SATELITNEWS.COM, SERANG – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Serang, mencatat temuan kasus HIV dari Januari sampai September 2025 sebanyak 113 kasus. Dari jumlah kasus tersebut, paling banyak ditemukan di Kecamatan Kramatwatu.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (Kabid P2P) Dinkes Kabupaten Serang, Istianah Hariyanti mengatakan, penemuan kasus HIV tersebut terbilang cukup tinggi. Adapun faktor penyebabnya adalah, hubungan seksual tidak sehat atau seks bebas.
“Januari sampai September 2025, sebanyak 113 kasus HIV baru, itu tinggi. Tahun lalu, 125 kasus sampai akhir Desember,” kata Istianah, Senin (10/11/2025).
Kata Istianah, dari jumlah kasus baru yang ditemukan tersebut, paling banyak dari Kecamatan Kramatwatu. Namun itu belum tentu penduduk Kramatwatu, bisa jadi skriningnya disitu bagus, sehingga lebih memilih kesitu.
“Kalau dari faktor resiko, paling banyak lelaki seks lelaki (LSL),” ujarnya.
Istianah menuturkan, HIV ini dapat menular melalui darah dan bisa dari ibu kepada anaknya. Sehingga, skrining juga dilakukan kepada ibu hamil.
Baca Juga: Terkendala SK, Anggaran Karang Taruna Kabupaten Serang Rp500 Juta Tersendat
“Jangan sampai lahir bayi di Kabupaten Serang, dengan HIV positif, kita bisa cegah dengan skrining, kalau ibu hamil diperiksa HIV ternyata positif, maka kita obati dan virusnya turun hingga tidak menularkan,” tuturnya.
Terkait rata-rata penderita HIV, Istianah mengungkapkan, kebanyakan usia produktif yang memang susah aktif secara seksual.
Istianah menjelaskan, untuk mencegah penularan HIV ada beberapa langkah yang dapat dilakukan, diantaranya tidak melakukan seks bebas, setia terhadap pasangan resmi, kemudian gunakan kondom, ketika memang melakukan seks yang beresiko dan jangan pakai narkoba. (sidik)
























