Senin, 7 September 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Dewan Pengawas: Peserta BPJS Kesehatan Takut Ngadu

Oleh Gatot Riswandi Prasetyo
Rabu, 24 Sep 2025 17:14 WIB
Rubrik Nasional
Dewan Pengawas: Peserta BPJS Kesehatan Takut Ngadu

Dirut BPJS Kesehatan Ali Ghufron Mukti (kiri) dan Ketua Dewas BPJS Kesehatan, Abdul Kadir dalam rapat panja Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dengan Komisi IX di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (24/9/2025). (ISTIMEWA)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, JAKARTA–-Dewan Pengawas (Dewas) BPJS Kesehatan mencatat lebih dari 27 ribu keluhan peserta terkait layanan kesehatan dalam program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Meski demikian, angka tersebut dinilai belum mencerminkan kondisi sebenarnya di lapangan karena masih banyak peserta enggan menyampaikan aduan.

Ketua Dewas BPJS Kesehatan, Abdul Kadir, menjelaskan ada sejumlah faktor yang membuat peserta memilih diam. Selain keterbatasan pemahaman mengenai kanal pengaduan, sebagian peserta khawatir keluhan yang disampaikan justru berdampak pada pelayanan yang diterima.

“Jadi mereka mendapatkan layanan di rumah sakit, itu kadang-kadang tidak berani menyampaikan keluhan karena khawatir akan berdampak terhadap pelayanan. Jangan sampai sudah menyampaikan keluhan, tiba-tiba layanannya jadi berbeda,” ujar Abdul dalam rapat Panja Komisi IX DPR RI, Rabu (24/9/2025).

Berdasarkan hasil pengawasan, terdapat enam kendala utama dalam sistem pengaduan JKN-BPJS. Pertama, rendahnya pemanfaatan whistle blowing system (WBS). Kedua, minimnya pemahaman peserta mengenai kanal pengaduan yang tersedia.

Ketiga, kekhawatiran peserta terhadap dampak aduan. Keempat, adanya pengaduan berulang. Kelima, rendahnya pemanfaatan aplikasi Mobile JKN. Keenam, kanal pengaduan BPJS Kesehatan yang belum beroperasi penuh tujuh hari.

Abdul merinci, dari total pengaduan yang masuk, 27.038 berkaitan dengan pelayanan kesehatan, 24.567 terkait administrasi, dan 11.271 mengenai iuran. “Yang paling banyak aduannya itu mengenai pelayanan kesehatan,” katanya.

Baca Juga: Diungkap Mantan Stafsus Yaqut, 24 Anggota DPR Minta Uang Oleh-oleh Di Arab Saudi

Di sisi lain, BPJS Kesehatan menegaskan bahwa jumlah pengaduan justru mengalami penurunan dalam beberapa bulan terakhir. Direktur Utama BPJS Kesehatan Ali Ghufron Mukti menyebut tren ini terjadi seiring penguatan mutu layanan.

Jumlah aduan yang masuk pada semester I tahun 2025 mencapai 27.242 aduan. Angka itu jauh lebih kecil dibandingkan 64.010 aduan pada semester I tahun 2024 dan 38.446 aduan pada semester II tahun 2024. “Inti dari tren penurunan jumlah pengaduan ini karena terjadinya upaya dari BPJS Kesehatan meliputi penguatan mutu layanan,” jelas Ghufron.

BeritaTerbaru

Menteri Perhubungan Perpanjang Penutupan 8 Bandara

Menteri Perhubungan Perpanjang Penutupan 8 Bandara

Senin, 7 Sep 2026 08:15 WIB
Layanan SIM Keliling Jakarta Selasa 1 September, Cek Lokasinya

SIM Keliling Jakarta Senin 7 September Hadir di 5 Lokasi

Senin, 7 Sep 2026 08:03 WIB
Fase Erupsi Gunung Anak Krakatau Berakhir, Status Siaga Tetap Berlaku

Fase Erupsi Gunung Anak Krakatau Berakhir, Status Siaga Tetap Berlaku

Minggu, 6 Sep 2026 17:27 WIB
Beras Langka di Pasar Modern, Pemerintah Gelontorkan 110 Ribu Ton

Beras Langka di Pasar Modern, Pemerintah Gelontorkan 110 Ribu Ton

Minggu, 6 Sep 2026 17:23 WIB

Ia mengakui keluhan dan aduan masih masuk dalam kanal pengaduan, namun jumlahnya relatif kecil jika dibandingkan dengan total peserta BPJS Kesehatan yang mencapai 280,23 juta orang pada awal Juli 2025, termasuk peserta aktif dan non-aktif.

Ghufron menambahkan, 99 persen pengaduan telah ditindaklanjuti sesuai dengan Service Level Agreement (SLA). Proses tindak lanjut pun dipangkas dari lima hari menjadi tiga hari kerja.

“Survei kepuasan dari tahun 2021 itu 87,6 persen, meningkat sampai 92,1 persen,” tuturnya.

