Minggu, 25 Oktober 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Home
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Home
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
Promo Oktober Honda Wahana Artha

YLBHI Soroti Penyiksaan Demonstran

Oleh Gatot Riswandi Prasetyo
Senin, 29 Sep 2025 19:20 WIB
Rubrik Nasional
YLBHI Soroti Penyiksaan Demonstran

Wakil Ketua YLBHI yang juga Perwakilan Tim Advokasi untuk Demokrasi, Arif Maulana mengemukakan sejumlah fakta mengenai penangkapan ratusan aktivis usai Ricuh Agustus-September 2025. (ISTIMEWA)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, JAKARTA—Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) mengungkap dugaan praktik penyiksaan oleh aparat kepolisian terhadap demonstran, termasuk anak-anak, yang ditangkap saat kerusuhan akhir Agustus hingga awal September 2025. Sementara itu, Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) memastikan penyelidikan resmi atas kerusuhan ditargetkan rampung pada awal Desember mendatang.

Direktur LBH Yogyakarta Julian Duwi Prasetia menuturkan, banyak massa aksi mengalami kekerasan fisik saat pemeriksaan oleh aparat. “Ketika pemeriksaan, banyak massa aksi mendapatkan kekerasan oleh aparat dan dipaksa mengaku terlibat demo anarkistis,” ujarnya dalam konferensi pers, di Jakarta, Senin (29/9).

Pernyataan Julian diperkuat Wakil Ketua Bidang Advokasi dan Jaringan YLBHI, Arif Maulana. Ia menekankan, mayoritas korban kekerasan justru anak-anak. “Di Magelang katakan ada 26 (demonstran) anak yang ditangkap mengalami penyiksaan,” ucap Arif.

Menurut Arif, sebagian anak bahkan mengaku dicambuk dengan selang, ditampar, ditendang, dan dipukul di bagian dada, meski sama sekali tidak terlibat aksi anarkistis. YLBHI juga menilai aparat menutup akses keluarga maupun kuasa hukum untuk menemui para demonstran selama pemeriksaan, dan akses baru dibuka setelah proses pemeriksaan selesai.

Selain kekerasan, YLBHI menyingkap dugaan praktik pemerasan yang dialami sejumlah orang yang ditangkap. Pemerasan tersebut disebut-sebut dilakukan oleh aparat kepolisian selama proses pemeriksaan.

“Dugaan pemerasan terhadap korban penangkapan terjadi di beberapa daerah, salah satunya di Makassar,” kata Arif. Meski begitu, ia tidak merinci lebih lanjut mengenai satuan kepolisian maupun jumlah korban.

Baca Juga: Perempuan 50 Tahun di Serpong Utara Ditemukan Tewas di Dalam Rumah Kontrakan

YLBHI juga mengkritisi langkah polisi yang dinilai terlalu fokus memidanakan para aktivis. Menurut Arif, penggunaan pasal penghasutan untuk menjerat aktivis terkesan karet dan dipaksakan.

“Dengan menggunakan pasal penghasutan, polisi seolah-olah melihat demonstrasi muncul ketika ada dalangnya, jadi tidak murni,” ujarnya.

BeritaTerbaru

Setop Ekspor Gas ke Negara Tetangga, Bahlil: Sudah Dipikir Matang

Setop Ekspor Gas ke Negara Tetangga, Bahlil: Sudah Dipikir Matang

Minggu, 25 Okt 2026 08:59 WIB
SIM Keliling Jakarta Senin 7 September Hadir di 5 Lokasi

Layanan SIM Keliling Jakarta Minggu 25 Oktober, Ada di 2 Lokasi

Minggu, 25 Okt 2026 07:29 WIB
SIM Keliling Jakarta Senin 7 September Hadir di 5 Lokasi

SIM Keliling Jakarta Jumat 23 Oktober, Cek Lokasinya

Jumat, 23 Okt 2026 08:00 WIB
Prabowo Janji Guyur Rp400 T, Daerah akan Diberi Dana Lebih Besar

Prabowo Janji Guyur Rp400 T, Daerah akan Diberi Dana Lebih Besar

Kamis, 22 Okt 2026 17:09 WIB

Ketua Umum YLBHI Muhammad Isnur menambahkan, kriminalisasi terhadap aktivis pasca-demo merupakan upaya mencari kambing hitam. “Mereka mencari-cari kesalahan untuk kemudian dituduhkan kepada para aktivis,” katanya.

Isnur menduga, penangkapan besar-besaran dilakukan untuk merespons kecurigaan Presiden Prabowo Subianto terkait kerusuhan pasca-demo. “Ini upaya menjawab kemarahan presiden yang mengungkap adanya upaya makar dan terorisme,” ujarnya.

Karena itu, YLBHI mendesak Presiden Prabowo segera membentuk Tim Pencari Fakta Independen. “Kami mendesak untuk meneruskan pembentukan tim pencari fakta independen,” kata Isnur. Menurutnya, tanpa tim independen, proses penyelidikan justru berisiko melebar dan berubah menjadi kriminalisasi terhadap aktivis.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra menyebut hingga Jumat (26/9) jumlah tersangka mencapai 997 orang. Dari total itu, 971 dijerat dengan pasal pidana umum berdasarkan KUHP dan Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951, sementara 26 orang lainnya disangkakan melanggar Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Baca Juga: Tiga Influencer Game Online Dilaporkan ke Polres Tangsel

Kepala Badan Reserse Kriminal Polri Komisaris Jenderal Syahardiantono pada Rabu (24/9) mengatakan ada 959 tersangka, terdiri dari 664 orang dewasa dan 295 anak. Ratusan kasus itu ditangani di berbagai kepolisian daerah, misalnya 232 tersangka di Polda Metro Jaya, 111 di Polda Jawa Barat, 136 di Polda Jawa Tengah, dan 58 di Polda Sulawesi Selatan.

