Jumat, 11 September 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Pemprov Jawa Barat dan Jakarta Bantah Dana Ngendap

Oleh Gatot Riswandi Prasetyo
Rabu, 22 Okt 2025 18:44 WIB
Rubrik Nasional
Pemprov Jawa Barat dan Jakarta Bantah Dana Ngendap

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. (ISTIMEWA)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, JAKARTA — Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung sama-sama membantah tudingan bahwa dana triliunan rupiah milik pemerintah daerah mereka sengaja disimpan di bank untuk mendapatkan bunga deposito. Menurut keduanya, dana itu merupakan kas daerah yang terus bergerak untuk membayar berbagai kegiatan dan proyek pembangunan.

Pernyataan ini muncul setelah Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyoroti lambatnya realisasi belanja daerah yang menyebabkan sekitar Rp234 triliun dana pemerintah daerah masih tersimpan di bank hingga akhir September 2025. Dari jumlah itu, DKI Jakarta dan Jawa Barat disebut memiliki simpanan terbesar—masing-masing Rp14,6 triliun dan Rp4,17 triliun.

Menanggapi hal itu, Dedi Mulyadi langsung mendatangi kantor Bank Indonesia (BI) di Jalan Kebon Sirih, Jakarta, Rabu (22/10/2025), untuk mengecek kebenaran data tersebut. “Adapun data dari BI itu adalah pelaporan per 30 September,” ujar Dedi seusai pertemuan dengan pejabat BI.

Menurutnya, BI menerima laporan keuangan daerah dari bank secara bulanan, sedangkan Pemprov Jabar melaporkannya secara harian melalui Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) ke Kemendagri.
Perbedaan sistem ini, kata Dedi, kerap menimbulkan kesalahpahaman publik.

“BI itu hanya mengambil data dari bank setiap akhir bulan. Jadi kalau ada persepsi uang pemerintah sengaja disimpan, ya itu keliru. Karena uang itu kas daerah, yang setiap hari dipakai untuk belanja,” ujarnya.

Ia menegaskan tidak ada dana Pemprov Jabar yang disimpan dalam bentuk deposito. “Update-nya, tidak ada uang Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang tersimpan di bank, baik BJB maupun bank lain, dalam bentuk deposito. Apalagi Rp4,1 triliun. Yang ada hari ini hanya sekitar Rp2,4 triliun—itu pun sudah belanja lagi,” katanya.

Baca Juga: Fantastis, Polri Minta Tambah Anggaran Rp63 Triliun

Dedi bahkan memberi contoh bagaimana kas daerah terus bergerak setiap hari. “Ya bisa jadi tadi pagi Rp2,5 triliun, sekarang Rp2,4 triliun. Uangnya keluar lagi, buat bayar proyek, gaji tenaga kebersihan, satpam, listrik, sampai kontraktor jalan dan irigasi. Kan nggak mungkin kas pemerintah disimpan di brankas, jadi ya memang disimpan di bank,” tuturnya.

Ia juga mengusulkan agar data keuangan daerah di Kemenkeu dan Kemendagri bisa disatukan dalam sistem yang sama sehingga laporan keuangan pemerintah daerah dapat dibaca secara harian. “Harusnya connect. Dari provinsi ke Kemendagri, lalu dari Kemendagri langsung terkoneksi ke Dirjen Perimbangan Keuangan di Kemenkeu,” kata Dedi.

BeritaTerbaru

Antrean Haji Tak Lagi Bisa Dibeli, Kemenhaj Hapus Lunas Tunda Ganti

Antrean Haji Tak Lagi Bisa Dibeli, Kemenhaj Hapus Lunas Tunda Ganti

Kamis, 10 Sep 2026 18:01 WIB
Dari Banten dan Jakarta, 123 Napi High Risk Dibawa ke Nusakambangan

Dari Banten dan Jakarta, 123 Napi High Risk Dibawa ke Nusakambangan

Kamis, 10 Sep 2026 17:58 WIB
59,8 Juta Rokok Ilegal Ditindak, Potensi Kerugian Rp46,79 Miliar

59,8 Juta Rokok Ilegal Ditindak, Potensi Kerugian Rp46,79 Miliar

Rabu, 9 Sep 2026 21:11 WIB
Menteri Sosial Perkuat Sistem Pengawasan Sekolah Rakyat

Menteri Sosial Perkuat Sistem Pengawasan Sekolah Rakyat

Rabu, 9 Sep 2026 21:06 WIB

Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung juga menegaskan hal serupa. Menurutnya, dana Rp14,6 triliun milik Pemprov DKI yang masih tersimpan di bank bukan untuk deposito, melainkan untuk membayar proyek fisik dan pengadaan barang serta jasa yang jatuh tempo pada November dan Desember.

“Benar ada dananya, tetapi bukan untuk jadi deposito atau disimpan begitu saja,” ujar Pramono di Kantor BPKP, Jakarta Timur, Rabu (22/10/2025). “Ini semata-mata untuk persiapan menyelesaikan pembayaran proyek fisik serta pengadaan barang dan jasa,” tambahnya.

