustakaan dan arsip Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 PT LKM Artha Kerta Raharja
HUT RI Ke 81 Dinsos Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 Bapenda Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Berita Pilihan

Kerusakan Jalan Teuku Umar Karawaci Akhirnya Diperbaiki

Kerusakan Jalan Teuku Umar Karawaci Akhirnya Diperbaiki

Sabtu, 5 Sep 2026 07:57 WIB
Perubahan APBD 2026: Pemkot Tangsel Tambah Anggaran Pendidikan, Kesehatan hingga Infrastruktur

Perubahan APBD 2026: Pemkot Tangsel Tambah Anggaran Pendidikan, Kesehatan hingga Infrastruktur

Kamis, 3 Sep 2026 13:36 WIB
Akademisi Soroti Persoalan Persampahan Hingga Drainase di Kota Tangerang

Akademisi Soroti Persoalan Persampahan Hingga Drainase di Kota Tangerang

Selasa, 1 Sep 2026 15:31 WIB
Karyawan Pergoki Pemuda Curi Laptop dan iPhone di ITC BSD

Karyawan Pergoki Pemuda Curi Laptop dan iPhone di ITC BSD

Jumat, 4 Sep 2026 07:34 WIB

Perlintasan Sebidang Akses Pasar Rangkasbitung Ditutup Permanen

Jumat, 4 Sep 2026 12:39 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.