Kamis, 14 Mei 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
Home Nasional

Penjarahan Rumah Pejabat Sudah Direncanakan

Oleh Gatot Riswandi Prasetyo
Senin, 3 Nov 2025 21:30 WIB
Rubrik Nasional
Penjarahan Rumah Pejabat Sudah Direncanakan

Kriminolog Universitas Indonesia (UI) Adrianus Eliasta Meliala di Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD), di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (3/11/2025). (ISTIMEWA)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, JAKARTA—Insiden penjarahan terhadap rumah sejumlah pejabat dan anggota DPR dalam rangkaian demonstrasi 25–31 Agustus 2025 bukan aksi spontan. Tindakan tersebut merupakan bentuk penjarahan yang telah ditargetkan dan direncanakan.

Hal itu disampaikan kriminolog Universitas Indonesia (UI) Adrianus Eliasta Meliala ketika memberikan keterangan sebagai saksi ahli dalam sidang pendahuluan dugaan pelanggaran etik lima anggota DPR nonaktif di Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD), Senin (3/11/2025), di Kompleks Parlemen, Jakarta.

Menurut Adrianus, penjarahan yang terjadi tidak dapat dipisahkan dari munculnya rasa ketidakadilan yang meluas di tengah masyarakat. “Ada satu hal yang saya duga kuat menjadi pemicu, yaitu adanya collective feeling atau perasaan bersama berupa sense of injustice di tengah masyarakat,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa dalam kajian kriminologi, pola penjarahan tersebut tergolong limited looting, yakni penjarahan terbatas yang kemudian berkembang menjadi targeted looting, yaitu penjarahan yang ditujukan kepada sasaran tertentu.

“Penjarahan ini direncanakan, atau dalam istilah lain disebut predestined,” kata Adrianus.

Rumah pejabat yang menjadi sasaran dalam kerusuhan tersebut antara lain kediaman anggota DPR Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach dari Partai NasDem, serta rumah Eko Patrio dan Uya Kuya dari PAN. Selain itu, rumah mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani juga turut menjadi target. Lima anggota DPR tersebut kini berstatus nonaktif dan tengah diperiksa MKD, termasuk Adies Kadir.

BeritaTerbaru

Pendapatan Negara Rp574,9 Triliun, Defisit APBN di Bawah 1 Persen

Pendapatan Negara Rp574,9 Triliun, Defisit APBN di Bawah 1 Persen

Selasa, 5 Mei 2026 21:13 WIB
Ekonomi Tumbuh 5,61 Persen, Pengangguran 7,24 Juta Orang

Ekonomi Tumbuh 5,61 Persen, Pengangguran 7,24 Juta Orang

Selasa, 5 Mei 2026 21:11 WIB
Neraca Perdagangan Indonesia Masih Surplus

Neraca Perdagangan Indonesia Masih Surplus

Senin, 4 Mei 2026 16:07 WIB
Dua Eks Petinggi Pertamina Bersalah Dalam Kasus LNG

Dua Eks Petinggi Pertamina Bersalah Dalam Kasus LNG

Senin, 4 Mei 2026 16:03 WIB

Adrianus menuturkan bahwa rasa ketidakadilan itu tidak terbatas pada kelompok masyarakat tertentu, melainkan muncul di berbagai lapisan. Narasi yang berkembang di media sosial, termasuk konten video yang memicu persepsi negatif terhadap pejabat, memperkuat sentimen publik.

“Video-video yang beredar memang sengaja dibuat untuk menciptakan dan memperkuat perasaan ketidakadilan ini,” ujarnya.

Namun, lanjut dia, keberadaan rasa ketidakadilan kolektif saja tidak serta-merta memicu aksi kekerasan atau penjarahan. Dibutuhkan elemen pemicu yang memindahkan ekspresi ketidakpuasan dari ruang wacana ke aksi nyata.

“Ajakan-ajakan seperti ‘kumpul di sini’, ‘bakar Monas’, atau ‘serang Mabes Polri’ itulah yang menjadi trigger atau faktor pencetus,” katanya.

Menurut Adrianus, eskalasi kondisi turut dipengaruhi munculnya korban akibat tindakan penegakan hukum di lapangan, sehingga memperbesar kemarahan massa.

“Tanpa adanya perasaan kolektif dan pemicu tersebut, kerusuhan tidak akan pecah,” ujarnya.

Dalam persidangan, anggota MKD Rano Alfath mempertanyakan apakah penyebaran video viral anggota DPR yang berjoget turut berperan dalam memicu aksi penjarahan.