Ia menjelaskan, pola pembayaran di akhir tahun sudah menjadi kebiasaan dalam pelaksanaan APBD DKI. Banyak proyek baru mencapai tahap akhir di kuartal keempat, sehingga pencairan anggaran menumpuk menjelang tutup tahun. “Selalu begitu. Di tahun 2023, misalnya, pembayaran proyek mencapai Rp16 triliun. Tahun berikutnya naik jadi Rp18 triliun,” ujarnya.

Menurut Pramono, pola tersebut membuat seolah-olah dana daerah “mengendap” di bank, padahal uang itu sudah dialokasikan dan menunggu proses penyelesaian administrasi serta termin pekerjaan.

Baca Juga: Dedi Mulyadi Hapus PR Sekolah

“Begitu proyek selesai, langsung dibayar. Jadi bukan uang tidur,” katanya.

Sementara pemerintah pusat masih menyoroti serapan belanja daerah yang dianggap lambat, para kepala daerah meminta agar penilaian dilakukan dengan memperhatikan ritme pembangunan di lapangan.
“Kalau datanya bulanan, kelihatannya besar. Tapi kalau dilihat harian, uang itu jalan terus,” ucap Dedi Mulyadi menutup keterangannya. (rmg/san)

Tags: BelanjaDK JakartaGubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

SIM Keliling Jakarta Senin 7 September Hadir di 5 Lokasi
Nasional

SIM Keliling Jakarta Rabu 9 September, Cek Lokasinya

Rabu, 9 Sep 2026 07:46 WIB
Belum Daftar SLHS, 1.999 Dapur MBG Ditutup Sementara
Nasional

Belum Daftar SLHS, 1.999 Dapur MBG Ditutup Sementara

Rabu, 9 Sep 2026 07:42 WIB
Gunung Anak Krakatau Erupsi Empat Kali, Abu Mulai Menjauh
Nasional

Gunung Anak Krakatau Erupsi Empat Kali, Abu Mulai Menjauh

Rabu, 9 Sep 2026 07:23 WIB
BNPB Minta Anggaran Tambahan Rp 5,67 Triliun
Nasional

BNPB Minta Anggaran Tambahan Rp 5,67 Triliun

Rabu, 9 Sep 2026 07:19 WIB
Gandeng Bank Nasional, Alam Sutera Group Expo 2026 Targetkan Penjualan Rp300 Miliar
Bisnis

Gandeng Bank Nasional, Alam Sutera Group Expo 2026 Targetkan Penjualan Rp300 Miliar

Selasa, 8 Sep 2026 21:15 WIB
Gunung Anak Krakatau Belum Tenang Meski Aktivitas Erupsi Menurun
Nasional

Gunung Anak Krakatau Belum Tenang Meski Aktivitas Erupsi Menurun

Selasa, 8 Sep 2026 08:06 WIB
Turut Berduka Cita Atas Wafatnya H. Desri Arwen
Pendaftaran Obyek Subyek Pajak Daerah Bapenda Tangsel
HUT RI Ke 81 Dinas perpustakaan dan arsip Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 PT LKM Artha Kerta Raharja
HUT RI Ke 81 Dinsos Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 Bapenda Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Berita Pilihan

Dindikbud Tangsel Buka Ruang Kompromi, Dishub Kaji Amdal Lalin SMPN 25

Dindikbud Tangsel Buka Ruang Kompromi, Dishub Kaji Amdal Lalin SMPN 25

Jumat, 4 Sep 2026 07:30 WIB
SPPG KOLELET -- Para pegawai SPPG Kolelet, Kecamatan Picung, Kabupaten Pandeglang, sedang menyiapkan menu. (ISTIMEWA)

Sesuaikan Standar Gizi Seimbang, SPPG Kolelet Pandeglang Sajikan Menu Variatif

Rabu, 9 Sep 2026 14:46 WIB
Real Betis vs Real Madrid, Lanjutkan Tren Sempurna

Real Betis vs Real Madrid, Lanjutkan Tren Sempurna

Jumat, 4 Sep 2026 07:48 WIB
BERDOA BERSAMA -- Pengurus dan jajaran anggota SMSI-PWI Pandeglang, berdoa bersama untuk keselamatan 5 Jurnalis 2 Crew Kapal dan 1 Guide, yang hingga kini hilang kontak. (ISTIMEWA)

5 Jurnalis Hilang Kontak, Anggota SMSI-PWI Pandeglang Panjatkan Doa Keselamatan Bersama

Rabu, 9 Sep 2026 10:50 WIB
Ribuan Ikan Mati di Situ Cangkring Tangerang, DLH Turun Tangan dan Larang Warga Konsumsi

Ribuan Ikan Mati di Situ Cangkring Tangerang, DLH Turun Tangan dan Larang Warga Konsumsi

Kamis, 10 Sep 2026 17:23 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.