Selasa, 29 September 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Home
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Home
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News

Akademisi: Rendahnya Serapan Anggaran, Bukti Lemahnya Kredibilitas Pegawai Pemprov Banten

Oleh Mardiana Tirtalaksana
Rabu, 12 Nov 2025 14:26 WIB
Rubrik Banten Region, Headline, Pemprov Banten
Akademisi: Rendahnya Serapan Anggaran, Bukti Lemahnya Kredibilitas Pegawai Pemprov Banten
FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, SERANG – Rendahnya serapan anggaran Pemprov Banten, mendapat kritik tajam pengamat kebijakan publik yang juga akademisi Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta), Ahmad Sururi. Dia menilai, masih rendahnya serapan anggaran sebagai bukti gagalnya Pemprov Banten menjalankan roda pemerintahan di tahun 2025 ini.

Sururi menerangkan, keterkaitan kegagalan menjalankan roda pemerintahan berbanding lurus dengan rendahnya serapan anggaran, dalam satu tahun anggaran.

Oleh karena, program kerja yang dibuat dibiayai oleh APBD Pemprov Banten. Sehingga, apabila tidak terserap secara optimal, program kerja tersebut gagal dilaksanakan.

“Betul, kegagalan tersebut tidak hanya disebabkan faktor-faktor teknis, akan tetapi juga disebabkan faktor-faktor lemahnya struktur birokrasi, lemahnya kepemimpinan OPD dan indikator kinerja yang kurang tepat,” katanya, Rabu (12/11/2025).

Sururi melanjutkan, masih rendahnya serapan anggaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten, mencerminkan belum optimalnya tata kelola kebijakan di tingkat perencanaan dan implementasi.

“Seperti perencanaan program di level OPD yang masih bersifat administratif, belum sepenuhnya berbasis kebutuhan nyata masyarakat dan ketidaksiapan ASN dan birokrasi dalam mengelola program, baik secara teknis maupun regulatif,” ujarnya.

Baca Juga: DPRD Banten Pertanyakan Kekosongan Kepsek Hingga Plt Dirut RSUD

Sururi mengatakan, evaluasi yang dilakukan setiap tahun tidak lantas merubah kinerja para pegawai menjadi lebih baik, dalam menjalankan program kerja. Contohnya, kata dia, rendahnya serapan anggaran menjadi bukti nyata lemahnya evaluasi dan kredibilitas pegawai di lingkungan Pemprov Banten.

“Evaluasinya harus berorientasi pada indikator kinerja, analisis penyebab rendahnya serapan anggaran dan evaluasi reward dan punishment,” tambahnya.

BeritaTerbaru

PENCANANGAN -- Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani, canangkan tiga varietas ubi jalar lokal, di UPT Puskeswan Kecamatan Karangtanjung, Senin (28/9/2026). (ISTIMEWA)

Bupati Dewi Canangkan Tiga Varietas Ubi Jalar Lokal

Senin, 28 Sep 2026 19:45 WIB
BANTUAN AIR BERSIH -- Personel Koramil 0108/Bojong Kodim 0601/Pandeglang, salurkan bantuan air bersih kepada warga terdampak kekeringan di Kampung Hagaru, Desa Mekarsari, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pandeglang, Senin (28/9/2026). (ISTIMEWA)

Koramil 0108/Bojong Kodim 0601/Pandeglang Salurkan Bantuan Air Bersih

Senin, 28 Sep 2026 19:41 WIB
Bunuh Perempuan Muda di Ruko Cipondoh, Seorang Pria Dibekuk Polisi

Bunuh Perempuan Muda di Ruko Cipondoh, Seorang Pria Dibekuk Polisi

Senin, 28 Sep 2026 18:34 WIB
Tol Rangkasbitung–Cileles Uji Laik, Nataru Ditarget Dibuka Gratis

Tol Rangkasbitung–Cileles Uji Laik, Nataru Ditarget Dibuka Gratis

Senin, 28 Sep 2026 17:51 WIB

“Potensi pemangkasan anggaran di tahun depan wajar dilakukan, akan tetapi yang dilihat bukan hanya serapan anggaran, akan tetapi juga melihat hasil kinerja keseluruhan,” sambungnya.

