SATELITNEWS.COM, SERANG – Kinerja Pemprov Banten sepanjang tahun 2025, diklaim positif. Buktinya, setahun menjalankan roda pemerintahan, Gubernur Banten Andra Soni dan Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah menorehkan 19 penghargaan.
Prestasi itu diberikan oleh kementerian, lembaga, forum nasional, media massa, hingga Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Capaian tersebut mencerminkan kinerja pemerintahan daerah di berbagai sektor strategis cukup baik dan berdampak terhadap masyarakat Banten.
Penghargaan perdana diraih dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) pada 30 April 2025 berupa Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) ke-9 atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Tahun Anggaran 2024.
Raihan WTP dijadikan sebagai pijakan awal nilai integritas dalam mewujudkan visi Banten Maju, Adil Merata, Tidak Korupsi selama lima tahun masa kepemimpinan.
“Kami fokus pada peningkatan pengendalian internal yang masih belum optimal. Ini menjadi perhatian serius kami demi peningkatan kualitas laporan keuangan ke depan,” kata Gubernur Banten Andra Soni, Minggu (4/1/2026).
Penghargaan kedua, diterima dari Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Banten Irjen Suyudi Ario Seto pada 1 Juli 2025 atas dedikasi dan kontribusi Pemprov Banten dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polda Banten.
Baca Juga: Pemprov Banten Menargetkan Kuota Sekolah Swasta Gratis 10 Ribu Siswa
Pada 17 sampai 18 Juli 2025, Forum Pimpinan Redaksi Multimedia Indonesia (FPRMI) menganugerahkan tiga penghargaan sekaligus kepada Gubernur Andra Soni sekaligus Pemprov Banten.
Penghargaan yang diberikan adalah kategori Pena Emas Tahun 2025, Kepala Daerah Terbaik Tata Kelola Pemerintahan Tingkat Provinsi, serta Kepala Daerah Terbaik Bidang Komunikasi dan Keterbukaan Informasi Publik.
Penghargaan tersebut dijadikan momentum untuk memperkuat peran media massa sebagai ruang publik dan sarana penyebarluasan potensi daerah.
Prestasi berlanjut pada bulan setelahnya yaitu di 14 Agustus 2025 ketika Provinsi Banten meraih peringkat pertama kecukupan pangan atau Prevalence of Undernourishment (PoU) dari Badan Pangan Nasional.
Provinsi Banten berhasil menurunkan PoU hingga 2,55 persen atau melampaui capaian nasional 8,27 persen dan target RPJMN sebesar 5 persen.
Pada waktu yang sama, Gubernur Andra Soni juga menerima Lencana Melati Pramuka dari Presiden Republik Indonesia melalui Kwartir Nasional Gerakan Pramuka.
Baca Juga: Gubernur Andra Klaim Pembangunan SR Di Pandeglang Tak Ada Kendala
Selanjutnya, penghargaan Best Motivation diberikan Forum Komunikasi Kepala Sekolah Swasta SMA (FKKSS-SMA) pada 18 Agustus 2025 sebagai bentuk apresiasi terhadap komitmen Pemprov Banten dalam memperkuat sinergi dengan sekolah swasta melalui program Sekolah Gratis.
Pada 28 Agustus 2025, Andra Soni juga meraih Baznas Award 2025 kategori Kepala Daerah Pendukung Gerakan Zakat Nasional dari Badan Amil Zakat Nasional RI.
Pengakuan kinerja kepemimpinan kembali diterima melalui Banten Achievement Tangerang Pos Award 2025 kategori Best Performance Leadership pada 10 Oktober 2025. Salah satu media lokal juga menganugerahi Gubernur Andra Soni sebagai Kepala Daerah Responsif, sementara Wakil Gubernur Dimyati Natakusumah menerima penghargaan sebagai Pemimpin Daerah Inspiratif dan Peduli Sosial.
Pada 12 November 2025, Bunda PAUD Provinsi Banten menerima penghargaan Bunda Peduli PAUD Tahun 2025 dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).
Prestasi berlanjut dengan masuknya program Sekolah Gratis sebagai finalis Anugerah RRI Awards 2025 kategori Konten Pendidikan Terfavorit pada 20 November 2025.
Sedangkan dibukan Desember 2025, Pemprov Banten memperoleh Apresiasi Kinerja Pemerintah Daerah Tahun 2025 kategori Penurunan Ketimpangan Kesejahteraan Masyarakat dari Kementerian Dalam Negeri.
Baca Juga: Tinjau Pra-SPMB di Tangsel, Andra Soni : Tidak Boleh Ada Lagi Titip Siswa
Selanjutnya, pada 9 Desember 2025, Pemprov Banten dinobatkan sebagai Pemerintah Daerah Terbaik Pertama Forum Penyuluh Antikorupsi Ahli Pembangunan Integritas (FORPAK API) oleh KPK.
Pemprov Banten juga berhasil mempertahankan predikat Badan Publik Informatif pada Anugerah Keterbukaan Informasi Publik 2025 dengan naik tiga peringkat nasional, dari peringkat 11 menjadi peringkat 8, dengan skor 96,45.
Penghargaan lainnya, diraih sebagai Mitra Legalitas dan Perlindungan Usaha Mikro dari Kementerian UMKM pada 17 Desember 2025, serta Peringkat Kedua Nasional Indeks Reformasi Hukum dari Kementerian Hukum pada 18 Desember 2025.
Rangkaian penghargaan tersebut ditutup dengan penyematan Kepala Daerah Terbaik Tingkat Provinsi Bidang Pendidikan Karakter dan Penguatan Nilai Kebangsaan dalam Apresiasi Bela Negara 2025 dari Forum Pimpinan Redaksi Multimedia Indonesia pada 22 Desember 2025.
Dari berbagai penghargaan tersebut, Gubernur Banten Andra Soni menegaskan bahwa pengakuan kinerja tidak semata diukur dari capaian simbolis.
“Selagi masih ada masyarakat Banten yang lapar, tidak bisa bersekolah, jalannya rusak, bahkan kesehatannya masih belum terjamin, itu berarti kami masih harus bekerja keras. Dan kerja keras kami tidak akan dapat berjalan jika tidak ada dukungan semua pihak, terutama masyarakat Banten yang kami cintai,” tambahnya.
Baca Juga: Gubernur Banten Sampaikan Pesan Kebangsaan Di Peringatan Hari Lahir Pancasila
Sementara, Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah mengatakan, deretan prestasi yang diterima itu menjadi motivasi untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan kebijakan lain yang pro rakyat. Tujuannya agar Provinsi Banten bisa menjadi daerah maju dan masyarakat lebih sejahtera.
“Penghargaan yang diberikan itu tidak juga menjadikan kita jumawa, kita harus terus melakukan instrospeksi agar pelayanan yang diberikan terus meningkat, kesejahteraan masyarakat meningkat, pelayanan publik meningkat, kesehatan dan lainnya juga harus terus ditingkatkan,” pungkasnya. (adib)
