Senin, 6 Juli 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News

Penjarahan Rumah Pejabat Sudah Direncanakan

Oleh Gatot Riswandi Prasetyo
Senin, 3 Nov 2025 21:30 WIB
Rubrik Nasional
Penjarahan Rumah Pejabat Sudah Direncanakan

Kriminolog Universitas Indonesia (UI) Adrianus Eliasta Meliala di Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD), di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (3/11/2025). (ISTIMEWA)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, JAKARTA—Insiden penjarahan terhadap rumah sejumlah pejabat dan anggota DPR dalam rangkaian demonstrasi 25–31 Agustus 2025 bukan aksi spontan. Tindakan tersebut merupakan bentuk penjarahan yang telah ditargetkan dan direncanakan.

Hal itu disampaikan kriminolog Universitas Indonesia (UI) Adrianus Eliasta Meliala ketika memberikan keterangan sebagai saksi ahli dalam sidang pendahuluan dugaan pelanggaran etik lima anggota DPR nonaktif di Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD), Senin (3/11/2025), di Kompleks Parlemen, Jakarta.

Menurut Adrianus, penjarahan yang terjadi tidak dapat dipisahkan dari munculnya rasa ketidakadilan yang meluas di tengah masyarakat. “Ada satu hal yang saya duga kuat menjadi pemicu, yaitu adanya collective feeling atau perasaan bersama berupa sense of injustice di tengah masyarakat,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa dalam kajian kriminologi, pola penjarahan tersebut tergolong limited looting, yakni penjarahan terbatas yang kemudian berkembang menjadi targeted looting, yaitu penjarahan yang ditujukan kepada sasaran tertentu.

“Penjarahan ini direncanakan, atau dalam istilah lain disebut predestined,” kata Adrianus.

Rumah pejabat yang menjadi sasaran dalam kerusuhan tersebut antara lain kediaman anggota DPR Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach dari Partai NasDem, serta rumah Eko Patrio dan Uya Kuya dari PAN. Selain itu, rumah mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani juga turut menjadi target. Lima anggota DPR tersebut kini berstatus nonaktif dan tengah diperiksa MKD, termasuk Adies Kadir.

Baca Juga: Guru Honorer Dihapus Akhir 2026, DPR: Operasional Sekolah Jangan Terganggu

Adrianus menuturkan bahwa rasa ketidakadilan itu tidak terbatas pada kelompok masyarakat tertentu, melainkan muncul di berbagai lapisan. Narasi yang berkembang di media sosial, termasuk konten video yang memicu persepsi negatif terhadap pejabat, memperkuat sentimen publik.

“Video-video yang beredar memang sengaja dibuat untuk menciptakan dan memperkuat perasaan ketidakadilan ini,” ujarnya.

BeritaTerbaru

Polda Metro Jaya Tetapkan 2.054 Tersangka Dari 5.436 Kasus Pencurian

Polda Metro Jaya Tetapkan 2.054 Tersangka Dari 5.436 Kasus Pencurian

Selasa, 30 Jun 2026 21:59 WIB
Eks Mendikbudristek Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara

Eks Mendikbudristek Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara

Selasa, 30 Jun 2026 15:20 WIB
Program Magang Nasional 2026 Tawarkan Gaji Rp3,5–6 Juta, Diperluas Jadi 150 Ribu Peserta

Program Magang Nasional 2026 Tawarkan Gaji Rp3,5–6 Juta, Diperluas Jadi 150 Ribu Peserta

Selasa, 30 Jun 2026 14:57 WIB
El Nino Bawa Ancaman Berlapis, BMKG: Perkotaan Waspadai ISPA

El Nino Bawa Ancaman Berlapis, BMKG: Perkotaan Waspadai ISPA

Senin, 29 Jun 2026 16:22 WIB

Namun, lanjut dia, keberadaan rasa ketidakadilan kolektif saja tidak serta-merta memicu aksi kekerasan atau penjarahan. Dibutuhkan elemen pemicu yang memindahkan ekspresi ketidakpuasan dari ruang wacana ke aksi nyata.

“Ajakan-ajakan seperti ‘kumpul di sini’, ‘bakar Monas’, atau ‘serang Mabes Polri’ itulah yang menjadi trigger atau faktor pencetus,” katanya.

Menurut Adrianus, eskalasi kondisi turut dipengaruhi munculnya korban akibat tindakan penegakan hukum di lapangan, sehingga memperbesar kemarahan massa.

“Tanpa adanya perasaan kolektif dan pemicu tersebut, kerusuhan tidak akan pecah,” ujarnya.

Baca Juga: Wali Kota Tangsel Lantik 6 Pejabat, Tekankan Integritas dan Reformasi Birokrasi

Dalam persidangan, anggota MKD Rano Alfath mempertanyakan apakah penyebaran video viral anggota DPR yang berjoget turut berperan dalam memicu aksi penjarahan.

