Kamis, 22 Oktober 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Home
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Home
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
Promo Oktober Honda Wahana Artha

Jaringan Gusdurian Desak Kapolri Mundur

Oleh Gatot Riswandi Prasetyo
Minggu, 31 Agu 2025 18:11 WIB
Rubrik Nasional
Jaringan Gusdurian Desak Kapolri Mundur

Senior advisor Jaringan Gusdurian (ketiga dari kiri), Savic Ali dan Direktur Jaringan Gusdurian, Alissa Wahid (kedua kanan) ketika memberikan keterangan pers mengenai situasi di Tanah Air pasca ricuh dan demonstrasi, dalam konferensi pers di Asrama Haji, Pondok Gede, Jakarta Timur, Minggu (31/8). (ISTIMEWA)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, JAKARTA—Jaringan Gusdurian mendesak Presiden Prabowo Subianto menghentikan represi aparat dalam penanganan demonstrasi yang marak terjadi dalam beberapa pekan terakhir. Mereka juga menuntut Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mundur karena dinilai gagal menjaga tanggung jawab moral dan politik atas tindakan represif kepolisian.

“Di banyak negara, pejabat yang gagal bertanggung jawab memilih mundur. Itu akan menjadi teladan yang baik bagi bangsa ini,” ujar Senior Advisor Gusdurian, Savic Ali dalam konferensi pers di Asrama Haji, Pondok Gede, Jakarta Timur, Minggu (31/8).

Menurut Savic, berulangnya kekerasan aparat, termasuk kasus penabrakan dan pelindasan demonstran oleh kendaraan polisi, memperlihatkan hilangnya kepedulian pejabat publik terhadap penderitaan rakyat. “Kalau seorang pimpinan tidak mampu menjaga keamanan nasional, maka mundur adalah pilihan terbaik. Kalau tidak ada perubahan di pucuk kepemimpinan, sulit berharap ada perbaikan dari dalam kepolisian,” katanya.

Gusdurian juga mendukung aspirasi warga yang menolak kenaikan gaji dan tunjangan DPR. Kebijakan itu disebut mereka memperlebar jurang kesenjangan sosial. “Sejak awal isu ini adalah keadilan dan kesenjangan. Kalau keberpihakan muncul, demonstran akan lebih mendengar tokoh agama yang membersamai mereka, bukan pejabat yang arogan dan abai,” ujar mantan aktivis 1998 itu.

Meski mendukung protes publik, Gusdurian mengimbau masyarakat tidak terprovokasi melakukan aksi anarkis, termasuk pembakaran dan penjarahan. Namun, Savic menekankan seruan menahan diri seharusnya juga ditujukan kepada pejabat publik dan aparat bersenjata.

Savic bahkan mengkritik pernyataan Presiden Prabowo yang menyerukan penindakan tegas terhadap aksi anarkis. “Secara normatif tidak salah, tapi di lapangan sering kali gas air mata ditembakkan sebelum ada kerusakan. Itu membuat demonstrasi bergeser menjadi rusuh. Kalau seruan hanya diarahkan pada rakyat yang marah, itu tidak efektif dan menimbulkan rasa ketidakadilan,” ucap Savic.

Baca Juga: Kapolri Gaspol Sikat Narkoba, 232 Orang Diamankan

Pernyataan itu disampaikan setelah Presiden Prabowo memanggil Kapolri Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto di kediamannya di Bogor, Sabtu (30/8). Dalam pertemuan itu, Prabowo meminta aparat bertindak tegas menghadapi aksi anarkis. “Arahan Presiden jelas, khusus untuk tindakan anarkis, TNI dan Polri diminta mengambil langkah tegas sesuai dengan undang-undang,” kata Listyo setelah pertemuan.

