Jumat, 15 Mei 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
Home Nasional

Thrifting Juga UMKM, Menteri UMKM Akui Dilematis

Oleh Gatot Riswandi Prasetyo
Senin, 1 Des 2025 09:20 WIB
Rubrik Nasional
Menteri UMKM Maman Abdurrahman (kedua kanan) dan Wakil Ketua Badan Aspirasi Masyarakat DPR RI Adian Napitupulu (ketiga kiri) berbincang dengan pedagang, di area perdagangan pakaian bekas impor (thrifting) di Pasar Senen, Jakarta, Minggu (30/11/2025). (ISTIMEWA)

Menteri UMKM Maman Abdurrahman (kedua kanan) dan Wakil Ketua Badan Aspirasi Masyarakat DPR RI Adian Napitupulu (ketiga kiri) berbincang dengan pedagang, di area perdagangan pakaian bekas impor (thrifting) di Pasar Senen, Jakarta, Minggu (30/11/2025). (ISTIMEWA)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, JAKARTA—Kunjungan Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman ke Pasar Senen, Jakarta Pusat, pada Minggu (30/11/2025) berubah menjadi dialog terbuka di tengah kerumunan pedagang thrifting yang menolak rencana pemerintah melarang perdagangan pakaian bekas impor.

Suasana di lorong-lorong pasar yang sempit dan padat itu langsung riuh begitu Maman tiba bersama anggota Komisi V DPR RI, Adian Napitupulu. Pedagang yang sudah menunggu sejak pagi langsung mengerubungi Maman ketika ia memasuki area kios.

Beberapa pedagang mencegatnya di depan kios masing-masing, sementara yang lain mengangkat potongan kardus bertuliskan pesan protes. “Thrifting Juga UMKM! Jangan Ditutup, Kami Pedagang Kecil!” teriak seorang pedagang sambil memaksakan diri maju ke barisan depan.

Teriakan lain menyusul dari berbagai arah. “Tolong Pak Menteri, kami pedagang baju bekas juga bayar pajak!” seru pedagang dari sisi lorong. Suara mereka bersahutan, menutupi percakapan pengunjung yang ikut terjepit dalam kerumunan.

Maman tetap berjalan menyusuri lorong, menoleh ketika ada pedagang yang menarik perhatiannya, dan sesekali berhenti untuk mendengar keluhan mereka. Ia tampak berusaha meredakan ketegangan dengan menanyakan harga barang atau asal pakaian yang dijual.

Namun desakan pedagang untuk mendapat kepastian tetap terdengar. “Jangan dibikin ilegal, Pak Menteri. Ini hidup kita!” teriak seorang pedagang perempuan yang berdiri di belakang kerumunan.

BeritaTerbaru

Pemulihan Pascabencana Sumatera, Dana Rp10,65 Triliun Tuntas Disalurkan

Pemulihan Pascabencana Sumatera, Dana Rp10,65 Triliun Tuntas Disalurkan

Rabu, 6 Mei 2026 17:31 WIB
Pendapatan Negara Rp574,9 Triliun, Defisit APBN di Bawah 1 Persen

Pendapatan Negara Rp574,9 Triliun, Defisit APBN di Bawah 1 Persen

Selasa, 5 Mei 2026 21:13 WIB
Ekonomi Tumbuh 5,61 Persen, Pengangguran 7,24 Juta Orang

Ekonomi Tumbuh 5,61 Persen, Pengangguran 7,24 Juta Orang

Selasa, 5 Mei 2026 21:11 WIB
Neraca Perdagangan Indonesia Masih Surplus

Neraca Perdagangan Indonesia Masih Surplus

Senin, 4 Mei 2026 16:07 WIB

Setelah berkeliling hingga lantai dua, Maman menanggapi langsung keresahan para pedagang. Ia menegaskan bahwa pemerintah tidak menutup mata terhadap nasib ribuan pedagang thrifting yang menggantungkan hidup dari penjualan pakaian bekas impor.

“Prioritas pertama kami adalah memastikan pedagang masih bisa berlanjut aktivitas ekonominya. Itu dulu, karena ada kepentingan menjaga keberlanjutan ekonomi,” kata Maman.

Pernyataan itu disambut tepuk tangan dan beberapa seruan spontan dari pedagang. “Nah, gitu Pak! Ganteng kalau berpihak sama thrifting!” ujar seorang pedagang.

Meski begitu, Maman mengakui adanya dilema yang tidak bisa dihindari. Aturan mengenai larangan impor barang bekas tetap berlaku dan pemerintah harus menegakkannya.

“Secara aturan, kita dilarang mengimpor barang-barang bekas. Ini real-nya begitu,” ujarnya. “Lalu di sisi lain, kita harus mengamankan keberlanjutan aktivitas ekonomi para pedagang. Jadi kita akan mencari jalan tengah.”

Maman juga meluruskan penggunaan kata “thrifting” yang sering dianggap seragam. Menurut dia, perdagangan barang bekas lokal tidak bermasalah, yang menjadi isu adalah pakaian bekas yang diimpor secara massif.

