Kamis, 10 September 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Teba Komposter, Lubang Tanah Pengurai Sampah Organik Diperkenalkan di Tangsel

Oleh Gatot Riswandi Prasetyo
Kamis, 18 Des 2025 06:27 WIB
Rubrik Kota Tangsel, Metro Tangerang
Teba Komposter, Lubang Tanah Pengurai Sampah Organik Diperkenalkan di Tangsel

DEMONSTRASIKAN TEBA KOMPOSTER: Anjar saat mendemonstrasikan Teba di Kantor Kecamatan Ciputat, Rabu (17/12). (EKO SETIAWAN/SATELIT NEWS)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, CIPUTAT—Beragam metode dilakukan untuk mengolah sampah sejak hulu di Kota Tangerang Selatan. Salah satunya adalah Teba Komposter Alami, sebuah metode pengelolaan sampah organik yang diadopsi dari kearifan lokal masyarakat Bali.

Metode ini diperkenalkan di Kantor Kecamatan Ciputat, Rabu (17/12). Penggiat Lingkungan Tangerang Selatan (Tangsel), Anjar Deliawan menjelaskan bahwa program ini merupakan bentuk kontribusi masyarakat dalam membantu pemerintah mengatasi persoalan sampah, khususnya sampah organik yang selama ini mendominasi timbunan sampah rumah tangga.

“Konsentrasi kami adalah membantu pemerintah dengan solusi konkret. Sampah organik itu jumlahnya paling besar, dan kalau tidak dikelola pasti menimbulkan bau serta gangguan lingkungan,” ujar Anjar saat mendemonstrasikan Teba di Kantor Kecamatan Ciputat, Rabu (17/12).

Perkenalan metode itu juga dihadiri mulai dari perwakilan tiap RW, hingga Lurah yang masuk wilayah Kecamatan Ciputat. Anjar warga Pamulang yang memiliki segudang pengalaman dalam mempelajari penanganan sampah, menjadi pemateri utama memberitahu bagaimana Teba bekerja.

Teba komposter merupakan lubang tanah yang berfungsi sebagai tempat penguraian alami sampah organik. Konsep ini meniru kebiasaan masyarakat Bali yang membuang sampah organik ke dalam lubang tanah atau tebe. Program ini kini mulai digelorakan di Tangsel agar masyarakat dapat berperan aktif dalam mengelola sampah dari sumbernya.

Anjar menjelaskan, secara teknis teba komposter dibuat menyerupai sumur dengan kedalaman sekitar 2,5 meter. Jika berbentuk kotak, ukurannya sekitar 1 x 1 meter, sementara untuk bentuk bulat memiliki diameter sekitar 80 sentimeter.

Baca Juga: Hingga Hari Keempat, Kebakaran Tumpukan Sampah di Pinang Belum Padam

“Dari perhitungan kami, satu teba ukuran 2,5 meter bisa menampung hingga 2,5 ton sampah organik. Nantinya sampah akan menyusut hingga 70 persen. Artinya, dari 1 ton sampah, hasil akhirnya sekitar 300 kilogram,” jelasnya.

Proses penguraian berlangsung secara alami selama 6 hingga 8 bulan, tergantung jenis sampah organik yang dimasukkan. Untuk sistem berkelanjutan, setiap wilayah dianjurkan memiliki minimal dua teba agar dapat digunakan secara bergantian.

BeritaTerbaru

APRINDO dan UBM Kembangkan Talenta Ritel, Siapkan Retail Talent Pipeline

APRINDO dan UBM Kembangkan Talenta Ritel, Siapkan Retail Talent Pipeline

Rabu, 9 Sep 2026 22:56 WIB
Jurnalis Asal Tangsel Hilang di Kawasan GAK, Ketua RT Berharap Ditemukan Selamat

Jurnalis Asal Tangsel Hilang di Kawasan GAK, Ketua RT Berharap Ditemukan Selamat

Rabu, 9 Sep 2026 21:13 WIB
Wali Kota Tangerang Sachrudin Putuskan PJJ Diperpanjang hingga Jumat

Wali Kota Tangerang Sachrudin Putuskan PJJ Diperpanjang hingga Jumat

Rabu, 9 Sep 2026 21:02 WIB
Kasus ISPA Naik 19,8 Persen, Dinkes Tangsel Belum Pastikan Dampak Abu Vulkanik

Kasus ISPA Naik 19,8 Persen, Dinkes Tangsel Belum Pastikan Dampak Abu Vulkanik

Rabu, 9 Sep 2026 20:59 WIB

“Untuk mendapatkan hasilnya variatif, tergantung sampah organik apa yang masuk. Apakah banyak nasinya, apakah banyak daunnya, apakah banyak buahnya. secara umum kita bisa biarkan teba itu 6 sampai 8 bulan. Di usia 8 bulan atau di usia 6 bulan, itu dimatangkan sampai usia 8 bulan,” katanya.

“Teba itu harus punya 2 setiap wilayah, supaya apa, ketika yang satu ini penuh, kita pindah ke yang satu yang kosong. Ketika ini dipanen, yang kosong kita isi. Terus berputar, gitu, seperti itu,” sambungnya.

Hasil akhir dari teba komposter berupa humus yang kaya unsur hara. Pupuk alami ini telah dimanfaatkan oleh Penggiat Lingkungan Tangsel sebagai media tanam dan pupuk untuk program Tamsiruga (Tanaman Konsumsi Rumah Tangga).