Tak lama kemudian, Kapolri memberi instruksi keras kepada jajarannya. Dalam sebuah video yang beredar, Listyo menyebut markas polisi tidak boleh diserang. “Haram hukumnya Mako diserang, haram hukumnya. Kalau kemudian mereka masuk ke asrama, tembak. Rekan-rekan punya peluru karet, tembak,” ujarnya. Ia menegaskan siap dicopot bila kebijakan itu dipersoalkan.

BeritaTerbaru

Prabowo Janji Guyur Rp400 T, Daerah akan Diberi Dana Lebih Besar

Prabowo Janji Guyur Rp400 T, Daerah akan Diberi Dana Lebih Besar

Kamis, 22 Okt 2026 17:09 WIB
1.481 Hektare Lahan Masih Terbakar, Total Bantuan Rp1,235 T Sudah Cair

1.481 Hektare Lahan Masih Terbakar, Total Bantuan Rp1,235 T Sudah Cair

Kamis, 22 Okt 2026 17:05 WIB
Layanan SIM Keliling Jakarta Jumat 9 Oktober, Cek Lokasinya

SIM Keliling Jakarta Kamis 22 Oktober, Cek di Sini Lokasinya

Kamis, 22 Okt 2026 07:25 WIB
KPK Surati Panglima TNI, Banyak Item Dugaan Korupsi BNPB

KPK Surati Panglima TNI, Banyak Item Dugaan Korupsi BNPB

Rabu, 21 Okt 2026 19:01 WIB

Menurut Gusdurian, pendekatan represif hanya akan memperburuk keadaan. Savic menegaskan akar persoalan justru terletak pada kebijakan yang dinilai tidak berpihak pada rakyat. “Yang salah duluan adalah DPR yang menaikkan tunjangan begitu besar, ditambah pernyataan arogan. Lalu kita juga menyaksikan aparat bertindak represif, bahkan terang-terangan melindas orang yang sudah terjatuh. Itu disaksikan oleh seluruh rakyat republik ini,” ujarnya.

Savic juga memperingatkan masyarakat agar waspada terhadap kelompok terorganisir yang muncul di tengah malam dan berpotensi membelokkan tujuan protes. “Sejak awal isunya adalah keadilan, kesenjangan, dan protes terhadap kekerasan. Itu artinya ada korban dan ada pelaku. Kalau seruan hanya ditujukan pada korban yang sedang melampiaskan amarahnya, itu tidak efektif,” katanya.

Secara keseluruhan jaringan yang dipimpin Alissa Wahid itu menyampaikan tujuh tuntutan kepada pemerintah. Mereka meminta Presiden Prabowo menghentikan represi dalam penanganan unjuk rasa, melakukan reformasi Polri dan mencopot Kapolri, mencabut fasilitas dan tunjangan bagi pejabat yang memicu kemarahan publik, memastikan kebijakan berpihak pada rakyat, menegakkan rule of law dan memberantas korupsi, mendorong lembaga independen menjaga hak konstitusional warga, serta mengajak elemen masyarakat sipil melakukan konsolidasi gerakan demokrasi.

Desakan agar Kapolri mundur sebelumnya lain muncul dari antara lain Koalisi Masyarakat Sipil yang menilai polisi bertindak represif dan gagal mengendalikan situasi dengan cara yang manusiawi.  Tuntutan agar Kapolri mundur pun semakin kencang di ruang publik, termasuk digemakan oleh sejumlah selebritas Indonesia.

Baca Juga: Dua Mantan Kapolda Banten Berturut-turut Jadi Kapolri, Andra Soni Turut Bangga

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sendiri sudah merespons. Kapolri menyebut bahwa dirinya adalah prajurit sehingga siap menjalankan perintah dari Presiden. Listyo Sigit juga menyebut bahwa pergantian Kapolri adalah hak prerogatif dari Presien Prabowo Subianto.