Menanggapi hal tersebut, Adrianus menyebut diperlukan kehati-hatian dalam melihat keterkaitan langsung antara konten viral dan tindakan massa, mengingat terdapat banyak variabel yang bekerja.

“Respons setiap orang berbeda-beda. Ada yang hanya berhenti pada perasaan, ada yang melampiaskannya dengan cara lain, dan ada pula yang melanjutkannya dengan tindakan kerusuhan atau penjarahan,” katanya.

Ia menegaskan bahwa berdasarkan kajian akademik, insiden penjarahan tersebut tidak dapat dikategorikan sebagai tindakan spontan. “Untuk perbuatan seperti penjarahan dan kerusuhan yang terjadi pada bulan Agustus itu, ia masuk dalam kategori targeted dan selected looting. Dalam hal ini, perbuatan tersebut tidak pernah menjadi suatu hal yang bersifat spontan,” ujarnya.

Sidang MKD dijadwalkan berlanjut untuk mendalami dugaan pelanggaran etik terkait peristiwa tersebut, termasuk menilai peran para pihak serta konteks sosial-politik yang melatarbelakanginya. Pemerintah dan lembaga hukum juga dihadapkan pada evaluasi penanganan potensi eskalasi publik agar insiden serupa tidak terulang. (rmg/san)

Tags: DPRpejabatpenjarahan
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

Jaga Rupiah, BI Disuntik Bank Rp281 Triliun
Nasional

Jaga Rupiah, BI Disuntik Bank Rp281 Triliun

Senin, 29 Jun 2026 16:20 WIB
Hasil Survei Puspoll Indonesia Menunjukkan Tingkat Kepuasan Masyarakat ke Prabowo 64,8 Persen
Nasional

Hasil Survei Puspoll Indonesia Menunjukkan Tingkat Kepuasan Masyarakat ke Prabowo 64,8 Persen

Minggu, 28 Jun 2026 14:17 WIB
Kejagung Putuskan Tolak Justice Collaborator Sony Sonjaya, Berikut Ini Alasannya
Nasional

Kejagung Putuskan Tolak Justice Collaborator Sony Sonjaya, Berikut Ini Alasannya

Selasa, 23 Jun 2026 17:36 WIB
Jokowi Hormati Keputusan Kejaksaan, Roy Suryo & Tifa Siap Tarung
Nasional

Jokowi Hormati Keputusan Kejaksaan, Roy Suryo & Tifa Siap Tarung

Selasa, 23 Jun 2026 17:31 WIB
Prabowo: NU Tak Pernah Kalah
Nasional

Prabowo: NU Tak Pernah Kalah

Selasa, 23 Jun 2026 17:28 WIB
Purbaya: Harga Pertamax Berpeluang Turun
Nasional

Purbaya: Harga Pertamax Berpeluang Turun

Senin, 22 Jun 2026 16:28 WIB
UMN HUT Satelit News 2026
SARI ASIH Tangerang HUT Satelit News 2026
PARTAI DEMOKRAT DPRD Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
FRAKSI PDI P DPRD Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
DISPORABUDPAR Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
DISPERINDAG Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
DISHUB TANGSEL HUT Satelit News 2026
DINSOS Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
Dinas PERKIM Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
BPBD Kota Tangerang HUT Satelit News 2026
PORDA XII PEPARPEDA IX Kota Cilegon
PT LKM WTP KAB TANGERANG
WTP Kab Tangerang

Berita Pilihan

PELEPASAN - Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani, resmi melepas Kafilah Kabupaten Pandeglang pada MTQ XXIII Provinsi Banten, di Oproom Setda setempat, Minggu (5/7/2026). (ISTIMEWA)

Kafilah MTQ Kabupaten Pandeglang Dilepas, Targetkan Hasil Terbaik

Minggu, 5 Jul 2026 13:42 WIB
AKBP Arninsi Gantikan Herfio Zaki, Jadi Kapolres Wanita Pertama di Lebak

AKBP Arninsi Gantikan Herfio Zaki, Jadi Kapolres Wanita Pertama di Lebak

Kamis, 2 Jul 2026 18:55 WIB
Padat Penduduk, Tiga Kecamatan di Tangsel Rawan Kebakaran

Padat Penduduk, Tiga Kecamatan di Tangsel Rawan Kebakaran

Jumat, 3 Jul 2026 07:21 WIB
Kisah Nurdin, Lansia Sebatang Kara Asal Lebak Hidup dalam Kemiskinan

Kisah Nurdin, Lansia Sebatang Kara Asal Lebak Hidup dalam Kemiskinan

Rabu, 1 Jul 2026 20:30 WIB
Selepas Pulang Umrah, Ruben Onsu Segera Gugat Hak Asuh Anak

Selepas Pulang Umrah, Ruben Onsu Segera Gugat Hak Asuh Anak

Selasa, 30 Jun 2026 12:11 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.