Selasa, 30 Juni 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News

Jaringan Gusdurian Desak Kapolri Mundur

Oleh Gatot Riswandi Prasetyo
Minggu, 31 Agu 2025 18:11 WIB
Rubrik Nasional
Jaringan Gusdurian Desak Kapolri Mundur

Senior advisor Jaringan Gusdurian (ketiga dari kiri), Savic Ali dan Direktur Jaringan Gusdurian, Alissa Wahid (kedua kanan) ketika memberikan keterangan pers mengenai situasi di Tanah Air pasca ricuh dan demonstrasi, dalam konferensi pers di Asrama Haji, Pondok Gede, Jakarta Timur, Minggu (31/8). (ISTIMEWA)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, JAKARTA—Jaringan Gusdurian mendesak Presiden Prabowo Subianto menghentikan represi aparat dalam penanganan demonstrasi yang marak terjadi dalam beberapa pekan terakhir. Mereka juga menuntut Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mundur karena dinilai gagal menjaga tanggung jawab moral dan politik atas tindakan represif kepolisian.

“Di banyak negara, pejabat yang gagal bertanggung jawab memilih mundur. Itu akan menjadi teladan yang baik bagi bangsa ini,” ujar Senior Advisor Gusdurian, Savic Ali dalam konferensi pers di Asrama Haji, Pondok Gede, Jakarta Timur, Minggu (31/8).

Menurut Savic, berulangnya kekerasan aparat, termasuk kasus penabrakan dan pelindasan demonstran oleh kendaraan polisi, memperlihatkan hilangnya kepedulian pejabat publik terhadap penderitaan rakyat. “Kalau seorang pimpinan tidak mampu menjaga keamanan nasional, maka mundur adalah pilihan terbaik. Kalau tidak ada perubahan di pucuk kepemimpinan, sulit berharap ada perbaikan dari dalam kepolisian,” katanya.

Gusdurian juga mendukung aspirasi warga yang menolak kenaikan gaji dan tunjangan DPR. Kebijakan itu disebut mereka memperlebar jurang kesenjangan sosial. “Sejak awal isu ini adalah keadilan dan kesenjangan. Kalau keberpihakan muncul, demonstran akan lebih mendengar tokoh agama yang membersamai mereka, bukan pejabat yang arogan dan abai,” ujar mantan aktivis 1998 itu.

Meski mendukung protes publik, Gusdurian mengimbau masyarakat tidak terprovokasi melakukan aksi anarkis, termasuk pembakaran dan penjarahan. Namun, Savic menekankan seruan menahan diri seharusnya juga ditujukan kepada pejabat publik dan aparat bersenjata.

Savic bahkan mengkritik pernyataan Presiden Prabowo yang menyerukan penindakan tegas terhadap aksi anarkis. “Secara normatif tidak salah, tapi di lapangan sering kali gas air mata ditembakkan sebelum ada kerusakan. Itu membuat demonstrasi bergeser menjadi rusuh. Kalau seruan hanya diarahkan pada rakyat yang marah, itu tidak efektif dan menimbulkan rasa ketidakadilan,” ucap Savic.

Baca Juga: Modus Gandakan Uang, Eyang Sapu Jagad Lecehkan Lansia di Pamulang

Pernyataan itu disampaikan setelah Presiden Prabowo memanggil Kapolri Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto di kediamannya di Bogor, Sabtu (30/8). Dalam pertemuan itu, Prabowo meminta aparat bertindak tegas menghadapi aksi anarkis. “Arahan Presiden jelas, khusus untuk tindakan anarkis, TNI dan Polri diminta mengambil langkah tegas sesuai dengan undang-undang,” kata Listyo setelah pertemuan.

Tak lama kemudian, Kapolri memberi instruksi keras kepada jajarannya. Dalam sebuah video yang beredar, Listyo menyebut markas polisi tidak boleh diserang. “Haram hukumnya Mako diserang, haram hukumnya. Kalau kemudian mereka masuk ke asrama, tembak. Rekan-rekan punya peluru karet, tembak,” ujarnya. Ia menegaskan siap dicopot bila kebijakan itu dipersoalkan.

BeritaTerbaru

Pembahasan RUU Perampasan Aset Dikebut

Pembahasan RUU Perampasan Aset Dikebut

Minggu, 21 Jun 2026 13:12 WIB
Bunga Rumah Subsidi Dipastikan Tetap 5 Persen Meski BI Rate Naik

Bunga Rumah Subsidi Dipastikan Tetap 5 Persen Meski BI Rate Naik

Sabtu, 20 Jun 2026 11:00 WIB
Lokasi SIM Keliling di Tangerang dan Jakarta Sabtu 20 Juni

Lokasi SIM Keliling di Tangerang dan Jakarta Sabtu 20 Juni

Sabtu, 20 Jun 2026 10:55 WIB

Roy Suryo dan dr Tifa Dikabarkan Ditangkap Polisi Pagi Tadi

Jumat, 19 Jun 2026 11:28 WIB

Menurut Gusdurian, pendekatan represif hanya akan memperburuk keadaan. Savic menegaskan akar persoalan justru terletak pada kebijakan yang dinilai tidak berpihak pada rakyat. “Yang salah duluan adalah DPR yang menaikkan tunjangan begitu besar, ditambah pernyataan arogan. Lalu kita juga menyaksikan aparat bertindak represif, bahkan terang-terangan melindas orang yang sudah terjatuh. Itu disaksikan oleh seluruh rakyat republik ini,” ujarnya.