Sururi menyarankan, agar Gubernur Banten Andra Soni lebih serius melakukan evaluasi, dan melakukan pergeseran pegawai yang hanya bisa duduk di kantor.

Oleh karena, birokrat handal harus bisa menjabarkan dan menterjemahkan kebijakan yang dibuat dan tidak hanya sekedar menghitung angka, melainkan lebih kepada kebermanfaatan kebijakan.

“Harus ada koreksi, terkait dengan instrumen evaluasi, jangan-jangan Pemprov hanya mengevaluasi di akhir program berdasarkan kesesuaian laporan dan hanya administratif formal,” ujarnya.

Baca Juga: Pemprov Banten Janji Segera Isi Kekosongan Jabatan Kepsek

“Harus ada model evaluasi, yang mengukur pada hasil atau kinerja, evaluasi proses (evaluasi pada saat program dilaksanakan) dan evaluasi dengan melihat dampak suatu program,” timpalnya.

Sururi juga mengusulkan, agar evaluasi itu dimulai dengan merubah pemberian tunjangan terhadap para pegawai. Tambahan penghasilan itu, harus disesuaikan dengan capaian program kerja, bukan hanya kinerja dalam mengisi absensi kehadiran setiap hari, melainkan lebih kepada capaian atas program yang ada.

“Ada keterkaitan, oleh sebab itu ke depan perolehan tunjangan harus terhubung langsung dengan capaian program dan kontribusi OPD terhadap target kinerja daerah,” pungkasnya.

Sururi memiliki pandangan, masih minimnya serapan anggaran juga dipengaruhi oleh pergantian kepemimpinan setelah pesta demokrasi. Namun, hal itu seharusnya tidak terjadi apabila semua abdi negara bisa bekerja profesional, tidak hanya melihat peta politik untuk mengamankan jabatan.

“Meskipun tidak terlalu signifikan, transisi kepemimpinan memang berpengaruh, akan tetapi pemerintah seharusnya memastikan bahwa perubahan politik tidak menghambat kesinambungan program publik sehingga menyebabkan rendahnya serapan anggaran,” tuturnya.

Sururi memiliki hipotesis, rendahnya serapan anggaran tersebut bukti mubazirnya anggaran besar dalam sistem pemerintahan. Seharusnya, anggaran yang ada bisa digunakan untuk kebermanfaatan bagi masyarakat Banten yang membutuhkan.

“Potensi mubazirnya tinggi, rendahnya serapan anggaran menimbulkan program-program kemiskinan dan pengangguran menjadi terhambat, artinya anggaran besar menjadi percuma apabila kemiskinan dan pengangguran tinggi,” tukasnya.

Meski demikian, Sururi tetap optimis Pemprov Banten bisa segera berbenah dan memaksimalkan semua potensi yanh ada, termasuk mengoptimalkan roda pemerintahan dan sistem pemerintahan yang ada demi kemajuan Banten dan kesejahteraan masyarakat.

“Optimisme tetap harus dijaga, akan tetapi rendahnya serapan anggaran ini menjadi alarm serius bagi efektivitas pemerintahan dikarenakan hampir tiap tahun berulang. Potensi Banten sangat besar, akan tetapi ini cuma jadi wacana saja jika tidak ada manajemen perencanaan anggaran yang matang dan pembenahan serius,” tutupnya.

Sebelumnya diberitakan, Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Banten, menggelar kegiatan Sosialisasi Surat Edaran (SE) Sekretaris Daerah Provinsi Banten Nomor 16 Tahun 2025 tentang, Langkah-langkah Pengelolaan Keuangan dalam Menghadapi Akhir Tahun Anggaran 2025 dan Menjelang Awal Tahun Anggaran 2026.

Tindakan itu sengaja dilakukan, karena realisasi belanja atau penyerapan anggaran Pemprov Banten diakhir tahun anggaran berjalan 2025 akan selesai. Selain itu, perlunya penyusunan anggaran tahun 2026 dilakukan secara matang agar penggunaan anggaran berjalan lancar.

Diketahui, realisasi Belanja Pemprov Banten sudah mencapai Rp7,46 Triliun atau 69,03 persen dari target Rp10,81 Triliun. Sedangkan untuk pendapatan sudah mencapai Rp8,28 Triliun atau 78,90 persen dari target Rp10,50 Triliun. Pendapatan itu masih didominasi dari PAD sebesar Rp5,37 Triliun dari target 6,93 Triliun.

