SATELITNEWS.COM, TANGSEL-Memasuki hari ke-3 setelah ledakan besar di permukiman padat penduduk di Jalan Cabe Ilir II RT 03 RW 01, Kelurahan Pondok Cabe Ilir, Kecamatan Pamulang Tangerang Selatan (Tangsel), warga bergotong royong bersihkan sisa puing bangunan.
“Kita swadaya dari masyarakat untuk mengangkut puing-puing ini. Belum ada dari petugas yang membantu di lokasi sejak kemarin pagi,” ujar Rais (31) salah satu warga saat dijumpai, Minggu (14/9/2025).
Pantauan di lokasi, pada Minggu (14/9)2025) puluhan warga nampak tengah sibuk membongkar sisa bangunan yang hancur akibat ledakan. Puing-puing beton dimasukkan kedalam karung-karung kecil untuk selanjutnya dibawa keluar.
Mereka menghancurkan sisa tembok yang masih berdiri menggunakan palu besi berukuran besar. Bangunan porak-poranda itu menjadi saksi bisu bagaimana ledakan hebat terjadi saat sebagian para warga masih tertidur lelap.
Rais melanjutkan, ledakan itu memang menghancurkan sejumlah rumah. Kata dia, yang nyaris tak berbentuk ada sekitar empat rumah dan penghuninya masih dalam perawatan di rumah sakit.
Diberitakan sebelumnya, suara ledakan keras mengejutkan warga Jalan Cabe Ilir II RT 03 RW 01, Kelurahan Pondok Cabe Ilir, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), pada Jumat (12/09/2025) sekitar pukul 05.15 WIB. Insiden terjadi saat sebagian besar warga masih tertidur lelap.
Baca Juga: Warga Situ Rompong Desak Kejari dan BPN Usut Dugaan Maladministrasi Penerbitan SHGB
Tim Puslabfor membawa sejumlah barang bukti (barbuk) dari lokasi ledakan diantaranya satu buah tabung gas 12 kilogram, tiga tabung gas 3 kilogram hingga selang regulator, pada Jumat (12/09/2025) sore.
Lantas, apa yang menyebabkan ledakan?
Dalam rilis Polda Metro Jaya, dipaparkan bahwa berdasarkan olah TKP, penyebab ledakan terungkap: akumulasi gas dalam ruangan tertutup, terpicu percikan api. Regulator gas ditemukan rusak, dililit isolasi hitam. Tabung gas 12 kilogram kosong, tapi tuas kompor masih dalam posisi ON. Tidak ada residu bahan peledak. Berita acara olah TKP ini, telah diserahkan ke Polres Tangerang Selatan.
Melalui rilis itu, Dansat Brimob Polda Metro Jaya Kombes Henik Maryanto berpesan kepada masyarakat agar lebih waspada. Supaya, kejadian serupa tidak terulang.
“Pastikan instalasi aman. Jangan memperbaiki sendiri jika regulator atau tabung bermasalah. Segera hubungi teknisi,” sarannya, berdasarkan hasil olah TKP. (eko)
