SATELITNEWS.COM, TANGERANG – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kecamatan Rajeg, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang memberikan dukungan konkret untuk meningkatkan perekonomian masyarakat. Bantuan peralatan usaha produktif diserahkan kepada para pelaku usaha yang menyandang disabilitas di wilayah Kecamatan Rajeg, pada Senin (20/10).
Bantuan tersebut berupa beragam alat usaha, di antaranya mesin jahit, mesin obras, alat pembuat kue, las listrik, dan alat pembuatan tempe.
Camat Rajeg, Oman Apriaman, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Pemerintah Kecamatan Rajeg dengan Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) dalam memperingati HUT ke-80 Kecamatan Rajeg. Inisiasi ini berfokus pada kelompok usaha disabilitas.
“Tentunya, ini untuk meningkatkan perekonomian masyarakat. Supaya, masyarakat juga bisa membuka lapangan pekerjaan dengan adanya kegiatan wirausaha ini, khususnya bagi mereka yang menyandang disabilitas,” kata Oman kepada Satelit News, Senin (20/10).
Oman berharap, peralatan yang diberikan dapat mendongkrak perekonomian para pelaku usaha dan meminimalisir angka pengangguran di Kabupaten Tangerang, khususnya di wilayah Kecamatan Rajeg.
“Peralatan yang diberikan kepada para pelaku usaha adalah, las listrik, mesin jahit, alat pembuat kue, dan alat pembuat tempe,” bebernya.
Baca Juga: Pura-Pura Tes Motor dan Dibawa Kabur, Seorang Pria di Solear Ditangkap Warga
Di lokasi yang sama, Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, menambahkan bahwa pemberian bantuan peralatan usaha ini merupakan wujud dukungan nyata Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Disnaker. Tujuannya adalah meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mendorong tumbuhnya wirausaha baru di tingkat kecamatan.
“Semoga bantuan ini bisa dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat, khususnya kelompok usaha perempuan dan penyandang disabilitas. Ada mesin jahit, mesin obras, alat pembuatan kue, hingga mesin pembuatan tempe lengkap,” ujar Maesyal Rasyid.
Pria yang akrab disapa Rudi Maesyal ini menekankan, bahwa bantuan alat usaha ini diharapkan menjadi modal awal, untuk membuka peluang dan meningkatkan pendapatan ekonomi keluarga. Ia juga mendorong agar kegiatan pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan dan pembinaan dapat terus dilakukan secara berkelanjutan oleh pemerintah kecamatan, TP PKK setempat, dan Dinas Tenaga Kerja.
“PKK dan perangkat desa harus terus aktif memberikan pendampingan, pelatihan, dan pembinaan agar masyarakat makin berdaya. Pemerintah daerah siap mendukung baik dari sisi peralatan maupun modal usahanya,” tegasnya.
Rudi Maesyal menilai Kecamatan Rajeg telah mengalami banyak perubahan dan kemajuan. Hal ini terlihat dari jumlah penduduk yang terus meningkat, serta pembangunan infrastruktur yang signifikan.
“Sekarang saya senang sekali bisa datang kembali, melihat kemajuan yang luar biasa. Jumlah penduduk bertambah, pembangunan meningkat, masyarakatnya semakin cerdas dan kompak,” ungkap Rudi.
Baca Juga: 48 Jam Pabrik Plastik di Balaraja Tangerang Terbakar, 33 KK Diungsikan
Salah satu penerima manfaat, Yudi, mengaku sangat senang setelah mendapatkan peralatan menjahit seperti mesin obras dan mesin jahit. Ia meyakini, bantuan modal usaha seperti ini akan terus meningkatkan ekonomi masyarakat.
“Alhamdulillah, tentu senang. Karena, bagi kami yang ingin memiliki usaha, sering kali terkendala oleh modal awal. Dengan adanya bantuan ini, Insya Allah ke depan akan lebih baik lagi ekonomi masyarakat,” katanya.
Yudi juga berharap Pemerintah, baik daerah maupun pusat, terus berkomitmen mendorong peningkatan perekonomian, melalui pelatihan dan pemberian modal usaha. (alfian/aditya)
