Kepala Bidang Perbendaharaan dan Akuntansi pada BPKAD Provinsi Banten Nugraha mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk memastikan seluruh perangkat daerah memahami langkah-langkah penting yang harus ditempuh menjelang akhir tahun anggaran.

“Melalui sosialisasi ini, kami ingin memastikan tidak terjadi penumpukan pengajuan SPM di akhir tahun serta menjaga tertib administrasi dan efisiensi dalam penatausahaan keuangan daerah,” katanya, Selasa (11/11/2025). (adib)

Tags: Ahmad SururiKredibilitas Pegawai Lemahpemprov bantenSerapan Anggaran Minim
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

Antisipasi Banjir, Pemkot Tangerang Terus Normalisasi Sungai
Headline

Antisipasi Banjir, Pemkot Tangerang Terus Normalisasi Sungai

Senin, 28 Sep 2026 17:21 WIB
Banten Region

Taat Bayar PBB, Pemkab Serang Undi 2 Tiket Umrah Untuk Warga

Senin, 28 Sep 2026 17:02 WIB
Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Serang, Supiyanto. (ISTIMEWA)
Banten Region

DPRD Kabupaten Serang Plotting Penyertaan Modal Rp2,794 Miliar untuk PDAM

Senin, 28 Sep 2026 16:57 WIB
Bupati-Wabup Lebak Tak Nongol di Paripurna APBD 2027, DPRD "Mencak-mencak"
Banten Region

Bupati-Wabup Lebak Tak Nongol di Paripurna APBD 2027, Anggota DPRD “Mencak-mencak”

Senin, 28 Sep 2026 14:28 WIB
PENYAMPAIAN MATERI -- Danramil 0101/Pandeglang Kapten Inf Dedi Bonar Sirait, menyampaikan materi wawasan kebangsaan dihadapan ratusan pelajar SMPN 1 Pandeglang, Senin (28/9/2026). (ISTIMEWA)
Banten Region

300 Pelajar SMPN 1 Pandeglang Diberi Materi Wawasan Kebangsaan

Senin, 28 Sep 2026 11:27 WIB
KERING : Lebih dari 2.500 hektare areal persawahan di Kecamatan Tunjungteja mengalami kekeringan. Dua Daerah Irigasi (DI) yaitu Cisangu Atas dan Cisangu bawah tidak berfungsi meski sudah diperbaiki. (ADIB FAHRI/SATELITNEWS.COM)
Banten Region

2.998,55 Hektare Sawah di Banten Terdampak Kekeringan

Senin, 28 Sep 2026 11:11 WIB
Selamat dan Sukses Wisudawan wisudawati Universitas Muhammadiyah Tangerang
Ketua DPD HKTI Prov Banten Andra Soni
Pajak Daerah BAPENDA Tangerang Selatan
Selamat Memperingati HARHUBNAS 2026 DinHub Kab Tangerang

Berita Pilihan

Jelang Porprov, KONI Kabupaten Tangerang Tambah Dua Anggota Baru

Jelang Porprov, KONI Kabupaten Tangerang Tambah Dua Anggota Baru

Minggu, 27 Sep 2026 21:25 WIB
PB Porprov Banten 2026 Libatkan 31 Rumah Sakit

Wakil Wali Kota Tangsel Minta Warga Setop Kebiasaan Bakar Sampah

Kamis, 24 Sep 2026 08:02 WIB
Beras Ilegal Bikin Kesal 2 Menteri, Rp27,3 Miliar Barang Selundupan Ditindak

Beras Ilegal Bikin Kesal 2 Menteri, Rp27,3 Miliar Barang Selundupan Ditindak

Selasa, 22 Sep 2026 17:10 WIB
alan Multatuli Kerap Jadi Sirkuit Liar, Polres Lebak Diminta Bertindak

Jalan Multatuli Kerap Jadi Sirkuit Liar, Polres Lebak Diminta Bertindak

Kamis, 24 Sep 2026 15:54 WIB
Sekda Banten, Deden Apriandhi. (ISTIMEWA)

Hasil Seleksi Direksi BUMD Pemprov Banten Disoal

Selasa, 22 Sep 2026 18:11 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.