SATELITNEWS.COM, TANGERANG – Perum Bulog Cabang Tangerang memastikan kesiapannya dalam memperkuat distribusi pangan untuk memenuhi kebutuhan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di wilayah Kabupaten Tangerang.
“Persiapan sudah lama kami lakukan, baik dari sisi penyiapan komoditas. Kami juga sudah beberapa kali rapat dengan Pemda, permintaannya adalah penyediaan sembako,” ujar Kepala Cabang Bulog Tangerang, Omar Sharif kepada Satelit News, Minggu (14/9).
Bulog berkomitmen untuk menyediakan komoditas pangan utama seperti beras, gula, dan minyak goreng yang akan disalurkan ke sejumlah unit Kopdes Merah Putih di seluruh Kabupaten Tangerang.
“Setiap unit koperasi diberikan kuota sebanyak dua ton setiap kali pengambilan sembako,” jelasnya.
Untuk komoditas gula dan minyak goreng, lanjut Omar, pembeliannya tidak dibatasi kuota. “Kami sudah siap menyalurkan sembako. Sekarang tinggal menunggu order dari masing-masing koperasi,” ucapnya.
Omar juga merinci harga penebusan komoditas dari Bulog: beras premium dihargai Rp18 ribu per liter, beras SPHP Rp11 ribu per liter, minyak goreng Rp18.500 per liter, dan gula Rp17 ribu per kilogram.
Baca Juga: Cemari Lingkungan, TPS Ilegal di Pinang Kota Tangerang Disegel
“Antara koperasi dan toko lainnya kami perlakukan sama. Harga yang kami berikan sesuai harga eceran terendah,” tegasnya.
Ia memastikan, distribusi pangan ke koperasi desa tidak akan mengganggu ketersediaan pasokan ke toko-toko lain. “Tidak ada pengaruh ke toko-toko lain karena stok kami cukup banyak,” ujarnya.
Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Tangerang menargetkan sebanyak 58 Kopdes Merah Putih akan mulai beroperasi pada Oktober 2025.
Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Tangerang, Anna Ratna, menyampaikan bahwa Pemkab telah menggulirkan dana pinjaman sebesar Rp5,8 miliar untuk mendukung operasional dan pengembangan koperasi tersebut.
“Setiap unit koperasi mendapat limit pinjaman hingga Rp100 juta dengan bunga flat 5 persen per tahun. Dana ini akan direalisasikan dalam satu termin,” jelasnya.
Program Kopdes Merah Putih diharapkan mampu memperkuat distribusi pangan sekaligus mendorong perekonomian desa melalui koperasi yang sehat dan mandiri. (alfian/aditya)
Baca Juga: Anggaran Tersendat, 62 SPPG di Kabupaten Tangerang Setop Operasi
