SATELITNEWS.COM, LEBAK—Wakil Bupati Lebak Amir Hamzah beberapa hari lalu menyambangi warga korban banjir bandang dan tanah longsor di Kecamatan Lebak Gedong. Di tengah kunjungannya, Amir menyampaikan kabar baik bahwa hunian tetap (huntap) dibangun medio September ini.
Kabar tersebut seolah jadi jawaban selama 5 tahun warga korban banjir bandang dan tanah longsor yang kini menempati hunian sementara (huntara) di Desa Banjarsari, Kecamatan Lebak Gedong. Terdapat 221 kepala keluarga yang menempati huntara pasca rumah mereka hancur usai dilanda banjir bandang dan tanah longsor pada tahun 2020 silam.
Pada kunjungannya Amir berdialog bersama korban terdampak banjir bandang itu. Dialog tersebut membahas terkait kepastian pelaksanaan pembangunan hunian tetap untuk bangunan rumah sebanyak 221 rumah permanen yang direncanakan akan mulai dibangun pada pertengahan bulan September 2025.
“Bapak dan ibu masyarakat yang tinggal di huntara, kami pemerintah daerah Lebak ingin menyampaikan dan memberi kepastian pembangunan hunian tetap untuk masyarakat tedampak banjir bandang tahun 2020 akan segera dilaksanakan, Insya Allah akan pada pertengahan bulan September ini,” ucap Amir, Minggu (7/9/2025).
Wabup Amir menyampaikan kendala-kendala yang dialami pemerintah daerah sejak tahun 2020 dalam memperjuangkan agar masyarakat korban banjir bandang dan tanah longsor ini bisa memiliki hunian layak. Rintangan yang disebutkan Amir di antaranya kesulitan karena kendala oleh beberapa regulasi Peraturan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang membatasi waktu pembangunan huntara hanya sampai 2 tahun sejak terjadinya bencana.
Namun demikian, dengan kolaborasi dan komunikasi yang terus dijalin antara Pemkab Lebak dengan BNPB dan Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) telah membuahkan hasil yang baik dengan akan dilaksanakannya pembangunan huntap untuk masyarakat yang terdampak banjir bandang di Kecamatan Lebak Gedong.
Baca Juga: Pemkab Lebak Incar Ratusan Hektare Eks HGU PTPN
“Upaya yang terus dilakukan secara masif dan terus meningkatkan koordinasi dengan pemerintah pusat, dan hingga kabar baik diterima. Pembangunan huntap di mulai September ini,” tegas Amir kembali menyampaikan kepada masyarakat kepastian Huntap yang selama ini ditunggu masyarakat korban bencana alam tersebut.
Masyarakat huntara di Kecamatan Lebak Gedong sangat senang dan bersyukur atas kabar baik yang disampaikan oleh Wakil Bupati Lebak terkait dengan pembangunan hunian tetap. Hal tersebut disampaikan Kepala Desa Banjarsari, Haemi.
“Saya mewakili masyarakat mengucapkan terimakasih untuk pemerintah kabupaten Lebak, setelah menunggu selama 5 tahun akhirnya kami mendapatkan kepastian, kami sangat bersyukur,” kata Haemi singkat.(mulyana)
