Savic juga memperingatkan masyarakat agar waspada terhadap kelompok terorganisir yang muncul di tengah malam dan berpotensi membelokkan tujuan protes. “Sejak awal isunya adalah keadilan, kesenjangan, dan protes terhadap kekerasan. Itu artinya ada korban dan ada pelaku. Kalau seruan hanya ditujukan pada korban yang sedang melampiaskan amarahnya, itu tidak efektif,” katanya.

Secara keseluruhan jaringan yang dipimpin Alissa Wahid itu menyampaikan tujuh tuntutan kepada pemerintah. Mereka meminta Presiden Prabowo menghentikan represi dalam penanganan unjuk rasa, melakukan reformasi Polri dan mencopot Kapolri, mencabut fasilitas dan tunjangan bagi pejabat yang memicu kemarahan publik, memastikan kebijakan berpihak pada rakyat, menegakkan rule of law dan memberantas korupsi, mendorong lembaga independen menjaga hak konstitusional warga, serta mengajak elemen masyarakat sipil melakukan konsolidasi gerakan demokrasi.

Desakan agar Kapolri mundur sebelumnya lain muncul dari antara lain Koalisi Masyarakat Sipil yang menilai polisi bertindak represif dan gagal mengendalikan situasi dengan cara yang manusiawi.  Tuntutan agar Kapolri mundur pun semakin kencang di ruang publik, termasuk digemakan oleh sejumlah selebritas Indonesia.

Baca Juga: Tingkat Kecelakaan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026 Turun 7,8 Persen

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sendiri sudah merespons. Kapolri menyebut bahwa dirinya adalah prajurit sehingga siap menjalankan perintah dari Presiden. Listyo Sigit juga menyebut bahwa pergantian Kapolri adalah hak prerogatif dari Presien Prabowo Subianto.

“Terkait dengan isu yang menyangkut dengan Kapolri itu hak prerogatif presiden. Kita prajurit kapan aja siap,” kata Kapolri, saat menggelar konferensi pers di daerah Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (30/8/2025). (rmg/san)

Tags: aparatGusduriankapolrirepresiteladan
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

Pemulihan Pascabencana Sumatera, Fokus Geser ke Infrastruktur Permanen
Nasional

Pemulihan Pascabencana Sumatera, Fokus Geser ke Infrastruktur Permanen

Kamis, 18 Jun 2026 15:59 WIB
Ricuh Eksekusi Hotel Sultan, 119 Orang Diamankan
Nasional

Ricuh Eksekusi Hotel Sultan, 119 Orang Diamankan

Kamis, 18 Jun 2026 15:57 WIB
Pemerintah Evaluasi Total Program MBG
Nasional

Pemerintah Evaluasi Total Program MBG

Rabu, 17 Jun 2026 16:16 WIB
Makelar Kasus Tak Sakti Tanpa Orang Dalam, Ketua KPK Soroti Jabatan “Basah-Kering”
Nasional

Makelar Kasus Tak Sakti Tanpa Orang Dalam, Ketua KPK Soroti Jabatan “Basah-Kering”

Rabu, 17 Jun 2026 15:37 WIB
Korban Kasus Hanania Capai 1.286 Orang, Total Kerugian Rp35,34 Miliar
Nasional

Korban Kasus Hanania Capai 1.286 Orang, Total Kerugian Rp35,34 Miliar

Rabu, 17 Jun 2026 15:34 WIB
Pertamina Klarifikasi Struk Rp18.040, Biodiesel B50 Mulai 1 Juli
Nasional

Pertamina Klarifikasi Struk Rp18.040, Biodiesel B50 Mulai 1 Juli

Selasa, 16 Jun 2026 21:08 WIB
UMN HUT Satelit News 2026
SARI ASIH Tangerang HUT Satelit News 2026
PARTAI DEMOKRAT DPRD Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
FRAKSI PDI P DPRD Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
DISPORABUDPAR Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
DISPERINDAG Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
DISHUB TANGSEL HUT Satelit News 2026
DINSOS Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
Dinas PERKIM Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
BPBD Kota Tangerang HUT Satelit News 2026
PORDA XII PEPARPEDA IX Kota Cilegon
PT LKM WTP KAB TANGERANG
WTP Kab Tangerang

Berita Pilihan

Dishub Tangsel Siapkan Sanksi Gembos Pentil untuk Parkir Liar di Trotoar

Jumat, 26 Jun 2026 13:45 WIB
Benyamin Davnie Gagas Homeschooling untuk Anak Kurang Mampu

JPPI Kritik Rencana Homeschooling untuk Anak Miskin di Tangsel

Minggu, 28 Jun 2026 16:16 WIB
Kejari Kabupaten Tangerang Geledah PKBM di Kosambi, Usut Dugaan Korupsi

Kejari Kabupaten Tangerang Geledah PKBM di Kosambi, Usut Dugaan Korupsi

Senin, 29 Jun 2026 22:53 WIB
Polisi Gerebek Warung Diduga Jual Obat Golongan G Ilegal di Ciputat, Dua Orang Diamankan

Polisi Gerebek Warung Diduga Jual Obat Golongan G Ilegal di Ciputat, Dua Orang Diamankan

Kamis, 25 Jun 2026 16:05 WIB
MENYAMPAIKAN KETERANGAN : Gubernur Banten Andra Soni, menyampaikan keterangan secara daring. (ISTIMEWA)

Gubernur Andra Pastikan Tata Kelola Pemerintahan Berjalan Optimal

Rabu, 24 Jun 2026 19:25 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.