Rabu, 20 Mei 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
Home Nasional

KPK Pamer Capaian Kinerja Tahun 2025: 11 OTT, 118 Tersangka

Oleh Gatot Riswandi Prasetyo
Senin, 22 Des 2025 18:53 WIB
Rubrik Nasional
KPK Pamer Capaian Kinerja Tahun 2025: 11 OTT, 118 Tersangka

Para pimpinan KPK serta juru bicara KPK sesaat sebelum dimulainya agenda konferensi pers Kinerja Akhir Tahun KPK 2025, di Gedung KPK, Jakarta, Senin (22/12/2025). (ISTIMEWA)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, JAKARTA—Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menutup tahun 2025 dengan catatan penindakan tergolong intens. Sepanjang Januari hingga 22 Desember 2025, lembaga antirasuah tersebut menggelar 11 operasi tangkap tangan (OTT), memproses ratusan perkara, dan menetapkan 118 orang sebagai tersangka dari berbagai kasus korupsi di sektor strategis.

Paparan kinerja ini disampaikan Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto dalam konferensi pers Kinerja Akhir Tahun KPK 2025 di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Senin (22/12). “Ada 11 penangkapan para terduga pelaku tindak pidana korupsi atau yang lazim dikenal di masyarakat dengan sebutan OTT yang KPK lakukan tahun ini,” ujar Fitroh.

Menurut dia, seluruh OTT tersebut berangkat dari laporan masyarakat dan mengungkap praktik korupsi yang bersifat sistematis. Sektor yang terjerat tidak terbatas pada satu bidang, melainkan meluas ke layanan kesehatan, pekerjaan umum, pengelolaan sumber daya alam, hingga praktik jual beli jabatan.

“Mengungkap praktik sistematis di sektor-sektor yang menyentuh hajat hidup orang banyak,” kata Fitroh.

Dari sisi hasil penindakan, KPK mencatat pemulihan aset negara mencapai Rp1,53 triliun, tertinggi dalam lima tahun terakhir. KPK juga melakukan serah terima barang rampasan negara kepada PT Taspen (Persero) berupa uang tunai Rp883,03 miliar yang ditransfer ke rekening Giro THT Taspen serta enam unit surat berharga yang dipindahkan ke rekening efek perusahaan tersebut. Selain itu, lebih dari 1.500 warga tercatat mengikuti lelang barang rampasan negara.

“Capaian ini menjadi bukti bahwa publik ingin mengambil kembali apa yang menjadi hak mereka,” ujar Fitroh.

BeritaTerbaru

Fokus Haji Geser ke Armuzna, Semua Jemaah Reguler Sudah di Makkah

Fokus Haji Geser ke Armuzna, Semua Jemaah Reguler Sudah di Makkah

Minggu, 17 Mei 2026 17:21 WIB
IMG_20260516_181130

Sahroni Minta Polisi Tindak Tegas Begal dengan Tembakan Terukur

Sabtu, 16 Mei 2026 18:16 WIB
IMG_20260516_141130

WNA Diisolasi di RSPI, Pemerintah: Hantavirus Tak Mudah Menular

Sabtu, 16 Mei 2026 14:14 WIB
Target 226 Titik Koperasi Desa Merah Putih di Lebak Tuntas Juli

Prabowo Resmikan 1.000 Koperasi Merah Putih Usai Hadiri Peresmian Museum Marsinah

Sabtu, 16 Mei 2026 11:21 WIB

Meski demikian, ia menegaskan bahwa penindakan bukan tujuan akhir. “Bagi KPK, penindakan bukanlah akhir. Temuan dan pembelajaran dari penindakan harus menjadi dasar perbaikan sistem, tata kelola, dan pengawasan agar praktik korupsi yang sama tidak kembali berulang,” tegasnya.

Rangkaian OTT sepanjang 2025 berlangsung hampir tanpa jeda. Operasi pertama digelar pada Maret di Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatra Selatan, dengan menjaring anggota DPRD serta pejabat Dinas PUPR terkait dugaan suap proyek infrastruktur.

Pada Juni, KPK melakukan OTT dugaan suap proyek pembangunan jalan di Dinas PUPR Provinsi Sumatra Utara dan Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah I.

Memasuki Agustus, OTT dilakukan serentak di Jakarta, Kendari, dan Makassar terkait dugaan korupsi proyek pembangunan RSUD Kolaka Timur. Di bulan yang sama, KPK juga menangkap pihak-pihak yang diduga terlibat suap kerja sama pengelolaan kawasan hutan, serta melakukan OTT terhadap Wakil Menteri Ketenagakerjaan saat itu, Immanuel Ebenezer, dalam kasus dugaan pemerasan pengurusan sertifikasi K3.

Pada November, OTT menyasar kepala daerah. Gubernur Riau Abdul Wahid ditangkap pada 3 November terkait dugaan pemerasan di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau Tahun Anggaran 2025. Sepekan kemudian, Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko ikut terjaring OTT terkait dugaan suap jual beli jabatan, proyek di RSUD dr. Harjono, serta penerimaan gratifikasi.