“Saya pikir saya tidak mau pakai diksi thrifting. Karena thrifting itu ada beberapa. Orang Indonesia menjual baju bekas, itu tidak ada isu. Yang jadi isu itu baju-baju bekas yang diimpor,” kata Maman, menambahkan istilah daerah seperti “baju elong” dan “monja” untuk menggambarkan jenis pakaian bekas impor.

Sebagian kalangan mendorong agar pedagang diarahkan pada penjualan produk lokal sebagai substitusi. Namun Maman mengingatkan bahwa solusi itu tidak bisa terjadi seketika.
“
Substitusi itu butuh proses, step by step. Tidak bisa serta-merta langsung,” ujarnya. Ia berjanji akan berkoordinasi dengan Kementerian Perdagangan, Kementerian Keuangan, dan kementerian lain yang terkait untuk menentukan langkah yang paling realistis.

Sementara itu, Adian Napitupulu menegaskan bahwa dampak ekonomi dari kebijakan larangan impor tidak bisa dianggap sederhana. Menurut dia, perdagangan pakaian bekas impor telah membentuk ekosistem ekonomi selama puluhan tahun.

“Di Bandung, di Gedebage, ekosistemnya terbentuk. Ada penjual, ada penjahit, ada tukang lipat, tukang cuci, ada kuli panggul,” kata Adian. Ia juga mengingatkan bahwa aktivitas ini pernah dilegalkan dan dikenakan pajak melalui PMK 132/2015. “Artinya, ada sejarah bahwa ini pernah diperbolehkan.”

Kunjungan Maman dan Adian berlangsung hampir satu jam. , dengan pedagang terus mengikuti langkah keduanya sambil mengangkat Suara protes tetap terdengar hingga keduanya meninggalkan kawasan pasar. (rmg/xan)

Tags: dilemathriftingumkm
ShareTweetKirimShareShareKirim

Berita Terkait

Dua Eks Petinggi Pertamina Bersalah Dalam Kasus LNG
Nasional

Dua Eks Petinggi Pertamina Bersalah Dalam Kasus LNG

Senin, 4 Mei 2026 16:03 WIB
Tujuh Jemaah Haji Wafat di Tanah Suci
Nasional

Tujuh Jemaah Haji Wafat di Tanah Suci

Minggu, 3 Mei 2026 18:47 WIB
Pemerintah Beri Sinyal Kenaikan Harga BBM RON 92
Bisnis

Pemerintah Beri Sinyal Kenaikan Harga BBM RON 92

Minggu, 3 Mei 2026 18:45 WIB
IMG_20260501_133748
Banten Region

Ogah ke Monas, Ribuan Buruh Banten Pilih Kepung Gedung DPR RI

Jumat, 1 Mei 2026 13:46 WIB
Dua Bus Tabrakan di Jabal Magnet, 10 Jamaah Haji Indonesia Terluka
Nasional

Dua Bus Tabrakan di Jabal Magnet, 10 Jamaah Haji Indonesia Terluka

Rabu, 29 Apr 2026 17:01 WIB
Korban Tewas Tabrakan KA Jadi 16 Orang, 91 Terluka
Nasional

Korban Tewas Tabrakan KA Jadi 16 Orang, 91 Terluka

Rabu, 29 Apr 2026 16:57 WIB
Penghargaan Paritrana Award Kab Taangerang
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Ir. Bambang Sapto Nurjahja, MM., MT)
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Dra. Ratih Rahmawati, MM)
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Hendri Hermawan, SH., M.Si)

Berita Pilihan

IMG_20260514_161141

Motor Raib Saat Ibadah, Jemaat Kehilangan Kendaraan di Parkiran GKAI Ciputat

Kamis, 14 Mei 2026 17:34 WIB
Polres Metro Tangerang Kota Ungkap 52 Kasus Kriminal dalam Sebulan, 36 Tersangka Ditahan

Polres Metro Tangerang Kota Ungkap 52 Kasus Kriminal dalam Sebulan, 36 Tersangka Ditahan

Kamis, 14 Mei 2026 07:46 WIB
Tunaikan Ibadah Haji, Wabup Pandeglang Iing Sampaikan Pesan Mengharukan

Tunaikan Ibadah Haji, Wabup Pandeglang Iing Sampaikan Pesan Mengharukan

Kamis, 14 Mei 2026 11:33 WIB
Dishub Tangsel Siapkan Penataan Jalan Menyempit di Serpong

Dishub Tangsel Siapkan Penataan Jalan Menyempit di Serpong

Minggu, 10 Mei 2026 16:36 WIB
MENANAM PADI : Dinas Pertanian Provinsi Banten bersama instansi terkait melakukan penanaman padi pada program LTT di Kota Cilegon. (ISTIMEWA)

Percepat Luas Tambah Tanam, Ratusan Ribu Hektare Sawah Di Banten Mulai Digarap

Minggu, 10 Mei 2026 18:15 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.