Namun, Ghufron menyoroti persoalan lain. Yakni, masih banyak masyarakat yang menganggap iuran BPJS Kesehatan sebagai beban. “Kalau merokok itu kira-kira Rp 500 ribu. Kalau bayar BPJS itu nggak
sampai sepersepuluhnya, nggak sampai Rp 35 ribu, nggak sampai Rp 40 ribu, kalau Rp 500 ribu nggak sampai Rp 50 ribu. Tapi kalau merokok rasanya nggak berat, kalau bayar BPJS berat,” ungkapnya.

Baca Juga: Ketua Umum PBNU Dipilih AHWA

Menurutnya, fenomena ini menjadi pekerjaan rumah besar. “Itu lah yang perlu kita diskusikan, kita sadari, ‘gimana nih kita mendidik masyarakat kita’. Tapi tentu kita tidak boleh menyalahkan masyarakat, karena kita harus bersama-sama masyarakat untuk bersama bergerak,” jelasnya.

Ghufron menerangkan, BPJS Kesehatan memiliki program rehabilitasi untuk peserta yang menunggak pembayaran. Melalui program ini, peserta dapat menentukan besaran iuran tunggakan berdasarkan kemampuan keuangan.

“Jadi mereka yang memiliki tunggakan bisa dengan rehab dihitungkan sendiri, kira-kira kemampuannya berapa. Pokoknya inti cerita dipermudah lah kalau niat. Masalahnya kan ada ability ada willingness,” ujarnya.

BPJS Kesehatan juga telah membangun kemitraan dengan lebih dari satu juta kanal pembayaran di seluruh Indonesia serta menyediakan layanan autodebet perbankan. “Kanal pembayaran itu lebih dari satu juta ini. Sampai Desember 2024, 1.044.189 (kanal). Saya nyebut 10 (macam) saja susah itu, pakai OVO, Gopay, pakai autodebet,” imbuhnya.(rmg/san)

Tags: angkabpjs kesehatanDPRpeserta
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

Diungkap Mantan Stafsus Yaqut, 24 Anggota DPR Minta Uang Oleh-oleh Di Arab Saudi
Nasional

Diungkap Mantan Stafsus Yaqut, 24 Anggota DPR Minta Uang Oleh-oleh Di Arab Saudi

Sabtu, 5 Sep 2026 08:12 WIB
Anggaran MBG Terancam Dipangkas, Ditargetkan di Bawah Rp200 Triliun
Nasional

Anggaran MBG Terancam Dipangkas, Ditargetkan di Bawah Rp200 Triliun

Jumat, 4 Sep 2026 07:38 WIB
Layanan SIM Keliling Jakarta Selasa 1 September, Cek Lokasinya
Nasional

SIM Keliling Jakarta Jumat 4 September, Cek Lokasinya di Sini

Jumat, 4 Sep 2026 07:25 WIB
Layanan SIM Keliling Jakarta Selasa 1 September, Cek Lokasinya
Nasional

SIM Keliling Jakarta Kamis 3 September, Cek di Sini Lokasinya

Kamis, 3 Sep 2026 07:43 WIB
Imingi WNI Gaji Tinggi di Luar Negeri, 7.908 Loker Fiktif Ditutup
Nasional

Imingi WNI Gaji Tinggi di Luar Negeri, 7.908 Loker Fiktif Ditutup

Rabu, 2 Sep 2026 20:59 WIB
620 Anak Terpapar Konten Kekerasan, BNPB Waspadai True Crime Community
Nasional

620 Anak Terpapar Konten Kekerasan, BNPB Waspadai True Crime Community

Rabu, 2 Sep 2026 20:51 WIB
Turut Berduka Cita Atas Wafatnya H. Desri Arwen
Pendaftaran Obyek Subyek Pajak Daerah Bapenda Tangsel
HUT RI Ke 81 Dinas perpustakaan dan arsip Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 PT LKM Artha Kerta Raharja
HUT RI Ke 81 Dinsos Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 Bapenda Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Berita Pilihan

Kepala Dinsos Kabupaten Serang, Yadi Priyadi Rochdian. (ISTIMEWA)

Dinsos Kabupaten Serang Buka Ruang Pembaruan Data Masyarakat

Rabu, 2 Sep 2026 20:29 WIB
Al Nassr Telan Kekalahan Pertama

Al Nassr Telan Kekalahan Pertama

Minggu, 6 Sep 2026 17:17 WIB
Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie Sesalkan Kisruh YSH-UIN Jakarta

Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie Sesalkan Kisruh YSH-UIN Jakarta

Selasa, 1 Sep 2026 18:06 WIB
BERBAGI -- Sejumlah Polwan jajaran Polres Pandeglang, berbagi hampers kepada pengguna jalan, dalam rangka HUT Polwan Ke-78. (ISTIMEWA)

Berbagi di HUT Polwan, Kompol Reni: One Polwan Extraordinary Impact

Selasa, 1 Sep 2026 13:25 WIB
Bansos 14 Ribu KPM Lebak Disetop, Terindikasi Judol

Bansos 14 Ribu KPM Lebak Disetop, Terindikasi Judol

Selasa, 1 Sep 2026 18:40 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.