Tanaman seperti cabai, tomat, terong, kucai, dan sayuran lainnya telah diuji menggunakan pupuk teba dengan hasil yang cukup baik. Untuk mempercepat proses pembusukan, sampah organik dapat disiram bioaktivator cair yang terbuat dari bahan alami seperti molase, batang pisang, dan nanas. Anjar menegaskan bahwa keberhasilan sistem ini sangat bergantung pada dukungan bersama.

Baca Juga: Kasus RT Jadi tersangka Usai Tegur Warga Bakar Sampah, Benyamin Minta Proses Hukum Dijalani

“Saya punya prinsip, kami di penggiat Lingkungan Tangsel punya prinsip satu we can do everything, semua bisa kita lakukan. Masalahnya satu, mau atau tidak, ya kan? Nah, ketika ditanya, kita kira-kira beres nggak sampah ini? Kalau mau mah bisa,” bebernya.

Hal senada disampaikan Ketua RW 008 Kelurahan Ciputat, Iwan Rosyadi (58). Ia menilai teba komposter sebagai solusi efektif untuk mengurangi
ketergantungan terhadap Tempat Pembuangan Akhir (TPA), terlebih sistem open dumping kini sudah dilarang pemerintah pusat.

“Program ini menurut saya sangat efektif. Kalau ini berjalan, kita tidak lagi bergantung pada TPA. Sampah organik yang selama ini menimbulkan bau bisa langsung diolah di wilayah,” ungkapnya.

Kata dia, RW 008 Ciputat bahkan telah merencanakan penerapan sistem ini sejak dua bulan lalu, bersamaan dengan pengelolaan sampah anorganik melalui bank sampah. Menurut Iwan, program ini idealnya diterapkan secara komprehensif di seluruh Tangerang Selatan, dimulai dari tingkat kecamatan, kelurahan, hingga RW.

“Kalau mau, sebenarnya bisa. Tinggal kemauan dan keberanian mencoba. Kalau tidak sekarang, mau kapan lagi?” katanya.

Ia berharap teba komposter dapat menjadi solusi jangka panjang untuk mengatasi persoalan sampah, sekaligus mengubah kebiasaan masyarakat agar mulai memilah dan mengurangi sampah sejak dari rumah.

Sebagai informasi, sepekan terakhir Kota Tangerang Selatan tengah menjadi sorotan soal banyaknya penumpukan sampah di tiap sudut jalan. Penyebabnya dikarenakan tempat pembuangan akhir (TPA) Cipeucang tengah dilakukan penataan, sehingga pengangkutan sampah terhenti. Dengan adanya inovasi ini, diharapkan bisa mengurangi sampah sampah ke TPA jika dilakukan secara konsisten dan menyeluruh. (eko)

Tags: lubangorganiksampah
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

Satpol PP Tangsel Razia Tiga Lokasi, Sita Ratusan Botol Miras
Kota Tangsel

Satpol PP Tangsel Razia Tiga Lokasi, Sita Ratusan Botol Miras

Rabu, 9 Sep 2026 20:56 WIB
Pemkot Tangerang Selatan Putuskan Tak Perpanjang PJJ
Edukasi

Pemkot Tangerang Selatan Putuskan Tak Perpanjang PJJ

Rabu, 9 Sep 2026 20:53 WIB
Kota Tangerang

Uji Emisi di Kota Tangerang, 95 Persen Kendaraan Bensin Lolos

Rabu, 9 Sep 2026 10:33 WIB
Jenazah 2 Hari Tertahan di Bandara Soekarno-Hatta, Keluarga Tanggung Biaya Tambahan
Kota Tangerang

Jenazah 2 Hari Tertahan di Bandara Soekarno-Hatta, Keluarga Tanggung Biaya Tambahan

Rabu, 9 Sep 2026 07:57 WIB
SIM Keliling Tangerang Selatan Senin 7 September 2026, Lokasi dan Jadwalnya
Kota Tangsel

SIM Keliling Tangerang Selatan Rabu 9 September 2026, Cek Lokasinya

Rabu, 9 Sep 2026 07:49 WIB
SIM Keliling Kota Tangerang Senin 7 September, Cek Lokasinya
Kota Tangerang

SIM Keliling Kota Tangerang Rabu 9 September, Cek Lokasinya

Rabu, 9 Sep 2026 07:36 WIB
Turut Berduka Cita Atas Wafatnya H. Desri Arwen
Pendaftaran Obyek Subyek Pajak Daerah Bapenda Tangsel
HUT RI Ke 81 Dinas perpustakaan dan arsip Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 PT LKM Artha Kerta Raharja
HUT RI Ke 81 Dinsos Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 Bapenda Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Berita Pilihan

40 Guru Madrasah di Kabupaten Tangerang Dapat Beasiswa S1 Gratis

40 Guru Madrasah di Kabupaten Tangerang Dapat Beasiswa S1 Gratis

Selasa, 8 Sep 2026 20:12 WIB
Kebakaran Hutan dan Lahan Jerat 138 Tersangka

Kebakaran Hutan dan Lahan Jerat 138 Tersangka

Selasa, 8 Sep 2026 08:02 WIB
RAPAT KERJA -- Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Karang Taruna Kabupaten Serang, Selasa (8/9/2026). (ISTIMEWA)

Terkendala SK, Anggaran Karang Taruna Kabupaten Serang Rp500 Juta Tersendat

Selasa, 8 Sep 2026 16:50 WIB
Menteri Sosial Perkuat Sistem Pengawasan Sekolah Rakyat

Menteri Sosial Perkuat Sistem Pengawasan Sekolah Rakyat

Rabu, 9 Sep 2026 21:06 WIB
Perumda Tirta Benteng Butuh Pengawasan Internal

Perumda Tirta Benteng Butuh Pengawasan Internal

Selasa, 8 Sep 2026 08:24 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.