Senin, 15 Juni 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News

Terjadi Perubahan Tata Ruang dan Alih Fungsi Lahan, Pemprov Banten Diminta Tegas

Oleh Mardiana Tirtalaksana
Selasa, 6 Jan 2026 16:25 WIB
Rubrik Banten Region, Headline, Pemprov Banten
MEMBERISHKAN MATERIAL BANJIR : Personel BPBD Banten, membersihkan sisa material banjir. (ISTIMEWA)

MEMBERISHKAN MATERIAL BANJIR : Personel BPBD Banten, membersihkan sisa material banjir. (ISTIMEWA)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, SERANG – Bencana banjir yang semakin meluas setiap tahun di Banten, menjadi salah satu indikasi adanya perubahan pola ruang dan alih fungsi lahan secara massif. Dua indikasi itu menjadi dugaan kuat, penyebab terjadinya banjir di beberapa wilayah di Banten akhir tahun 2025 kemarin.

Pengamat kebijakan publik Ahmad Sururi mengatakan, bencana banjir menjadi peringatan dan sinyal bagi seluruh stakeholder bahwa ada masalah tata kelola lingkungan yang harus segera dikoreksi di Banten. Penyebab banjir itu bisa karena soal tata ruang dan alih fungsi lahan.

“Seperti pembangunan perumahan dan kawasan industri tanpa daya dukung lingkungan, penambangan di beberapa daerah yang masif seperti di daerah Padarincang atau Mancak,” katanya, Selasa (6/12/2026).

Kata dia, sungai di Banten juga mengalami banyak penyempitan karena pembangunan. Salah satunya yaitu Kali Banten yang semakin sempit karena pembangunan perumahan disisi lain praktis tidak ada upaya normalisasi agar persoalan banjir tidak menjadi semakin parah, karena masyarakat yang paling dirugikan.

“Kita akui Pemerintah Provinsi, kabupaten dan kota di Banten cukup responsif ketika ada bencana termasuk banjir. Tetapi apakah menyelesaikan persoalan banjir? Belum, pendekatannya tidak hanya cukup responsif tetapi mesti preventif, mesti ada pencegahan dari sisi kebijakan tata kelola lingkungannya,” tambahnya.

Dia memprediksi, kejadian banjir akan terus berulang jika tidak ada upaya kebijakan yang memaksa, seperti drainase buruk yang terjadi di Kota Serang dan Cilegon. Artinya, salah satu kebijakan kecil yang bisa dilakukan yaitu dengan memfokuskan pada perbaikan sistem drainase.

Baca Juga: Program Bang Andra Diklaim Perkuat Konektivitas Antar Desa

“Sedangkan untuk Cibanten yang makin sempit, pemerintah harus bisa memfokuskan pada upaya revitalisasi dan normalisasi,” tandasnya.

Dia menduga, aktivitas pertambangan di Banten menjadi salah satu penyebab utama terjadinya banjir beberapa waktu lalu. Oleh karena, selama ini dilokasi tersebut belum pernah terjadi banjir besar bahkan sampai menyebabkan kerusakan yang tinggi.

BeritaTerbaru

IMG_20260615_133544

Tersesat Mencari Sang Ibu, Balita Ditemukan di Dekat TMP Taruna Tangerang

Senin, 15 Jun 2026 13:38 WIB
PROGRAM INTERNET GRATIS – Bupati Serang Ratu Rahmatuzakiyah, siapkan program internet gratis untuk masyarakat. (ISTIMEWA)

Pemkab Serang Siapkan Internet Gratis Untuk Masyarakat

Minggu, 14 Jun 2026 21:19 WIB
Wabup Lebak Kumpulkan Camat-Kades, Diminta Kawal Program MBG

Wabup Lebak Kumpulkan Camat-Kades, Diminta Kawal Program MBG

Minggu, 14 Jun 2026 20:34 WIB
Ilustrasi Lelang Terbuka Jabatan. (ISTIMEWA)

LIPP Banten: Pejabat Hasil Lelang Terbuka Pemkab Pandeglang Harus Berintegritas

Minggu, 14 Jun 2026 19:46 WIB

“Iya ini mesti diseriusi, kita khawatir aktivitas tambang ilegal ini semakin meluas, akan semakin parah jika terjadi pembiaran yang paling mungkin dalam waktu dekat,,” pungkasnya.

“Pemprov Banten harus membuat kebijakan moratorium atau menghentikan sementara kegiatan penambangan legal atau ilegal sambil terus dievaluasi,” sambungnya.

Dia menegaskan, penyebab banjir sudah jelas, yaitu karena sistem drainase, aktivitas tambang dan lainnnya. Dalam hal ini, Pemprov Banten harus segera mengadakan pertemuan secara berkala dengan kabupaten/kota agar bencana banjir jangan terulang dan mengeluarkan kebijakan tegas.

“Kongkalikong, backing dan sebagainya ini bisa selesai kalau setiap pejabat di daerah berani, tidak ada kompromi untuk tambang ilegal. Termasuk yang legal, tp mau enggak pejabat di Banten ambil resiko dan berani KDM di Jawa Barat berani ambil kebijakan sawit gak boleh di tanam di Jabar,” tuturnya.