Menanggapi hal tersebut, Adrianus menyebut diperlukan kehati-hatian dalam melihat keterkaitan langsung antara konten viral dan tindakan massa, mengingat terdapat banyak variabel yang bekerja.

“Respons setiap orang berbeda-beda. Ada yang hanya berhenti pada perasaan, ada yang melampiaskannya dengan cara lain, dan ada pula yang melanjutkannya dengan tindakan kerusuhan atau penjarahan,” katanya.

Ia menegaskan bahwa berdasarkan kajian akademik, insiden penjarahan tersebut tidak dapat dikategorikan sebagai tindakan spontan. “Untuk perbuatan seperti penjarahan dan kerusuhan yang terjadi pada bulan Agustus itu, ia masuk dalam kategori targeted dan selected looting. Dalam hal ini, perbuatan tersebut tidak pernah menjadi suatu hal yang bersifat spontan,” ujarnya.

Sidang MKD dijadwalkan berlanjut untuk mendalami dugaan pelanggaran etik terkait peristiwa tersebut, termasuk menilai peran para pihak serta konteks sosial-politik yang melatarbelakanginya. Pemerintah dan lembaga hukum juga dihadapkan pada evaluasi penanganan potensi eskalasi publik agar insiden serupa tidak terulang. (rmg/san)

Tags: DPRpejabatpenjarahan
ShareTweetKirimShareShareKirim

Berita Terkait

Tujuh Jemaah Haji Wafat di Tanah Suci
Nasional

Tujuh Jemaah Haji Wafat di Tanah Suci

Minggu, 3 Mei 2026 18:47 WIB
Pemerintah Beri Sinyal Kenaikan Harga BBM RON 92
Bisnis

Pemerintah Beri Sinyal Kenaikan Harga BBM RON 92

Minggu, 3 Mei 2026 18:45 WIB
IMG_20260501_133748
Banten Region

Ogah ke Monas, Ribuan Buruh Banten Pilih Kepung Gedung DPR RI

Jumat, 1 Mei 2026 13:46 WIB
Dua Bus Tabrakan di Jabal Magnet, 10 Jamaah Haji Indonesia Terluka
Nasional

Dua Bus Tabrakan di Jabal Magnet, 10 Jamaah Haji Indonesia Terluka

Rabu, 29 Apr 2026 17:01 WIB
Korban Tewas Tabrakan KA Jadi 16 Orang, 91 Terluka
Nasional

Korban Tewas Tabrakan KA Jadi 16 Orang, 91 Terluka

Rabu, 29 Apr 2026 16:57 WIB
Klaim Urus Kasus Modus Penipuan, KPK Beri Peringatan
Nasional

Klaim Urus Kasus Modus Penipuan, KPK Beri Peringatan

Selasa, 28 Apr 2026 20:39 WIB
Penghargaan Paritrana Award Kab Taangerang
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Ir. Bambang Sapto Nurjahja, MM., MT)
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Dra. Ratih Rahmawati, MM)
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Hendri Hermawan, SH., M.Si)

Berita Pilihan

Pastikan PMK dan LSD Terkendali, DKPPP Tangsel Awasi Hewan Kurban

Pastikan PMK dan LSD Terkendali, DKPPP Tangsel Awasi Hewan Kurban

Selasa, 12 Mei 2026 20:03 WIB
Ketua DPRD Kota Tangerang Soroti Bahaya Hoaks dan Era Post-Truth

Ketua DPRD Kota Tangerang Soroti Bahaya Hoaks dan Era Post-Truth

Selasa, 12 Mei 2026 18:55 WIB
IMG-20260419-WA0031

Penganiaya Petugas Damkar di Pinang Akhirnya Ditahan Polisi

Jumat, 8 Mei 2026 20:02 WIB
IMG-20260509-WA0055

388 Jemaah Haji Reguler Kloter 13 Asal Pandeglang Diberangkatkan Bupati Dewi Setiani

Sabtu, 9 Mei 2026 15:52 WIB
MELAKUKAN RAZIA : Petugas gabungan dari Samsat Kota Serang dan Polresta Serang melakukan razia kendaraan. Dalam razia itu, dua randis Pemprov Banten terjaring razia karena digunakan pada saat jam WFH.(DOKUMEN/SATELIT NEWS)

ASN Melanggar WFH, Gubernur Banten Diminta Buat Aturan Tegas dan Mengikat

Senin, 11 Mei 2026 17:38 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.