Di tengah sorotan publik mengenai dugaan penyiksaan, pemerasan, dan lonjakan jumlah tersangka, Komnas HAM menegaskan proses penyelidikan tetap berjalan. Ketua Komnas HAM Anis Hidayah mengatakan pihaknya bersama enam Lembaga Nasional HAM (LNHAM) telah membentuk Tim Independen Pencari Fakta.

“Kalau komitmen dari enam lembaga, kita usahakan awal Desember sudah selesai. Nanti hasilnya tentu akan disampaikan kepada Presiden dan DPR,” ujarnya di Jakarta, Senin (29/9).

Tim gabungan ini ditugasi mengumpulkan data lapangan, memverifikasi dugaan pelanggaran, serta menyusun rekomendasi bagi pemerintah. Temuan awal, menurut Anis, menunjukkan adanya indikasi kesalahan prosedur aparat, penangkapan sewenang-wenang, hingga dugaan korban jiwa.

“Kami masih mengidentifikasi perkembangan terkait dengan temuan awal. Termasuk kami melakukan penyelidikan terhadap 10 orang yang diduga menjadi korban jiwa selama kerusuhan Agustus–September,” ucapnya. (rmg/san)

Tags: kepolisianpenyiksaanYayasan Lembaga Bantuan Hukum IndonesiaYLBHI
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

1.481 Hektare Lahan Masih Terbakar, Total Bantuan Rp1,235 T Sudah Cair
Nasional

1.481 Hektare Lahan Masih Terbakar, Total Bantuan Rp1,235 T Sudah Cair

Kamis, 22 Okt 2026 17:05 WIB
Layanan SIM Keliling Jakarta Jumat 9 Oktober, Cek Lokasinya
Nasional

SIM Keliling Jakarta Kamis 22 Oktober, Cek di Sini Lokasinya

Kamis, 22 Okt 2026 07:25 WIB
KPK Surati Panglima TNI, Banyak Item Dugaan Korupsi BNPB
Nasional

KPK Surati Panglima TNI, Banyak Item Dugaan Korupsi BNPB

Rabu, 21 Okt 2026 19:01 WIB
Insentif BI Tarik Modal Asing 9,9 Miliar Dolar AS
Bisnis

Insentif BI Tarik Modal Asing 9,9 Miliar Dolar AS

Rabu, 21 Okt 2026 18:57 WIB
BKN Bahas Skema Pengalihan Gaji PPPK ke Pusat
Banten Region

BKN Bahas Skema Pengalihan Gaji PPPK ke Pusat

Rabu, 21 Okt 2026 08:03 WIB
Layanan SIM Keliling Jakarta Jumat 9 Oktober, Cek Lokasinya
Nasional

Layanan SIM Keliling Jakarta Rabu 21 Oktober, Cek Lokasinya

Rabu, 21 Okt 2026 07:48 WIB
Promo Oktober Honda Wahana Artha Promo Oktober Honda Wahana Artha
Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Bank Kerta PT. BPR Kerta Raharja Gemilang Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Bank Kerta PT. BPR Kerta Raharja Gemilang Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Bank Kerta PT. BPR Kerta Raharja Gemilang
Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Pendidikan Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Pendidikan Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Pendidikan
Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perhubungan Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perhubungan Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perhubungan
Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perindustrian dan Perdagangan Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perindustrian dan Perdagangan Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perindustrian dan Perdagangan
Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perpustakaan dan Arsip Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perpustakaan dan Arsip Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perpustakaan dan Arsip
Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang LKM Artha Kertaraharja Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang LKM Artha Kertaraharja Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang LKM Artha Kertaraharja
500 th Kabupaten Serang Ahmad Muhibbin DPC Gerindra Kab Serang
Selamat Hari Jadi Ke 26 Provinsi Banten DPD HKTI Prov. Banten
Ketua DPD HKTI Prov Banten Andra Soni Ketua DPD HKTI Prov Banten Andra Soni Ketua DPD HKTI Prov Banten Andra Soni

Berita Pilihan

Dampak Kebijakan Lahan Sawah Dilindungi, PAD Kabupaten Tangerang Tertekan

Dampak Kebijakan Lahan Sawah Dilindungi, PAD Kabupaten Tangerang Tertekan

Minggu, 25 Okt 2026 10:07 WIB
Tekan Biaya Operasional, OPD Lebak Bakal Dirampingkan

Tekan Biaya Operasional, OPD Lebak Siap Dirampingkan

Minggu, 18 Okt 2026 15:06 WIB
BINUS ASO Buka Kampus Baru di BSD

BINUS ASO Buka Kampus Baru di BSD

Senin, 19 Okt 2026 17:42 WIB
3 Hari Terbakar, Api Masih Membara di Kawasan Pergudangan Jatiuwung

3 Hari Terbakar, Api Masih Membara di Kawasan Pergudangan Jatiuwung

Kamis, 22 Okt 2026 15:46 WIB
MELELANG IKAN : Sejumlah nelayan melelangkan ikan di TPI Labuan 2 atau TPI Higienis. Hingga saat ini, jumlah produksi perikanan tangkapasih rendah dibandingkan produksi perikanan budidaya. (ISTIMEWA)

Produksi Ikan Tangkap di Banten Capai 75 Ribu Ton

Rabu, 21 Okt 2026 17:11 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.