SATELITNEWS.COM, TANGERANG — Wali Kota Tangerang meninjau langsung proses pemotongan pipa air bersih pada Rabu (7/1/2026) dini hari. Kegiatan ini dilakukan sebagai tindak lanjut penyerahan aset jaringan air bersih beserta pelanggan dari Perumda Tirta Kerta Raharja (TKR) kepada Perumda Tirta Benteng (TB) Kota Tangerang.
Peninjauan tersebut bertujuan memastikan proses peralihan berjalan sesuai rencana serta pelayanan air bersih kepada masyarakat tetap terjaga.
Wali Kota Tangerang menjelaskan, kegiatan pemotongan pipa merupakan bagian dari proses teknis interkoneksi jaringan yang mengharuskan adanya penghentian aliran air sementara.
“Ini adalah proses peralihan. Pemotongan pipa malam ini akan dilanjutkan dengan penyambungan kembali. Memang berpotensi menimbulkan gangguan sementara, namun sudah disosialisasikan kepada masyarakat melalui camat dan lurah. Kami berharap masyarakat dapat memaklumi karena langkah ini bertujuan meningkatkan kualitas pelayanan air bersih,” ujar Wali Kota di lokasi.
Direktur Utama Perumda Tirta Benteng Doddy Effendi, mengatakan kehadiran jajaran manajemen PDAM TB pada dini hari tersebut merupakan arahan langsung Wali Kota agar proses pekerjaan berjalan sesuai standar.
“Malam ini kami menyaksikan langsung pekerjaan yang dilaksanakan oleh kontraktor. Target penyelesaian kami upayakan secepat mungkin. Insyaallah, pukul 05.00 hingga 06.00 pagi sudah selesai apabila tidak ada kendala,” jelas Doddy.
Sebagai langkah antisipasi agar kebutuhan air masyarakat tetap terpenuhi, Perumda TB telah menyiapkan armada mobil tangki. Saat ini tersedia tiga unit mobil tangki milik PDAM, satu unit dari mitra, serta dukungan dari Dinas Pertamanan dan Pemadam Kebakaran, dengan total armada berkisar antara 15 hingga 30 unit.
“Kami juga telah menyiapkan call center dan nomor pengaduan yang dapat dihubungi masyarakat. Petugas kami siaga untuk mengelola distribusi bantuan air selama masa transisi,” tambahnya.
Doddy menjelaskan, pemotongan pipa ini merupakan tahapan lanjutan setelah penandatanganan serah terima aset dan pelanggan yang telah dilakukan sebelumnya. Proses peralihan ini mencakup sekitar 30 ribu pelanggan di tiga kecamatan, yakni Jatiuwung, Cibodas, dan Karawaci.
Menurutnya, kesiapan Perumda Tirta Benteng dalam menerima aset dan pelanggan tersebut telah melalui pendampingan dari Kejaksaan Tinggi serta BPKP Perwakilan Provinsi Banten, baik dari sisi teknis maupun administrasi.
“Ini merupakan bagian dari tanggung jawab Pemerintah Kota Tangerang untuk memastikan pelayanan air bersih tetap berjalan optimal. Kami mengucapkan terima kasih kepada Perumda TKR atas proses serah terima yang telah dilakukan,” ujarnya.
Ia juga kembali menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan yang terjadi selama masa transisi. Setelah proses penyambungan selesai, pengaliran air akan dilakukan secara bertahap dengan pengawasan berkelanjutan.
“Mudah-mudahan pekerjaan ini selesai tepat waktu dan distribusi air kembali normal secepatnya,” pungkas Doddy.
Jika Anda ingin versi lebih singkat, siaran pers, atau gaya media online, saya bisa menyesuaikannya. (made)