Gelombang penindakan berlanjut pada Desember. KPK menangkap Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya dalam kasus dugaan penerimaan hadiah dan gratifikasi. Menjelang akhir tahun, pada 17–18 Desember 2025, KPK melakukan OTT di Tangerang dengan menangkap seorang jaksa, dua pengacara, serta enam pihak swasta dan menyita uang sekitar Rp900 juta.

Di hari yang sama, OTT di Kabupaten Bekasi berujung pada penetapan Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang dan ayahnya sebagai tersangka dugaan suap ijon proyek. Operasi terakhir digelar di Kalimantan Selatan dengan menetapkan jajaran Kejaksaan Negeri Hulu Sungai Utara sebagai tersangka dugaan pemerasan.

Meski demikian, Fitroh menyebut KPK tidak memiliki rencana OTT tambahan hingga 2025 berakhir. “Kalau ditanya apakah masih ada OTT di sisa sekitar 10 hari ini, sebetulnya tidak ada rencana,” ujarnya.

Di sisi lain, KPK memberi sinyal kuat terkait penanganan kasus dugaan korupsi penentuan kuota dan penyelenggaraan ibadah haji 2023–2024. Fitroh berharap penetapan tersangka dapat dilakukan sebelum pergantian tahun.

“Mudah-mudahan untuk perkara penyidikan kasus kuota haji akan segera kami tetapkan tersangkanya,” katanya.

Saat ini, KPK masih berkoordinasi intens dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI untuk menghitung kerugian negara sebagai dasar penerapan Pasal 2 dan 3 Undang-Undang Tipikor. “Lambat sedikit, tetapi harus pasti. Ini juga menyangkut hak asasi manusia,” ujar Fitroh. (rmg/xan)

Tags: kpkOTTtersangka
ShareTweetKirimShareShareKirim

Berita Terkait

Jaksa Ajukan Tuntutan Maksimal, Nadiem Dituntut 18 Tahun Penjara dan Ganti Rugi Rp 5,6 Triliun
Nasional

Jaksa Ajukan Tuntutan Maksimal, Nadiem Dituntut 18 Tahun Penjara dan Ganti Rugi Rp 5,6 Triliun

Kamis, 14 Mei 2026 08:19 WIB
Andrie Yunus Tolak Oditur Militer
Nasional

Andrie Yunus Tolak Oditur Militer

Selasa, 12 Mei 2026 20:12 WIB
Temukan Belatung hingga PAL Bermasalah, KSP Sentil Dapur MBG
Nasional

Temukan Belatung hingga PAL Bermasalah, KSP Sentil Dapur MBG

Selasa, 12 Mei 2026 20:09 WIB
Erupsi Gunung Dukono, 3 Pendaki Masih Dicari
Nasional

Erupsi Gunung Dukono, 3 Pendaki Masih Dicari

Sabtu, 9 Mei 2026 07:44 WIB
Guru Honorer Dihapus Akhir 2026, DPR: Operasional Sekolah Jangan Terganggu
Edukasi

Guru Honorer Dihapus Akhir 2026, DPR: Operasional Sekolah Jangan Terganggu

Sabtu, 9 Mei 2026 07:36 WIB
370930
Edukasi

Geruduk DPRD Kabupaten Tangerang, Warga Tolak Kenaikan BBM Non Subsidi

Jumat, 8 Mei 2026 12:59 WIB
Penghargaan Paritrana Award Kab Taangerang
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Ir. Bambang Sapto Nurjahja, MM., MT)
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Dra. Ratih Rahmawati, MM)
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Hendri Hermawan, SH., M.Si)

Berita Pilihan

Buka Sosialisasi SPMB 2026, Bupati Tangerang: Harus Transparan dan Tanpa Pungutan

Buka Sosialisasi SPMB 2026, Bupati Tangerang: Harus Transparan dan Tanpa Pungutan

Rabu, 20 Mei 2026 05:53 WIB
Pemkab Tangerang dan Pemprov DKI Optimalkan 95 Hektare Lahan Ciangir

Pemkab Tangerang dan Pemprov DKI Optimalkan 95 Hektare Lahan Ciangir

Rabu, 20 Mei 2026 16:17 WIB
Diduga Hendak Berangkat Haji Nonprosedural, 32 Orang Dicegah Melalui Bandara Soetta

Diduga Hendak Berangkat Haji Nonprosedural, 32 Orang Dicegah Melalui Bandara Soetta

Senin, 18 Mei 2026 18:51 WIB
Imigrasi Tangerang Deportasi 19 WNA Terduga Sindikat Love Scamming

Imigrasi Tangerang Deportasi 19 WNA Terduga Sindikat Love Scamming

Rabu, 20 Mei 2026 15:46 WIB
Toko Variasi Mobil di Sepatan Hangus, Kerugian Rp800 Juta

Toko Variasi Mobil di Sepatan Hangus, Kerugian Rp800 Juta

Minggu, 17 Mei 2026 20:01 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.