Baca Juga: Pemprov Banten Klaim Cadangan Pangan Dimusim Kemarau Aman

“Resikonya tinggi, banyak yang protes terutama pengusaha sawit Nah di Banten, pengusaha tambang ini banyak, iya harus ditertibkan,” timpalnya.

Dia mendesak, agar Pemprov Banten bersama kabupaten/kota membuat Satuan Tugas Bencana. Tugas utamanya menutup total tambang ilegal, evaluasi aktivitas tambang legal, sediakan pompa darurat di titik-titik banjir, dan normalisasi sungai dari hulu sampai hilir.

“Enggak perlu menunggu revisi Pergub atau Perda Rencana tata ruang wilayah atau detail wilayah atau nunggu anggaran, kalau masih menunggu, hujan 1 sampai 2 jam, banjir berulang,” timpalnya.

Sementara, Gubernur Banten Andra Soni beberapa waktu lalu menyampaikan bahwa salah satu penyebab bencana banjir karena adanya pengerusakan hutan, salah satunya di wilayah Padarincang, Kabupaten Serang. Terkait hal itu, dia berjanji akan segera melakukan tindakan agar banjir tidak kembali terjadi.

“Kami juga meminta kerja sama dengan masyarakat agar bisa membantu melakukan pengawasan agar tidak ada pengerusakan alam. Kita juga tidak akan tinggal diam, dan akan terus berupaya agar banjir bisa segera diselesaikan,” imbuhnya. (adib)

Tags: Alih Fungsi Lahanpemprov bantenPerubahan Tata Ruang
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

Ilustrasi jemaah haji di Tanah Suci Makkah. (ISTIMEWA)
Banten Region

Dibagi 3 Kloter, Kepulangan Jemaah Haji Pandeglang Dimulai 20 Juni

Minggu, 14 Jun 2026 19:34 WIB
DONOR DARAH – Dalam rangka memperingati Hari Donor Darah Sedunia, Unit Donor Darah (UDD) Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Pandeglang, menggelar kegiatan donor darah, Minggu (14/6/2026). (ISTIMEWA)
Banten Region

UDD PMI Pandeglang Peringati Hari Donor Darah Sedunia

Minggu, 14 Jun 2026 19:31 WIB
Raup Cuan dari Buket Wisuda Kelulusan, Warga Lebak Kantongi Jutaan Rupiah
Banten Region

Raup Cuan dari Buket Wisuda Kelulusan, Warga Lebak Kantongi Jutaan Rupiah

Minggu, 14 Jun 2026 18:52 WIB
CEMARI LINGKUNGAN – Sampah rumah tangga, ditemukan masih banyak di aliran Sungai Cibanten, Kota Serang, Minggu (14/6/2026). Oleh karenanya, relawan peduli sungai dan peduli lingkungan, usulkan sanksi bagi pelanggar. (ISTIMEWA)
Banten Region

Sampah Rumah Tangga Cemari Sungai Di Kota Serang, Relawan Usulkan Pemberlakuan Sanksi

Minggu, 14 Jun 2026 17:58 WIB
Perbup Pembatasan Jam Operasional Truk Galian C di Lebak tak Bertaji
Banten Region

Perbup Pembatasan Jam Operasional Truk Galian C di Lebak tak Bertaji

Minggu, 14 Jun 2026 17:18 WIB
Warga Kompleks Ayodya Tangerang Keluhkan Pemutusan Air Bersih
Headline

Warga Kompleks Ayodya Tangerang Keluhkan Pemutusan Air Bersih

Minggu, 14 Jun 2026 16:55 WIB
PORDA XII PEPARPEDA IX Kota Cilegon
PT LKM WTP KAB TANGERANG
WTP Kab Tangerang
Dinkes Tangsel Selamat Idul Adha
DAMKAR Tangsel Selamat Idul Adha
BKPSDM Tangsel Selamat Idul Adha
Penghargaan Paritrana Award Kab Taangerang
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Ir. Bambang Sapto Nurjahja, MM., MT)
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Dra. Ratih Rahmawati, MM)
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Hendri Hermawan, SH., M.Si)

Berita Pilihan

Kota Tangerang Pimpin Klasemen Sementara Popda Banten 2026

Kota Tangerang Pimpin Klasemen Sementara Popda Banten 2026

Minggu, 14 Jun 2026 16:08 WIB
IMG-20260612-WA0023

Bea Cukai Banten Sita 8,26 Juta Batang Rokok Ilegal, Tetapkan 1 Tersangka

Jumat, 12 Jun 2026 18:34 WIB
Dikabarkan Cerai dengan Didi Mahardika, Begini Tanggapan Cita Rahayu

Dikabarkan Cerai dengan Didi Mahardika, Begini Tanggapan Cita Rahayu

Kamis, 11 Jun 2026 15:15 WIB
Bupati Tangerang Pastikan Program RTLH Tepat Sasaran

Bupati Tangerang Pastikan Program RTLH Tepat Sasaran

Jumat, 12 Jun 2026 16:14 WIB
4 Anggota BAIS Divonis 1,5-3 Tahun, 2 Dipecat

4 Anggota BAIS Divonis 1,5-3 Tahun, 2 Dipecat

Rabu, 10 Jun 2026 18:01 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.