SATELITNEWS.COM, TANGSEL-Warga Jalan Surya Kencana Gang Raden RW 03 RW 06, Kelurahan Pamulang Barat, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dibuat geram oleh penjual tahu bulat yang kepergok melakukan pelecehan seksual terhadap seorang anak laki-laki, pada Rabu (24/9/2025) malam.
Ketua RT 03, Sambang (46) mengatakan bahwa peristiwa itu bermula saat warga mencurigai adanya pedagang tahu bulat yang membawa seorang anak ke tempat yang sepi. Akhirnya, warga pun mendekati lokasi dan langsung memergoki pelaku dalam kondisi memakai celana pendek tanpa mengenakan celana dalam.
“Kejadian posisinya habis maghrib, sebenarnya sudah dipantau lama itu pelaku, cuma semalam kegep nya sering bawa anak kecil ke area panjat tebing comunity center. Itu kan tidak ada penerangan. Disitu digerebek sama warga sini, ditanya di interogasi, jawaban korban abis dimainin alat kelaminnya,” ujarnya saat ditemui, Kamis (25/9).
“Itu korban pas maghrib masih di rumah, tidak lama keluar rumah langsung kejadian itu. Makanya orang tua juga kaget, terlebih korban ditanya sudah tiga kali,” sambungnya.
Sambang melanjutkan, pelaku nyaris babak belur dihajar massa, mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, pelaku langsung diserahkan ke pihak kepolisian. Namun, dirinya sempat menginterogasi pelaku bahwa dirinya tinggal di Gang H Midah perbatasan anatara Tangsel dengan Depok.
Yang membuat Sambang lebih terkejut, dari handphone pelaku terdapat sejumlah video asusila dirinya dengan korbannya yang semuanya anak laki-laki.
Baca Juga: Istri ke Pasar Pandeglang, Ayah Setubuhi Anak Tirinya di Kontrakan
“Setelah kita interogasi di sini, hp-nya dicek ternyata ada video gitu. Ada yang cuma di mainan ada yang sampai dihisap. Mungkin di tempat lain kejadian juga, dia juga ngaku yang dalam video itu anak muncul, tapi buat videonya di Bojong Sari,” katanya.
“Video ada 3 semalem satu dan anak kontrakan. Kurang lebih ada 6,” sambungnya.
Kepada warga, pelaku mengaku hanya memainkan alat kelamin korbannya tidak sampai divideokan. Dalam menjerat korbannya, pelaku mengiming-imingi dengan memberikan handphone dan uang.
“Korbannya diimingi hp sama uang 5 ribu sampai 10 ribu, kalau korban yang semalem sempat diberikan HP cuma dua hari diambil alasannya mau digadaikan. Nanti dibelikan lagi yang baru. Dari pengakuan pelaku hanya mainin saya kalau yang TKP sini, tidak sampai dibuat video sampai dihisap,” jelasnya.
Sambang meneruskan, tempat kejadian perkara (TKP) yang berada persis dikawasan Community Center Pamulang ini memang ramai oleh anak-anak untuk bermain. Beberapa waktu terakhir, lokasi itu tengah ada perbaikan pada lokasi panjang tebing, sehingga pencahayaan tidak maksimal seperti biasanya.
Dalam rekaman video yang didapat, nampak pelaku yang mengenakan baju dan celana pendek berwarna hitam nampak pasrah diamankan warga. Sorakan warga pun terdengar yang ditujukan terhadap pelaku. (eko)
Baca Juga: Kementerian PU Kaji Pengembangan Infrastruktur Kawasan Pendidikan di Pamulang

