“Terkait dengan isu yang menyangkut dengan Kapolri itu hak prerogatif presiden. Kita prajurit kapan aja siap,” kata Kapolri, saat menggelar konferensi pers di daerah Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (30/8/2025). (rmg/san)

Tags: aparatGusduriankapolrirepresiteladan
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

Insentif BI Tarik Modal Asing 9,9 Miliar Dolar AS
Bisnis

Insentif BI Tarik Modal Asing 9,9 Miliar Dolar AS

Rabu, 21 Okt 2026 18:57 WIB
BKN Bahas Skema Pengalihan Gaji PPPK ke Pusat
Banten Region

BKN Bahas Skema Pengalihan Gaji PPPK ke Pusat

Rabu, 21 Okt 2026 08:03 WIB
Layanan SIM Keliling Jakarta Jumat 9 Oktober, Cek Lokasinya
Nasional

Layanan SIM Keliling Jakarta Rabu 21 Oktober, Cek Lokasinya

Rabu, 21 Okt 2026 07:48 WIB
36 Operasi Tangkap Tangan, 21 Kepala Daerah Diciduk
Nasional

36 Operasi Tangkap Tangan, 21 Kepala Daerah Diciduk

Selasa, 20 Okt 2026 16:40 WIB
Khalid Basalamah Akui Setor US$554.500
Nasional

Khalid Basalamah Akui Setor US$554.500

Selasa, 20 Okt 2026 16:35 WIB
Asing Terlibat Karhutla, Puluhan Korporasi Diproses Hukum
Nasional

Asing Terlibat Karhutla, Puluhan Korporasi Diproses Hukum

Selasa, 20 Okt 2026 15:00 WIB
Promo Oktober Honda Wahana Artha Promo Oktober Honda Wahana Artha
Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Bank Kerta PT. BPR Kerta Raharja Gemilang Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Bank Kerta PT. BPR Kerta Raharja Gemilang Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Bank Kerta PT. BPR Kerta Raharja Gemilang
Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Pendidikan Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Pendidikan Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Pendidikan
Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perhubungan Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perhubungan Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perhubungan
Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perindustrian dan Perdagangan Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perindustrian dan Perdagangan Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perindustrian dan Perdagangan
Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perpustakaan dan Arsip Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perpustakaan dan Arsip Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perpustakaan dan Arsip
Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang LKM Artha Kertaraharja Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang LKM Artha Kertaraharja Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang LKM Artha Kertaraharja
500 th Kabupaten Serang Ahmad Muhibbin DPC Gerindra Kab Serang
Selamat Hari Jadi Ke 26 Provinsi Banten DPD HKTI Prov. Banten
Ketua DPD HKTI Prov Banten Andra Soni Ketua DPD HKTI Prov Banten Andra Soni Ketua DPD HKTI Prov Banten Andra Soni

Berita Pilihan

BERBINCANG : Gubernur Banten Andra Soni (kanan), berbincang disela peringatan Hari Santri Nasional 2026. (ISTIMEWA)

Pemprov Banten Rancang Pergub Pemberdayaan Pesantren

Kamis, 22 Okt 2026 15:03 WIB
Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang Terbitkan Edaran Cegah Pelajar Ikut Demo ke Jakarta

Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang Terbitkan Edaran Cegah Pelajar Ikut Demo ke Jakarta

Senin, 19 Okt 2026 20:06 WIB
Bupati Tangerang Buka Manasik Haji 5.000 Anak PAUD

Bupati Tangerang Buka Manasik Haji 5.000 Anak PAUD

Senin, 19 Okt 2026 20:13 WIB
Legislator Dorong PBB Kembangkan Skema Pembiayaan Alternatif

Legislator Dorong PBB Kembangkan Skema Pembiayaan Alternatif

Senin, 19 Okt 2026 19:55 WIB
Andi Achmad Dara Serap Aspirasi Warga Tigaraksa, Bahas Subsidi Energi dan Bantuan Sosial

Andi Achmad Dara Serap Aspirasi Warga Tigaraksa, Bahas Subsidi Energi dan Bantuan Sosial

Sabtu, 17 Okt 2026 07:20 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.